mengenai bagaimana kedepannya untuk token ini, sekarang saya hanya bisa berspekulasi bahwa penjualan ini gagal total, karena hanya ada sirkulasi token dibawah 2% dari suplai. Namun, hingga saat ini tidak ada aktivitas market yang terjadi, ini sudah menjadi indikasi bahwa token ini tidak laku dan tidak diminati. Kalau memang orang lokal saja minat untuk beli, harusnya sudah ada aktivitas pada tokennya. Bahkan kalau dari 24 pemain persija yang pura-pura trading pun dengan modal sejutaan harusnya ada aktivitas trading juga. jadi ini signal merah buat $PERSIJA bahwa yang katanya sukses ternyata hanya 100K suplai tapi gak ada pergerakan. itu mah jelas dari pihak socios yang beli keknya.
Bisa jadi dugaan om betul, tapi yang saya lihat dari jumlah token yang ditawarkan saat FTO, mereka sepertinya memang sukses besar. Saat FTO, mereka hanya menawarkan 0,5% (50,000 token) dari total suplai, sementara saat ini token yang beredar sekitar 150,000 token, 3 kali lipat dari FTO, mungkin share yang dimiliki pihak klub kali.
Itu gambaran pertama, gambaran keduanya, bisa jadi mereka-mereka yang membeli $PERSIJA saat FTO memang fans yang tidak ingin menjual token mereka, kalau kejadiannya seperti itu, imbasnya pasti ke jumlah transaksi yang minim di
on-chain. Ah bingunglah om, kita lihat saja bagaimana kedepannya token $PERSIJA ini.