Tentunya kabar kepindahan ini cukup menyakitkan untuk Madrid, dimana mereka telah bernegosiasi terlebih dahulu dengan Rodri, namun disalip Barcelona di akhir bursa transfer.
Tapi kasus tikung menikung transfer pemain kek gini harusnya bukan hal yang mengagetkan buat tim sebesar Madrid sih. Toh di waktu lain mereka ada di posisi yang dapet tanda tangan pemain incaran meski klub lain udah negosiasi dari berbulan-bulan atau malah bertahun-tahun sebelumnya. Drama di balik layar sering ane baca juga lumayan kompleks sih. Mulai dari relasi agen dan pelatih di belakang layar, sampe memanfaatkan pemain yang sudah ada di klub untuk membantu lobby pemain, dst. Kecuali ada deal" hitam ane rasa untuk negosiasi harus siap worst case scenario dari awal.
Ya, saya melihat Madrid juga gak gitu ngotot untuk mendapatkan Rodri, mungkin juga karena faktor umur, juga mereka sudah mendapatkan incaran mereka, yaitu Diomande, di mana posisi tersebut (walaupun di posisi Rodri) bisa menggeser pemain lainnya di posisi itu. Mou juga gak begitu tertarik kelihatannya, karena posisi Rodri juga bukan skema yang sering dia mainkan, namun kalau pun ada, tentunya kombinasi madrid akan lebih kokoh jika ada Rodri di dalam Squad.
karena sejauh ini meskipun banyak orang yang mengagungkan Real Madrid dengan pemain yang di milikinya tapi mereka malah berpuasa trofi, jadi tidak terlepas dari bagaimana negosiasi dan juga cara merayu seorang pemain untuk perjalanan karirnya.
Kalau di banding Barca, Madrid jelas lebih Glamour dengan banyaknya Thropy Eropa mereka. Tapi Barca tetaplah Barca, sebuah klob legend yang prestasinya hampir sama dengan Madrid. Suasana di Barca juga sangat familiar dengan Rodri, karena di sana banyak pemain timnas yang membantunya memenangkan piala dunia 2026 kemaren, jadi ya lebih klop dan lebih hangat dibanding ke Madrid.