Bitcoin bukan untuk negara tidak stabil seperti Indonesia, jangka waktu pemerintahan terbatas di 5 tahun. Kebijakan yang dibuat sekarang bisa jadi tidak dilanjutkan oleh pemerintahan yang baru, sementara untuk mendapatkan buah segar dari investasi Bitcoin membutuhkan jangka waktu yang lama.
Sebenarnya tidak butuh jangka panjang amat.
Jadi kalau berdasarkan jangka waktu pemerintahan yang sampeyan maksudkan (5 tahun), justru sudah sangat efektif dalam menghasilkan keuntungan. Patokannya yaitu halving 4 tahunan (dimana harga BTC akan membentuk ATH baru di fase halving dan H+1 Halving). Coba sampeyan perhatikan chart di bawah:
https://charts.bitbo.io/halving-progress/anggaplah periode jokowi sudah lewat, dan sekarang adalah masa prabowo untuk memulai dari 0 untuk invest bitcoin. Kalau dilihat dari chart di atas kan ada fase dimana harga bitcoin turun yaitu di fase H+2 (halving + 2 tahun), contoh di tahun 2014, 2018 dan 2022 dimana harga bottom BTC. Maka, tahun 2026 ini menjadi awal pemerintahan prabowo untuk ngambil langka strategis untuk borong BTC.
Kalau saya jadi presiden, akan saya perintahkan seluruh bank untuk gunakan sumber daya uang yg ada untuk borong BTC di tahun 2026 mendatang, lalu, kapan take profitnya?, sebenarnya gak perlu pinter2 amat menganalisa, cukup lihat fase halving di periode sebelumnya, yaitu di saat halving, dan H+1 yaitu tahun 2028, dan tahun 2029 entar, disaat itu prabowo masih menjabat jadi presiden. Jadi tidak perlu pusing buat nyari dana tuk nutupin defisit APBN, cukup trading BTC aja sebenarnya.
Yang terpenting skr gak usah munafik aja, kalau takut sama AS dan China, ya diem2 aja invest BTC pake uang hasil sitaan korupsi.