Sepertinya bitcoin hanya akan berlfuktuasi di situ-situ saja selama peperangan ini berlanjut karena dampak peperangan ini adalah pasokan minyak global yang mempengaruhi perekenomian banyak negara terutama yang membutuhkan pasokan minyak yang melalui selat Hormuz, sensitivitas pergerakan bitcoin dengan perekonomian sangat terikat erat karena adopsi bitcoin tidak hanya dari ritel melainkan dari institusi keuangan dan bahkan perusahaan-perusahaan.
Kalau dilihat dari pergerakan harga Bitcoin saat ini, harga Bitcoin cenderung semakin turun. Hari ini saja harga Bitcoin sudah turun ke $58k, ini sudah lebih rendah dari awal bulan kemaren. Sepetinya ada kemungkinan turun lebih rendah lagi mengingat semakin tidak pastinya isu di timur tengah, termasuk isu perang Iran vs AS/Israel. Tentu kisruh selat Hormuz bakal terus berlanjut selama tidak ada kepastian perdamaian antara Iran, AS, dan Israel. Ya, siap-siap saja harga minyak dunia naik, plus harga Bitcoin makin anjlok.
Israel menjadi pencegah perdamaian pada perjanjian gencatan senjata, ane setuju dengan ucapan agan kawetsriyanto memang Israel tidak berniat berdamai, dan perlu di ketahui juga Israel yang menjadi dalang awalnya, tapi peperangan ini pasti ada hentinya meskipun Israel selalu melakukan seperti itu, biaya peperangan sangat mahal, jadi untuk sekarang mungkin kita perlu menunggu sampai mana batas akhirnya.
Israel ibarat duri dalam daging, Israel ini menjadi hambatan utama perdamaian di timur tengah. Kalau mereka memang niat berdamai, dari dulu mereka sudah pasti menghentikan perang. Tapi gelagat mereka sebaliknya, tiap kali ada isu damai, pasti mereka mulai langsung dengan agresi baru.
mengenai btc, walau tidak langsung berdampak, namun kalau harga minyak dunia naik, maka orang-orang akan berpikir ulang untuk beli btc, mereka akan memikirkan dulu cara menghemat dibanding beli crypto.
Ya, investor pasti lebih defensif muter uangnya kalau kondisi dunia sedang tidak baik-baik saja.