Agak kaget juga baca judul di atas, saya kira di Indonesia ini sudah ada sarjana blockchain, atau S1 jurusan blockchain, eh ternyata Ijazah nya yg dibuat blockchain. Karena setahu saya, ketika membaca ini hanya Oscar di zaman tersebut yang bergelar S2 jurusan blockchain [1]. Btw, cukup menarik karena tujuan dibuat Ijazah blockchain ini untuk memitigasi pemalsuan ijazah yang sedang marak, apa lagi desas desus Ijazah palsu-nya Jokowi sedang hangat sejak 2 tahun terakhir.
Namun ya, kalau saya telaah, Ijazah sekarang ini hampir sudah di TTE (Tanda Tangan Elektronik) semua, atau untuk memalsukannya cukup sulit dengan itu. Disamping itu juga Dikti juga sudah online, jadi dengan menginput nomor ijazah saja sudah ketahuan kalau orang tersebut itu benar-benar lulus atau tidak.
Tapi mungkin dengan teknologi blockchain, ketidak sempurnaan TTE (atau Ijazah electronik) dapat diminimalisir dan disempurnakn dengan teknologi blockchain demi menghindari kasus2 pemalsuan ijazah.
[1].
[Ternyata] Oscar Jadi Orang Pertama Indonesia yang bergelar S2 Blockchain