Emang sudah seharusnya diaudit, ga cuma SPPGnya tapi juga BGNnya yang jadi motor utama proyek ini (maap ane males nyebut ini sebagai program wkwk).
Temuan yang ada di Cilacap Jateng yang mana ditemukan 100 titik SPPG fiktif ini juga harus ditindak, kok bisa ada seperti ini dan ini baru di 1 daerah, bisa jadi ada ribuan titik SPPG fiktif diseluruh negri.
Karena ini terkait langsung dengan praktek jual beli SPPG yang mungkin dikuasai para petinggi2 tapi ya ane ga bisa berharap lebih kalo udah menyangkut nama2 besar karena backingan pasti juga kuat wkwk.
Hahaha, iya memang proyek gan, proyek bagibagi uang rakyat untuk memperkaya para pejabat dan pihak-pihak tertentu.

Saya juga kesal sekali membaca berita ini, walau sebenarnya tidak terlalu kaget. gaji ASN saja banyak yang fiktif tidak ada orangnya, tetapi ada namanya dan gajian setiap bulan, bahkan ada yang gajian berkali-kali dalam sebulan dan orangnya fikti, jadi cuma nama saja. Apalagi SPPG yang notabene semanis itu uangnya.
Ini baru di Cilacap ya yang ketahuan. kalau di Cilacap iya, berarti di daerah lain ada kemungkinan iya juga. Kita lihat saja perkembangannya bagaimana apakah akan ada yang ditumbalkan atau justru sebuah klarifikasi soal kesalahan input data.

praktik jual-beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)