saya ingat betul postingan saya baik di lokal maupun di global sering kena report dan itu dilakukan oleh member Indonesia (kebetulan orangnya ketika hidup menceritakan hal tersebut ke saya). setelah masukan tersebut, saya mencoba memperbaiki post yang saya buat dan juga ada bantuan-bantuan mentoring dari member-member SFI, sehingga kebiasaan saya pun berubah. sedangkan untuk saat ini, member indonesia tidak begitu ketat seperti dulu, sejatinya ini menjadi suatu kelemahan, akan tetapi karena saya lihat sikap toleransi yang cukup besar (kecuali pertuyulan), memberikan banyak kesempatan untuk semua member utnuk memperbaiki postingannya.
Kalau bicara soal report, saya ini dulunya cukup aktif nge-report postingan, karena dulu juga tidak banyak tukang report, sehingga sedikit membantu tugas moderator, namun ya karena sekarang-sekarang ini sudah banyak, sehingga udah jarang ngeport, malah hampir gak pernah sama sekali dalam 1-4 tahun ini.

Pandu kelana termasuk member yang sering DM kalau postingan saya itu perlu perbaikan, kalau tidak saya edit mau dia repot.
Akun ane baru aja kena sigban hari ini

Kena pembatasan hingga tahun depan. Tapi ane ga menerima tag dari Om Nuti dimana kesalahan ane. Mau PM Om Nuti kayaknya gak mungkin karena ane merasa lebih nyaman berbicara sama kawan-kawan di forum SFI. Menurut ane kesalahan ane adalah dulu banyak sekali cuman ikutan kontes di game and round. Baru setelah mendapat tempat di signcamp baru ane mulai rajin posting. Apa itu bisa menjadi indikator ane kena sigban?
Board economic termasuk board yang di awasi, kalau melihat postingan sampeyan banyak di sana, mungkin itu jadi pertimbangan sigban. Dan saya lihat juga biasa saja, datar, dan kebanyakan setuju, tanpa ada counter seakan-akan mengiyakan saja untuk memenuhi kuota mingguan saja.
Apa lagi jarang posting, dan dapat job baru mau posting, tentunya bakal langsung diawasi.