Ya, selama open source, saya kira IBIS wallet bisa diperiksa oleh siapa saja yang memahami penggunaan sumber code-nya. Apalagi kaialu sudah terbentuk komunitasnya sebagaimana di Electrum, yang mana ketika ada bug bisa cepat menyebar informasinya. Dan sekalipun baru saja merilis update, tidak jarang developer merilis kembali update selang beberapa jam/hari kemudian untuk memperbaikinya ketika memang sangat urgen.
Jadi sudah sudah cukup baik dengan Code Open Source sebagaimana Wallet Electrum yang juga Open Source, Karena kOmunitas udah bisa ngecek apakah Update terbaru memiliki masalah atau enggak.
Hanya tinggal membangun komunitasnya dan kalo Developer terus aktif komunitasnya juga bisa cepet berkembang seperti electrum.
Btw, asik sebenarnya kalau sudah 'oprek' OS smartphone. Dulu saya sempat mencoba root Android dan coba custom ROM, bahkan bisa berhasil juga men-switch MicroSD jadi terbaca sebagai memory internal.
Namun, kalau untuk dipergunakan install Wallet Bitcoin, dll. jelas sangat beresiko, apalagi menggunakan custom ROM dari sumber yang kita tidak tahu apakah aman atau tidak.
Saya dulu juga mantan Opreker OS Android sampek Porting beberapa Custom ROM untuk tipe Android tertentu dan kalo udah Root semuanya bisa di akses dan rentan untuk di susupi malware dll.
Jangan pernah pakek Android yang udah Root atau yang sudah Di unlock Opsi Pengembangnya, karena rentan untuk di manipulasi, Apalagi yang udah Custom ROM.
Karena yang sudah Custom ROM bisa di manipulasi sama si pembuat Custom ROM, bisa di pasangi aplikasi penyadap dll.
Thanks om sudah berbagi informasi terbaru, Saya juga pengen nyobak Fitur Silent Payment dan beberapa fitur lainnya.
-snip-
Izin bertanya untuk sebuah diskusi, Mengenai Beta, bagaimana jika suatu saat mendapatkan eror?
Bisa di laporin langsung di Github atau lewat X, jadi Developer IBis atau yang lain bisa tau ada beberapa eror yang terjadi.
enaknya Open Source tuh gini, ada bug bisa langsung di laporin dan di Fix bersama jika komunitasnya udah rame.