 |
Today at 10:09:33 AM |
|
Terima kasih tanggapannya. Ane setuju bahwa bakat luar biasa seperti IQ tinggi atau ingatan fotografis memang nyata dan bisa dijelaskan secara ilmiah, tanpa harus dikaitkan dengan "download dari langit". Namun dalam Islam, ilmu laduni lebih dikaitkan dengan hati yang bersih dan kedekatan dengan Allah, bukan sekadar kemampuan otak. Karena itu sikap bijaknya adalah tabayyun: jangan langsung menolak, tapi juga jangan langsung percaya. Kita perlu bertanya apakah klaim itu sesuai syariat dan bisa diverifikasi. Pertanyaan berikutnya, di mana batas antara bakat istimewa dan klaim ilmu laduni yang sah?
|