Bitcoin Forum
November 21, 2018, 09:03:49 AM *
News: Latest Bitcoin Core release: 0.17.0 [Torrent].
 
  Home Help Search Login Register More  
  Show Posts
Pages: [1]
1  Local / Bahasa Indonesia (Indonesian) / [SHARE]FOMO = Whales Food, Benarkah? on: March 18, 2018, 01:57:11 PM
Maaf para master trading, saya hanya coba sharing ilmu yang saya ambil berdasarkan pengalaman sendiri. Kalau salah tolong diperbaiki, maklum trader jadi-jadian, baru 1 bulan belajar chart… Grin Grin Grin

Ok kita mulai gan.
Dalam dunia trading kita mengenal istilah FOMO = Fear Of Missing Out yang secara harfiah bisa kita terjemahkan bebas “Takut Ketinggalan Kereta”.

Syndrom FOMO biasanya menjangkiti sebagian trader pemula, karena mengganggap trading adalah bisnis spekulatif. Padahal teori dasar dalam trading adalah : analisa, strategi dan prediksi.

Ketika harga suatu koin meningkat secara rally atau terus menerus, maka sebagian besar trader akan mengambil posisi buy tanpa melihat atau memperhatikan indikator dalam sebuah grafik. Pada saat itulah syndrom FOMO menghinggapi trader.

Kenaikan harga koin yang normal pada sebuah chart, candle akan terlihat naik seperti anak tangga pada tf rendah.  Sedangkan jika terjadi kenaikan harga yang signifikan atau tidak biasanya dalam rentang waktu yang pendek (time frame kecil) dapat diindikasikan adanya Bull Trap atau Jebmen ala Cukong besar (whale).
Hal ini akan memicu kenaikan harga susulan dikarenakan adanya syndrom FOMO dari pelaku pasar, sebelum akhirnya sideway (harga berhenti pada titik puncak). Pada saat itulah para cukong (whale) akan instant sell, menjual semua asetnya sehingga memicu Bearish. Dan biasanya bearish lebih dalam dari pembukaan bullish tadi.
Saya berikan contoh yang sempat saya ss di chart bitcoin.co.id

https://i.imgur.com/MQ5RirR.jpg
1.   Kenaikan candle hijau yang secara signifikan pada jangka waktu yang singkat, ada indikasi bull trap.
2.   Terlihat shooting star mengindikasikan kekuatan membeli sudah habis.
3.   Pembalikan (reversal) bearish yang lebih dalam dari pembukaan bullish
Kesimpulan :
1.   Syndrom FOMO menjadi makanan empuk para cukong (whale) untuk mengeruk keuntungan dari ketidak hati-hatian para trader.
2.   Jika terlihat indikasi adanya bull trap, amankan asset anda dengan Cut Loss.
Silahkan didiskusikan atau boleh diralat jika ada yang salah. Terima kasih
2  Bitcoin / Bitcoin Discussion / [INFO] HODL or HOLD on: March 14, 2018, 03:33:32 AM
HODL is slang term in the Bitcoin community that describes it as a principle to keep investing with Bitcoin and not give up on the decline in bitcoin prices

A favorite spell from Bitcoin holders. In Bitcoin community HODL is backronym for Hold On for Dear Life. HODL becomes an original term for Bitcoin, this term is not derived from forex.

The word HODL was first popularized by a user named "GameKyuubi," uploaded shortly after what is currently remembered as the legendary Bitcoin price fall in December 2013. The post is known as I AM HODLING. letter D before the letter L
GameKyuubi "posted that he is a bad trader and “I KNOW I'M A BAD TRADER’, He said.
He criticized other traders who suddenly sold their coins because of the price fell. He said,”You only sell in a bear market if you are a good day trader or an illusioned noob.  The people inbetween hold.  In a zero-sum game such as this, traders can only take your money if you sell’.
He principled not to sell his coins even if the price plummeted. By holding back his emotions he said: "I am Holding." But he he wrongly wrote the word hold to hodl. “ I AM HODLING “he wrote down the post title.

This the original post by GameKyuubi
https://bitcointalk.org/index.php?topic=375643.0

3  Local / Bahasa Indonesia (Indonesian) / [DISKUSI] FUD Syndrome dan PSikologi Massa on: March 10, 2018, 04:01:19 AM
Halo Agan-agan, numpang ngepost. Post ini gak terlalu berat, mohon masukannya dan boleh didikusikan, tapi jangan nyepam biar gak diclose paksa post saya ini.
*Kemaren post saya diclose padahal baru 1 hari, tempat sampah katanya ..... Sad Sad Sad

Latar Belakang
Penurunan nilai cryptocurrency seringkali dikaitkan dengan FUD.
FUD (Fear, Uncertainty and Doubt) yang secara harfiah bahasa dapat kita terjemahkan sebagai "Ketakutan, Ketidakpastian dan Keragu-raguan".
FUD yang merujuk pada keadaan psikologi seorang ketika menghadapi sesuatu di luar kemampuan dirinya sendiri untuk menghadapinya.
FUD sudah menjadi bahasa slang dalam trading cryptocurrency yang menggambarkan kondisi pasar cryptocurrency yang tiba-tiba mengalami bearish secara signifikan dan berulang-ulang dan biasanya terjadi setelah adanya isu atau berita negatif yang tersebar baik melalui media massa ataupun media sosial.

Di dalam pasar cryptocurrency ada pemain/investor besar atau Paus Besar (Big Whale) yang berusaha untuk memperoleh keuntungan sebesar-besarnya dengan memanfaatkan sesuatu yang kita sebut dengan "Teori Pikiran".
Para investor besar menggunakan teori pikiran untuk mencoba dan memahami apa yang dipikirkan orang lain dan untuk menentukan apa yang mungkin mereka lakukan di masa depan.  Mereka berpikir bahwa mereka bisa menebak apa yang akan dilakukan orang lain, dan memahami bahwa orang lain cenderung mengikuti mereka, sehingga mendorong harga.
Cara yang paling efektif adalah dengan memanfaatkan media massa atau media sosial. Penyebaran suatu berita atau isu negatif terhadap cryptocurrency dapat menimbulkan FUD syndrome pada pikiran manusia.
Sindrom FUD adalah ketakutan masa depan. Contohnya adalah penurunan harga Bitcoin baru-baru ini, ketika sejumlah besar investor swasta mulai menarik keuntungan mereka, karena takut “runtuhnya piramida”.
https://cryptoconsulting.info/id/2017/news/crypto-market-psychology-how-whales-affect-customers/

Psikologi Massa adalah perilaku sekumpulan orang atau manusia yang berada dalam waktu atau tempat yang sama yang mempunyai ketertarikan atau point of interest yang sama yang bersifat sementara.
https://en.wikipedia.org/wiki/Crowd_psychology

Manusia sangat dipengaruhi oleh orang lain di lingkungan mereka. Satu-satunya alasan orang membeli bitcoin adalah karena orang pikir orang lain juga menghargai nilai itu. Dengan kata lain, orang yang membeli bitcoin berasumsi bahwa orang lain akan segera datang yang bersedia membayar lebih untuk jumlah kripto yang sama.

Sebaliknya ketika seorang sudah mulai cemas atau takut terhadap pemberitaan negatif tentang Bitcoin dan menjual semua koinnya, maka orang lain pun akan melakukan hal yang sama. Inilah fase dimulainya sindrome FUD

Permasalahan
Adakah dan seberapa jauh pengaruh Psikologi massa mempengaruhi sindrom FUD yang menurunkan nilai cryptocurrency ?

Tambahan dari agan Awik p
Quote
FUD, biasanya terjadi saat banyak orang yang memprediksi atau menganalisa suatu hal yang hasilnya sama, apalagi tentang bad news didunia cryptocurrency, ketakutan tersebut biasanya berujung panic sell.

Jawaban yang sudah saya dapat,
dari agan yehezkielrevandi
Quote
kalau tanya "adakah" pasti ada dan kalau dibilang "seberapa jauh" ane tidak bisa pastikan , tapi kalau dilihat secara sesama lewat bukti bukti yang ada dari skala 1 sampai 10 ane bisa sebutkan nilai itu 4 karna  kemarin yang harga bitcoin jatuh dari 250 jt sampai 150 jt , orang - orang terkena dengan isu isu yang tidak valid , akhirnya karna hal tersebut melakukan panic sell.

dari agan lenovop-70
Quote
Jawaban :
Jika ditanya ada atau tidak pengaruhnya di psikologi massa terhadap FUD ini, jelas ada, karena dunia crypto sangat erat kaitannya dengan isu isu strategis, nah dalam isu strategis ini ada yang sengaja membuat FUD dengan tujuan tertentu, tujuannya tentu menggoyang pasar agar memperoleh keuntungan sepihak,

dari agan Roycilik
Quote
pasti ada pengaruh nya. apa lagi mereka yang trading berpatokan pada fundamental
banyak contoh nya di market yang troll box nya masih aktiv seperti yobit dan vip
dan tidak sedikit mereka yang memanfaatkan berita negativ untuk menekan harga supaya turun drastis dan mendapatkan coin dengan harga murah (berlaku untuk semua coin tidak hanya bitcoin) mereka ini biasa disebut FUDer. dan ternyata memang ada kelompok tertentu yang memanfaat kondisi seperti itu. di saat mereka sudah mendapatkan dengan harga murah maka saat nya giliran beberapa anggota lain memberikan isu-isu positiv untuk menaikan harga kembali. jika sukses mereka akan mendapatkan profit yang besar. bisa di lihat di yobit banyak yang melakukan trik seperti itu.

dari agan Dek Aireen
Quote
Jawabannya : pasti
Seorang trader, walaupun profesional sekalipun akan terkena sindrom FUD dan pasti akan selalu mengikuti trend yang berlangsung pada suatu peristiwa. Hal ini merupakan pemanfaat suatu kejadian untuk hal yang tidak diinginkannya.
Banyak contoh penurunan mata uang yang disebabkan bad news dari media.

Psikologi massa jelas sangat efektif. Ketika suatu isu negatif tentang cryptocurrency sengaja dikembangkan melalui media telegram, Twitter atau WA,  secara tidak sadar orang-orang akan menganggapnya sebagai suatu kebenaran. Maka muncullah sindrom FUD, suatu bentuk ketidakpercayaan pada mata uang cryptocurrency.
4  Local / Bahasa Indonesia (Indonesian) / [INFO] HODL : Nasehat Bijak Buat Pemula on: March 05, 2018, 02:58:11 PM
Apa itu HODL?
Mungkin mastah-mastah Bitcoiner tidak akan mempersalahkan istilah ini. Emang sudah paham atau gak peduli istilah ini, yang penting punya Bitcoin di dompet  Grin Grin Grin

OK, Sekarang saya mau bahas, tapi saya hanya mau mendiskusikannya dengan para newbie saja, biar ilmunya imbang. Smiley Smiley
Para mastah-mastah jadi jurinya saja. Nanti dilihat siapa yang komentnya paling bagus.

HODL, adalah ejaan yang keliru, kata aslinya HOLD artinya memegang, menggenggam.  Walaupun saat ini HODL itu semacam istilah slang penting dalam budaya Bitcoin yang menggambarkannya sebagai sebuah pendirian untuk tetap investasi Bitcoin dan tidak menyerah menghadapi harga yang menurun.
Sebuah "mantra favorit" dari pemegang Bitcoin.

Sejak memasuki bahasa Bitcoin, HODL telah menjadi backronym untuk Hold On for Dear Life artinya kurang lebih Berpegang pada hidup yang terhormat. Dan kata HODL adalah asli istilah untuk Bitcoin, bukan serapan dari forex atau semacamnya.

Kata HODL Pertama kali dipopulerkan oleh seorang user bernama “GameKyuubi,” diunggah tak lama setelah apa yang saat ini dikenang sebagai kejatuhan harga Bitcoin legendaris pada Desember 2013. Postingan tersebut dikenal dengan nama I AM HODLING. huruf D sebelum huruf L
GameKyuubi" memposting bahwa dia adalah seorang  "BAD" trader dan dia tidak bisa membedakan "Highs" or the "Lows" seperti kebanyakan trader lainnya.
Dia mengkritisi trader lainnya yang mendadak  menjual  koin-koin mereka karena harganya jatuh. Sambil marah dia mengatakan, ”Para Pedagang akan mengambil koin anda jika anda menjualnya sekarang.”
Dia berprinsip tidak akan menjual koinnya walaupun harganya anjlok. Dengan menahan emosi dia berkata : “I am Holding.” Tapi dia salah menuliskan I AM HODLING di dalam postingannya. Mungkin doi lagi stress atau mabok gan.

https://steemit.com/hodl/@thewolfofcrypto/what-does-hodl-mean-where-did-it-originate

Bagaimana posisi kita HODL atau cutloss?

Pada dasarnya Bitcoin diciptakan pertama kali untuk menjadi suatu alat transaksi menggantikan mata uang. Tapi kenyataannya sekarang Bitcoin sudah menjadi suatu deposito atau asset atau bahkan membandingkannya sebagai suatu komoditas seperti logam mulia yang dapat ditimbun atau ditumpuk  yang nanti suatu hari kita dapat menjadi kaya raya dengan menjualnya.

Seorang trader akan melakukan posisi beli ketika harga mulai uptrend, dan melakukan posisi jual ketika mulai downtrend.
Masalah kemudian muncul ketika seorang trader melakukan posisi beli, tetapi ternyata harga semakin turun/anjlok.  Saat itulah dia akan berada pada posisi dilematis, apakah akan melakukan cutloss atau tetap di posisi HODL ?

Bagi seorang pemula ini dianggap suatu kerugian, maka dia akan melakukan cutloss untuk meminimalisir kerugiannya.
Tapi tidak bagi seorang Bitcoiner. Yang penting dia sudah memiliki asset yang bisa dia jual ketika harga kembali naik.

Ketika kita memasuki dunia Bitcoin, maka kekayaan kita adalah Bitcoin.
Artinya adalah apapun harga Bitcoin sekarang, tetaplah pegang Bitcoin sekuat-kuatnya.
HODL adalah sebuah mantra. Ketika harga Bitcoin jatuh, kita harus sabar bermain dengan long term, dan ketika harganya naik, maka kesempatan kita untuk mendapatkan lebih banyak lagi bitcoin dengan menukarnya dengan altcoin.
Para Bitcoiner sejati tidak akan peduli seberapa tinggi harga bitcoin jika ditukarkan dengan uang fiat. Mereka akan
tetap menginvestasikan uangnya ke Bitcoin.

Masalah yang kita diskusikan adalah : Mana posisi yang terbaik, jadi seorang trader atau Bitcoiner?

5  Local / Bahasa Indonesia (Indonesian) / Bitcoin adalah judi, benarkah? on: February 03, 2018, 07:50:00 AM
Berjudi adalah mempertaruhkan sejumlah uang atau harta dalam permainan tebakan berdasarkan kebetulan, dengan tujuan mendapatkan sejumlah uang atau harta yang lebih besar dari jumlah uang atau harta semula.

http://www.bacaanmadani.com/2017/08/pengertian-berjudi-bentuk-bentuk-judi.html?m=1

Salah satu cara mendapatkan profit dari bitcoin adalah trading, yaitu membeli sejumlah koin dari bitcoin dengan asumsi mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga yang besar.
Cara selanjutnya adalah faucet yang beberapa diantaranya memang menggunakan model lotere untuk menghasilkan beberapa Satoshi.

Beberapa orang percaya bahwa bursa bitcoin adalah perjudian nasib.

Mufti Agung Mesir telah mengeluarkan fatwa resmi yang melarang transaksi memakai cryptocurrency seperti Bitcoin karena mirip dengan perjudian.

"Perdagangan cryptocurrency mirip dengan perjudian. Ini dilarang dalam Islam," katanya Mufti Agung Mesir, Shawki Allam, seperti dikutip Russia Today, Kamis, 4 Januari 2018.

https://www.google.co.id/amp/s/m.viva.co.id/amp/digital/993269-mirip-judi-ulama-sepakat-bitcoin-haram

Sedangkan saya berpendapat bahwa bitcoin merupakan aset digital yang bisa kita analogikan dengan emas tapi berbentuk digital. Sedangkan sisi kehalalan dan keharamannya terletak pada cara memperolehnya.

Apa pendapat agan di sini
6  Local / Bahasa Indonesia (Indonesian) / Layakkah Bitcoin Sebagai Mata Uang on: January 27, 2018, 03:11:01 PM
Melihat sejarah terbentuknya mata uang disebutkan bahwa mata uang adalah media pertukaran barang. Media pertama yang digunakan sebagai mata uang adalah emas dan perak. Seiring berkurangnya pasokan emas dan perak, mereka menggunakan makanan seperti gandum dan kurma sebagai media pertukaran tapi tidak termasuk binatang ternak.

Pada fase selanjutnya muncullah mata uang logam dan kertas yang nilainya tertera pada logam dan kertas tersebut dan kita kenal dengan nilai nominal. Banyaknya uang yang beredar diback up dengan emas atau logam mulia lainnya.
Kemudian ketika emas dan logam mulia lainnya tidak dapat memback up atau menjamin peredaran mata uang, maka perekonomian suatu negara dipakai sebagai jaminannya. Hal ini disebut nilai kepercayaan.

Yang jadi pertanyaan saya : mungkinkah bitcoin menjadi sebuah mata uang dalam arti sebenarnya?
Pages: [1]
Sponsored by , a Bitcoin-accepting VPN.
Powered by MySQL Powered by PHP Powered by SMF 1.1.19 | SMF © 2006-2009, Simple Machines Valid XHTML 1.0! Valid CSS!