......................
Padahal kalau kita melihat parenting orang tua masa kini, mereka cenderung kurang memperhatikan masalah disiplin dan hal lainnya kepada anak-anaknya. Ini terlihat pada apa yang dilakukan anak-anak muda zaman sekarang. Mereka terlalu mager untuk melakukan apa yang harus dilakukan dan sering menunda-nunda sehingga itu malah tidak jadi dilakukan. Memang harus diakui bahwa melawan rasa malas itu susah dan diperlukan kesadaran dan kekuatan untuk mau melawan rasa malas. Mungkin tarik napas panjang dan dalam akan membantu mendatangkan semangat untuk melawan rasa malas itu.
Ya mungkin ketika ada anak remaja yang masih mageran, mungkin saja kesalahan itu terletak pada orang tuanya yang gagal mendidik anaknya dengan baik dan terlelau memanjakan anaknya. Akan tetapi ketika orang tersebut sudah dewasa, masihkan pantas bagi dirinya untuk terus bemalas malasan? Ketika sudah dewasa seharunya ia mulai berfikir apa yang terbaik untuknya dan apa yang harus dilakukan olehnya.
Ketika anda hendak bermalas malasan, cobalah buka isi dompet anda, berapa lembar uang yang anda miliki, dan buka isi saldo rekening anda, sudah berapa digit uang yang anda simpan. dan cobalah untuk melirik kedua orang tua anda, apakah anda tega melihat mereka berjuang sendirian, sementara anda hanya meinta minta.
Ketika kita masih berproses, maka tidak ada waktu bagi kita untuk bermalas malasan, karena bukankah kita menginginkan sebuah hasil yang maksimal? Jika iya, maka usaha yang dilakukan juga haruslah maksimal.
Saya kira masih ada anak muda yang sudah dewasa tapi masih sering mageran. Entah apa yang menyebabkan mereka seperti itu, tidak ada yang tahu karena memang mereka tidak pernah mengatakannya dan hanya menjawab bahwa mereka tidak apa-apa. Kesadaran tentang keadaan dirinya, apa yang sudah dilakukannya dan apa yang sudah diberikannya kepada orang tua memang seharusnya bisa mengggugah hatinya untuk melawan rasa malas dan bangkit dari kemageranan dirinya ataupun dari keterpurukan yang dialaminya.
Hanya berandai-andai saja tidak akan banyak membantu tapi cobalah untuk memulai dari apa yang kita bisa dan fokus. Dengan adanya kesadaran diri bahwa dia harus bisa berubah ke arah yang lebih baik sebenarnya bisa memicunya untuk segera bangkit dan melawan rasa malas. Dia mungkin belum menemukan pemicunya dan masih saja mageran.
Benar mas, kita semua masih berproses jadi tidak ada waktu untuk bermalas-malasan kecuali memang kalau kehidupan kita sudah berada di atas rata-rata orang-orang dimana itu adalah sesuatu yang sulit. Hanya dengan bekerja keras dan terus ingat dengan keadaan kita dan juga orang tua yang mungkin bisa menguatkan tekad kita untuk melawan rasa malas.
Kita semua memiliki kesempatan, tapi tergantung bagaimana kita ingin menggunakan kesempatan itu. Dan sebenarnya kesempatan itu tidak hanya datang sekali namun seringkali kita menganggap remeh setiap kesempatan yang datang. Hanya perlu menggerakkan satu langkah untuk melihat hasilnya dan teruskan melangkah untuk melihat hasilnya. Nantinya kita akan melihat perubahan apa yang sedang terjadi pada diri kita.