Terus terang saya juga cukup kecewa ketika harus berhadapan dengan fakta bahwa impian timnas Indonesia untuk bisa tampil ke Pildun harus sirna ... Bahkan karena kejadian itu, sering muncul "perandaian" di benak saya. Andai pelatihnya tidak berganti apakah timnas bakal bisa lolos ya ?? Andai pelatih pengganti STY bukan PK apakah timnas bisa mendapatkan hasil akhir yang berbeda... dan andai ET diganti oleh tokoh lain apakah nasib sepakbola Indonesia akan menjadi lebih baik atau malah semakin buruk ??
Pengandaian yang sulit untuk dijawab, tapi setidaknya pergantian pelatih disaat kompetisi masih berjalan dan di momen2 krusial sebenarnya bisa dibilang blunder.
Jadi seandainya bukan PK pun tetap ga menjamin timnas bakal lolos, semua masih "tergantung" wkwkwk
Jika ET sendiri yang diganti pun belum tentu merubah organisasi PSSI karena pastinya disitu banyak orang2nya ET juga jadi kalaupun ET diganti tapi secara keseluruhan orang2nya masih itu2 saja ya ane pikir ga bakal begitu mempengaruhi.