Ini masih membuktikan bahwa negara kita masih terlihat acuh untuk peningkatan kualitas pendidikan.
Lalu pada akhirnya apakah ini akan menjadi bahan evaluasi atau hanya menjadikan ini sebagai sebuah upaya untuk memperjelas bahwa negara kita sudah berada di ambang menju kehancuran pada akhirnya ketika berkaca kepada statement yang diberikan oleh pak prabowo di WEF?
Pendidikan adalah akar yang sangat lenting untuk dipupuk biar kokoh sebagai fondasi, tapi ini terlihat seperti tidak penting. Orang yang mengelola makan diutamakan kesejahteraan padahal mereka pihak ketiga dari sistem yang ada.
Hanya diharapkan untuk terus semangat dalam mendidik tapi kesejahteraan diabaikan.
Oemar bakri, 40 tahun mengabdi.
Perekenomian seperti tidak terjadi apa-apa padahal nilai tukar sudah Rp. 17.000 per USD.
WEF? Saya ingin katakan WTF!!!