Bukankah ini malah akan berdampak ke ekonomi Indonesia nantinya kalau sampai 16rb orang dirumahkan karena Bea Cukai dibubarkan?
Ane malah sangat setuju dibubarkan Bea Cukai, dan sekalian kementrian-kementrian lain yang bisa pakai perusahaan luar yang punya tatakelola bagus. Biarin orang-orang gak becus kerja dan suka korupsi dirumahkan (potong generasi), nanti perusahan-perusahaan itu diwajibken buka lowongan staff WNI yang nanti dilatih secara professional, punya standar kompetensi, yang bisa menggantikan bapak-bapak yang dirumahken. Tentu bapak-bapak ini boleh ikutan tes juga kalau masih mau kerja di bawah perusahaan-perusahaan tsb. Setelah semuanya jalan dan berfungsi dengan baik (ada transfer ilmu) maka bisa saja perusahaan-perusahaan itu tidak digunakan lagi.
TAPI omon-omon kalau Prabowo, tidak mungkin dia berani melakukan itu. Kalau ane jadi presiden, nah itu nanti lain cerita

Saya sependapat mas meskipun mungkin terlihat tega untuk sebagian yang masih bekerja dengan jujur tetapi tetap saja saat ini Bea cukai adalah salah satu hama terbesar yang ada dibawah kendali kementrian ke uangan. Terlalu banyak oknum yang ga jelas disana. Saya akan sangat setuju jika memang ini di bubarkan tetapi sekali lagi omongan pemerintah kita itu sulit untuk dipercaya sekarang termasuk untuk Presiden.
Ini hanyalah semacam gertakan sambal sama seperti yang dia katakan di janji pencalonan untuk koruptor tetapi pasti realisasinya akan sama dimana nantinya akan ada drama ketika masalah dalam bea cukai tidak selesai.
Jujur aja untuk pengalaman pribadi ketika berurusan dengan bea cukai saya tidak memiliki kesan yang baik sehingga saya merasa manfaat untuk bea cukai ini lebih sedikit dibanding dengan keuntungan karena masih ada banyak hama di dalamnya.