Yang artinya seandainya pasar Perpetual Future tidak ada maka bisa saja volume perdagangan dipasar Spot bisa jauh lebih besar dari saat ini. Dan mungkin yang namanya altseason juga bisa lebih mudah tercipta atau semacamnya. karena berdasarkan beberapa data yang saya lihat di pasar kripto dan saya juga lihat di Cmc bahwa volume perdagangan antara pasar spot dan Future perpetual ternyata sekarang lebih unggul pasar Future perpetual. Sehingga sekarang tidak mengherankan hype besar di pasar spot tidak lagi sebesar dulu. Karena terserap oleh pasar perpetual Future.
Tidak bisa disimpulkan sesederhana itu. Belum tentu juga volume perdagangan di spot lebih besar kalaupun tidak ada Perpetual Future. Toh investor bisa saja malah lebih memilih market di luar crypto. Malah saya lebih cenderung curiga investor membagi modalnya ke market Gold yang lagi bagus harganya.
iya benar pak memang tidak bisa disimpulkan dengan sederhana. Sehingga saya juga masih mengira-ngira sehingga apa yang saya katakan hanyalah
Bisa saja dan
Mungkin yang artinya memang belum pasti Pak. Dan soal investor bisa saja memilih market diluar kripto sepertinya juga memang tengah tejadi ditahun ini. Saya pribadi yang awalnya tidak lagi banyak main saham malah jadi nyemplung lagi terutama di saham mineral. Jadi orang lain kemungkinan juga bisa saja ada yang sama juga.
Di future itu juga lebih banyak yang rugi karena risk levelnya jauh lebih tinggi. Idealnya yang lebih konsevatif cenderung tetap memilih spot daripada future. Jadi, ya tidak sebesar itu juga pengaruhnya.
Iya itu dia problemnya pak. Di future banyak yang rugi baik yang kena margin call atau hanya sekedar cutloss. Yang jelas jumlah uang yang masuk ke future sangatlah besar dan yang terkena likuidasi angkanya juga tidak main-main besarnya. Walaupun memang kebanyakan karena efek liquidatin Cascade yang sekarang seperti bukan hal aneh lagi.
Orang-orang sebenarnya pada punya duit untuk trading dan banyak yang masuk ke kripto untuk trading. Hanya saja karena lebih banyak masuknya ke future ketimbang di spot. Sehingga pada akhirnya malah uang yang banyak tersebut banyak juga yang menguap atau loss. Sedangkan untuk bisa membentuk tren kenaikan jangka panjang di pasar kripto dibutuhkan likuiditas yang besar yang mengendap dipasar spot. Atau dalam aset nyatanya sendiri atau di si koin itu sendiri bukan di kontral berjangkanya. Namun sayangnya lebih banyak uang yang masuknya di kontrak berjangka tersebut. Walaupun bisa memicu pasar spot juga tapi efeknya mungkin tidak dalam jangka panjang.
Saya bahkan mencoba bertanya dan menyuruh Gemini dan ChatGpt untuk menganalisa lebih banyak mana antara volume perdagangan dipasar future perpetual dan spot untuk data perhariannya.
Sekalipun ente mau ambil referensi jawaban Gemini atau ChatGpt, jangan juga disimpulkan mentah-mentah dari situ. Ente tetap perlu riset apakah benar seperti itu real nya. Setidaknya ente compare data dari beberapa exchange besar dalam periode waktu tertentu.
Tentu saja pak saya melakukan riset terlebih dulu terutama memang awalnya ini sering saya lihat sendiri setiap hari di Cex yang biasa saya pakai seperti Binance. Dan volume antara kedua jenis pasar ini sudah jelas memang jauh berbeda. Saya menyuruh Ai hanya karena saya tidak bisa mengumpulkan data dari semua cex global. Sehingga saya menyuruh ai mengumpulkannya dan membuat perbandingan setelah dikumpulkan.
tetapi apabila perlu diperlihatkan disini maka bisa dilihat dari tangkapan layar saya saat ini untuk perbandingan kedua jenis market ini di binance yaitu Perpetual Future vs Spot untuk pasangan perdagangan BTC yang memang paling ramai dan paling besar volumenya.
Perpetual Future BTC/USDT dengan volumenya yang 4.448.475.573,81 USDT
Sumber: https://www.binance.com/en/futures/BTCUSDTSpot BTC/USDT dengan volumenya yang hanya 563.613.369,75 USDT
Sumber: https://www.binance.com/id/trade/BTC_USDT?_from=markets&type=spotdilihat dari perbandingan pasangan perdangan BTC saja sepertinya sudah ada perbedaan bahwa pasar perpetual future sekitar 7,9 lipat lebih besar volumenya daripada pasar spot.
Saya juga penasaran dengan pasar future di cex indonesia yaitu Pintu dan saya mengambil tangkapan layar untuk volume pasangan perdagangan btc pada spot dan future disana.
Perpetual Future
Sumber: https://pintu.co.id/pro/id/marketsSpot
Sumber: https://pintu.co.id/pro/id/marketsDan perbandingannya juga cukup besar. Spot hanya 4,03 triliun sedangkan perpetual futurenya adalah 1,54 juta usd atau sekitar 25,7 triliun rupiah.
Dan sebenar ada beberapa artikel juga yang saya baca mengenai masalah ini. Hanya saja saya tidak menyimpannya dan tidak menampilkannya ditopik saat itu. tetapi salah satu pemicu saya membuat topik ini sebenarnya karena baca tweet dari Darkfost yang satu ini
https://x.com/Darkfost_Coc/status/1997264915132821928Saya bahkan mencoba bertanya dan menyuruh Gemini dan ChatGpt untuk menganalisa lebih banyak mana antara volume perdagangan dipasar future perpetual dan spot untuk data perhariannya. Dan ternyata ini jawabannya.
Btw ini agan make Gemini yang versi apaan? Apakah ada quote yang diambil atau engga? Karena akhir" ane sering nyobain AI kadang ane temuin chat kek gini halusinasi jawaban dari sumber yang ga jelas. Kalaupun ada sumber yang jelas, summarynya bisa salah atau masalah yang lain. Ga kaget sih kalau ini cuma ngambil kesimpulan dari 1 atikel yang ngasih angka konkret daripada menelusuri seluruh database mereka. Sejauh yang ane pahami keknya data" seputar kripto belum ada yang dianalisis secara detail. Apalagi kalau model yang dipake kecil banget kek gemma1b, wah sering banget itu halusinasi.
kalau tidak salah masih versi 2.5 kalau yang saya pak.
Yah bisa jadi juga seperti itu dan sepertinya memang benar sih pak terkadang untuk dapat jawaban yang spesifik itu kita harus tanya-tanya muter-muter dulu dan bikin penjelasan dulu. Lebih enak Chatgpt walaupun tetap terkadang saat saya bertanya harus saya minta dulu sumbernya dan barulah ngasih.