Image source: https://daengbattala.com/2026/01/05/minyak-kekuasaan-dan-kerentanan-pelajaran-venezuela-untuk-keamanan-energi-indonesia/Tahun baru 2026 kita dikejutkan bukan oleh petasan, mercon atau kembang api di langit, tapi bom dari AS di langit rakyat Venezuela.
Bagi seluruh dunia ini sangat mengejutkan, apa lagi tidak ada gertak-gertakan besar, atau cekcok secara frontal di media kayak AS menginvasi Irak dan Libya.
Di Venezuela ini cukup unik, mereka langsung menyerang, dan tidak butuh modal besar, AS langsung bisa menangkap presiden venezuela langsung dalam hitungan jam.
Ya, sama kayak kejadian yang sudah-sudah, Narkoba merupakan tuduhan tanpa bukti, kayak Sadam dan Khadafi yang dituduh membuat senjata pemusna masal, namun kenyataannya tidak terbukti.
Sudah jadi rahasia umum kalau AS butuh dana buat menutup defisit negara, mereka juga paranoid terhadap keamanan negara karena mereka melihat rusia dan china sudah semakin dekat ke daratan mereka. Amerika latin yg mereka anggap sebagai halaman belakang negara sangat rentan disusupi china dan rusia untuk dijadikan pangkalan militer. Disamping itu juga, minyak venezuela merupakan cadangan no.1 terbesar (mengalahkan arab saudi), namun hanya dinikmati dengan diskon gede-gedean oleh china dan rusia.
AS tentunya panas, hal ini tidak boleh terus terjadi, sehingga hal pertama yang mereka lakukan setelah menangkap Meduro, adalah memblokade dan mengambil alih perusahaan minyak venezuela, tentunya langkah strategis ini untuk segera menghentikan kapal2 tangker china dan rusia untuk segera pergi dari lautan amerika latin.
So, dengan tedeng aling "national security", negara apa selanjutnya?, columbia, cuba, denmark, atau konoha?