Nah tool ini yang saya maksud, jadi tool untuk mengubah hasil dari AI menjadi Tulisan yang seperti di buat oleh manusia, Tapi pasti ada kekurangannya, kosakatanya rancu dan beberapa gak cocok saja kalo di generate dari AI lalu ke humanize ini.
Sering muncul di FB iklan Humbot ini dan pernah saya coba, katan-katanya juga agak lain, mending tulis dengan kata-kata sendiri saja daripada pakek AI beginian, malah tambah pusing kalo saya + gak ngerti pembahasannya kalo pakai AI gini.
Ya gan, namanya aplikasi pasti ada kekurangannya. Seperti apa yang dikatakan retreat, tool tersebut akan memanusiakan hasil generate AI, dan tak terbaca di detecteor tool yang sama, namun jika di cek pakai tool lain, hasilnya akan kedetect hasil AI, sehingga tool baru tersebut akan merekomendasikan hasilnya ke tool humanize mereka. Ya jadi, muter-muter aja di situ.
Kalau untuk di lokal indonesia saya belum nemu, tapi ada di board global, saya pernah nemu hasil AI yang dihumanize, tapi lupa dimana.
Hampir pernah coba semua AI yang ada sekarang, tapi lebih proper pakek Gemini dan ChatGPT untuk generate gambar, dan tanya-tanyak soal topik yang akan di bahas sekedar mencari referensi.
Grok gak pernah mendalami cuman sekedar nyobak saja, Tapi memang powerfull kalo di develop sama Elon, Tapi ya sekarang di blokir di indo karena memang tanpa batas dan.
Ya gan, sudah banyak model AI sekarang karena developer dunia sedang berfokus semua ke AI. Kita tentunya sebagai penikmat saja.
Kalau untuk generate gambar, sebaiknya tidak hanya 1 tool saja, Tapi setidaknya 2 tool, 1 untuk prompt, dan satunya lagi untuk generate.
Saya pernah nyoba bikin website sederhana dengan 2 tool AI yaitu chatGPT, dan Zai.ai.
di chatGPT > "tolong buatkan promp sebuah website yng elegan, rapi dan indah"

Lalu di zai.ai saya paste hasil prompt chatGPT di Zai.ai hasilnya di bawah:

Ehmm, gawat, begitu mudahnya bikin sesuatu tanpa perlu banyak mikir code, dan segala macam.