Bagaimana menurut om-om senior di sini? Apakah di masa depan AI akan cukup pintar untuk meniru perilaku manusia secara sempurna (termasuk delay mengetik dan gaya bahasa santai), ataukah "sentuhan manusia" akan selalu bisa dibedakan?
Untuk masa depan, kemungkinan bisa meniru manusia secara sempurna dalam hal mengetik dan bahasa, Karena pengembang AI besar kayak google, meta, openAI, dsb sedang berlomba-lomba mengupgrade komputasinya saat ini. Tapi untuk sekarang, masih belum sempurna, khususnya untuk bahasa-bahasa lokal yg belum banyak kosakata dan gaya bahasa yg mereka pelajari. Gaya bahasa AI, dan manusia sangat mudah dibedakan, apalagi bahasa lokal, untuk bahasa inggris, kemungkinan untuk baca pakai mata manusia belum begitu ketahuan (pakai AI), tapi kalau pakai tool pendeteksi (AI) pasti akan kedetect.
Kalau untuk video atau gambar yg dibuat AI pun, untuk sekarang ini sangat mudah dideteksi dengan mata kita langsung, Kalau saya bisa melihat dari matanya, karena figur manusia atau hewan buatan AI itu tidak ada "roh" nya, kosong gitu.
Kalau untuk thread atau postingan di btt, kalau terbiasa membaca pasti paham betul mana AI atau bukan, terkadang ketika saya membaca sebuah postingan/thread di sini, ada "emosi penulis" yang dituangkan, emosi di sini tidak dapat dibuat oleh AI, karena pikiran manusia sejalan dengan emosi yg dialirkan ke jari2 mereka untuk mosting/ngetik.
kelebihan lainnya AI bisa browsing internet secara realtime untuk mengambil data dari sumber yang tepat
Ya, tren sekarang sudah berubah dan berpindah haluan, dari dulunya googling (search engine) ke chatGPT, gemini, dll. AI mengubahnya lebih praktis, karena merangkum semua dari mesin pencarian ke hanya 1 tool.