Jadi BTC dan Saham sudah tidak terkait lagi?, meningkatnya harga saham sekarang tidak diikuti juga naiknya harga BTC?, ketika harga saham turun (mereka jual), tidak alih-alih pindah dan beli bitcoin kah?
Ane belum update thread ane tahun kapan itu terkait korelasi, tapi kalau dari pengamatan ane masih terkorelasi kok. Bursa global merah, BTC juga merah, Gold & Silver juga merah, ane masih inget itu ketika silver dump. Gak lama setelah itu IHSG longsor...
Kalau dari penerawangan ane, bandar jualan aset itu jadi cash gan, tidak kemudian langsung lompat beli aset yang lain. Kemudian beberapa tahun terakhir yang terjadi itu aset-aset lebih bersifat komunis, alias satu naik semua naik, satu turun semua turun. Ini kalau berbicara market besar (Mamarika) ya. Kalau market kecil macam Konoha ya suka-suka bandar lokal Konoha gan, makanya ada isu MSCI itu. Karena bandar global tidak mau bersaing dengan bandar lokal.
Ehm agak berat juga kalau saingannya sama bandar lokal, karena bandara local IHSG sudah paham betul medan perang. Kalau pun bandar global mau memanipulasi market IHSG bakal kesulitan karena tentunya bandar lokal kita lebih erat persatuannya, dan punya group chat vip antar bandar. oleh karena itulah bandar global memakai cara MSCI untuk ngedump, dan memanipulasi market indonesia.
Kabarnya sore ini PJ direktur BEI Jeffrey Hendrik bertemu kembali dengan MSCI. Nampaknya pertemuan ini juga membuat saham IHSG bergerak menguat 1,96%. Hasil pertemuan menjadi rahasia MSCI dan BEI, tapi tetap fokus pada pengungkapan pemegang saham di atas 1%, granularisasi investor dan peningkatan batas minimum free float menjadi 15%. Adapun batas pelaksanakan fokus perbaikan akan dilaksanakan sebelum Mei 2026. Publikasi pemegang saham di atas 1% di akhir Februari atau awal Maret, bersamaan dengan shareholder concentration list, kemudian granularisasi data investor paling lambat pada akhir Maret 2026, dan free float masih dalamtahap finalisasi untuk diajukan ke OJK.
Sumber:
https://www.idnfinancials.com/id/news/61275/hasil-dialog-dengan-msci-bei-ungkap-konsentrasi-kepemilikan-sahamYa tentunya, ketika mereka sudah borong semua harga saham di bawah, sudah saatnya harga dinaikan lagi dengan hal-hal positif. Tentu tidak mungkin harga kembali didump sehingga ada kesepakatan baru diantara kedua belah pihak. Setidaknya, kalau pun main saham gorengan, bandar global juga harus dikasih tahu, jangan main sendiri-sendiri (mungkin begitu bunyi rapatnya, kali yak), biar opitnya sama-sama, dan semuanya senang kalau dibagi rata.