Tapi ya kalau soal IPO, 11 12 juga kayak ICO di crypto. Banyak juga yang rugi banyak contoh paling nyata yaitu GO TO.
Mengenai IPO 11-12 dengan ICO di Crypto itu benar adanya, namun yang perlu diluruskan adalah kalimat yang saya pertebal.
Mengenai kerugian dari hasil IPO GOTO itu sebenarnya karena money management yang buruk dari pemegang saham nya, bukan dari Saham itu sendiri.
IPO GOTO tercatat harga awal 338/lot lalu mencapai ARA 1x dengan ATH 442/lot, seperti contoh begini: ketika saya dapat jatah IPO GOTO 10 lot di harga 338 lalu mencapai ARA 442 tapi saya gak jual, padahal ARA 1x itu sama dengan sekitar 25%.
Nah disitulah yang saya sebut money management yang buruk dari si pemegang sahamnya, sudah profit 25% tapi gak dijual.
Mengenai sahamnya yang saat ini tak kunjung balik ke ATH, itu umum terjadi baik di crypto dan saham, itu biasanya karena pengembangan yang buruk atau masalah fundamental yang tak kunjung membaik.
apalagi setelah penurunan tajam yang terjadi di banyak saham Indonesia salah satunya IHSG.
Yang saya pertebal ini juga perlu diluruskan biar gak salah kaprah, anda bilang
"salah satunya IHSG" Ingat yak, IHSG bukan Saham yang bisa di perjual belikan. IHSG itu
Indeks Harga Saham GabunganIHSG itu sama halnya dengan kata
Crypto - yang di dalamnya ada banyak coin seperti Bitcoin dan Altcoin lainnya.
Sedangkan
IHSG - didalamnya ada semua Saham Indonesia seperti GOTO, RANS, BBCA, dll.
Tapi mengapa IHSG ada nilai yang naik turun? Karena IHSG adalah kumpulan dari harga saham, jika harga saham berubah IHSG juga ikut berubah. Begituu
