Bayangin deh kasus MSCI dan BEI itu udah dari awal tahun ini, tapi lihat bagaimana respon pengurus dan pemerintah. Masih yakin akankan BEI / IHSG akan tetap pada Emerging Market untuk tahun depan?
Berdikari itu perlu, mandiri berbangsa dan bernegara, misal swasembada pangan, produk dalam negeri, dll. Tapi pada kenyataannya, hampir semua produk kita ini impor, dimana butuh dollar. Nah karena "melawan arus" dengan menantang kalau IHSG untuk mandiri (standalone), bukan malah makin kuat, malah makin investor luar (yg invest di saham indonesia) makin FUD dibuatnya.
Secara logika sederhanya seperti itu, tapi kondisi itu nampaknya memang tidak dipahami dengan baik. Ketika kemarin kabar mengenai aksi membeli kembali sham plat merah IHSG mampu rebound sampai 5430 lebih. Pada awalnya harganya sekitar 4999, jadi aksi buy back ini memicu kenaikan cukup bagus. Kemudian melihat grafik hari ini IHSG kembali mengalami penurunan ke level 5.289 dibukak dengan kondisi merah dan mengalami kenaikan sedikit. Harusnya jika pasar yakin pada aksi buyback pasar bisa bergerak continu naik perlahan tapi saya belum melihat itu artinya dominasi buyback masih menjadi gas untuk naik kemarin. Kondisi anjloknya rupiah juga mungkin menjadi pengaruh dengan kondisi investor untuk masuk.
Bitcoin sendiri sebenarnya diproyeksi memiliki imbal balik 10% setiap tahun dan ini melebihi saham dan emas. Proyeksi ini dibuat dalam 2027 Long-Term Capital Market Assumptions yang dirilis JPMorgan Asset Management pada Oktober ini.
Sumber:
https://am.jpmorgan.com/us/en/asset-management/adv/about-us/media/press-releases/jp-morgan-releases-2027-long-term-capital-market-assumptions/