Kondisi lain dari argumen pak presiden diperhalus oleh bawahan Friderica Widyasari Dewi Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencoba meluruskan presiden tidak menantang MSCI tapi dia hanya memantik BEI untuk segera berbenah dan memperbaiki tata kelonya.
Ya mungkin sudah berumur dan lupa resiko atas ucapannya (karena mungkin dia lupa kalau dia itu presiden, bukan bos PT Nusantara Energy dan Kiani). Seharusnya lebih mengutamakan bangsa dari pada perusahaan milik dia. Setiap ucapan akan ada konsekuensi besar ke depannya. Padahal IHSG lagi anjlok, bukan berusaha mengangkat harga, malah bikin makin parah dan sulit rebound.
Berdikari itu perlu, mandiri berbangsa dan bernegara, misal swasembada pangan, produk dalam negeri, dll. Tapi pada kenyataannya, hampir semua produk kita ini impor, dimana butuh dollar. Nah karena "melawan arus" dengan menantang kalau IHSG untuk mandiri (standalone), bukan malah makin kuat, malah makin investor luar (yg invest di saham indonesia) makin FUD dibuatnya.