Harga naik turun itu tergantung keinginan bandar (hukum bandarmologi

) jadi tidak tergantung perang.
Jadi begini, perang itu bisa jadi narasi positif atau negatif tergantung bandar.
Siapa sih bandarnya om,

. Kalau ada minta no WA nya, biar bisa ikutan dapat profit

. Apakah exchange exchange?
Kalau mau narasi positif: BTC mengokohkan dirinya sebagai aset untuk lindung nilai (hedging) yang lebih baik dari emas, cocok untuk dihold ketika kondisi volatil
Kalau mau narasi negatif: Demand BTC akan tertekan akibat perang, sehingga orang-orang cenderung risk-off.
Maka dari itu penganut bandarmologi seringkali mengandaikan narasi-narasi itu sebagai "kecap-kecap" yang menambah lezat aset yang dimasak saja.
Bisa dicocoklogi pada semua kondisi

. Tapi apakah ini sudah menjadi pertanda bahwa akan ada perubahan siklus Bitcoin? Kalau ini hanya fake bull untuk jebakan para pedagangan kecil agar dagangan paus habis? Sulit ditebak, beberapa bulan ini saya lebih banyak hold BTC dan FIAT masih terus memantau kondisi.