Sebenernya ane sendiri itu suka banget dengan konsep L2 apalagi di bawa ke blockchain yang lain contoh dalam kasus hal ini bitcoin. Harusnya membawa sistem smart contract dengan EVM itu sudah keputusan yang bijak, tapi balik lagi ke fakta, Somehow Layer 2 di bitcoin yang membawa EVM tidak begitu populer rasanya kayak gagal gitu lo dibandingkan layer 2 di Etherum itu sendiri contoh kasus Arbitrum dan OP yang kalau digabung udah punya billion TVl sekarang
nah kalau pekara Lightning Network ini menurut ane pribadi sih udah paling keren cuman kurang adopsi aja semisal banyak CEX yang adopt atau menerima bitcoin dalam LN itu udah massif sekarang
Benar sekali gan
dansus021, poin yang sangat menarik.
Memang kalau bicara angka TVL, Bitcoin L2 saat ini masih "tertinggal" jauh dibanding ekosistem Ethereum seperti Arbitrum atau OP. Saya rasa ini karena
culture pengguna Bitcoin yang memang lebih mengutamakan keamanan (security) daripada sekadar mengejar
yield atau dApps yang berisiko tinggi.
Namun, saya melihat BitVM ini bisa jadi
game changer. Jika nantinya kita bisa membawa fungsionalitas smart contract ke Bitcoin tanpa harus mengubah protokol dasar (L1), mungkin TVL itu akan datang dengan sendirinya karena likuiditas Bitcoin adalah yang terbesar di dunia.
Mengenai Lightning Network, saya setuju adopsi CEX adalah kunci. Untungnya di 2026 ini sudah mulai banyak bursa besar yang terintegrasi, meski memang tantangannya ada di manajemen
inbound liquidity yang masih agak teknis bagi pengguna awam.
Terima kasih atas insight-nya gan, sangat menambah bobot diskusi ini!