Bitcoin Forum
June 13, 2026, 11:39:35 AM *
News: Latest Bitcoin Core release: 31.0 [Torrent]
 
   Home   Help Search Login Register More  
Pages: « 1 2 3 [4] 5 »  All
  Print  
Author Topic: Dollar Tembus 18,200+, Gimana Nasib Ekonomi Indonesia?  (Read 758 times)
kawetsriyanto
Legendary
*
Offline

Activity: 2996
Merit: 1186


♻️ Automatic Exchange


View Profile
June 02, 2026, 11:43:15 PM
 #61

Dollar makin naik, pendapatan tetap sedangkan pengeluaran atau biaya hidup makin tinggi.
Ya, ini hal yang sudah jadi kebiasaan di konoha.

Negara macam apa ini?  Grin
Presiden seenaknya bilang di desa gak pake dollar, dasar dia kira harga bahan pokok dipasar murah?
Tidak ada yang salah dengan negara, yang salah pemerintahnya.  Cheesy
Mungkin presiden kurang referensi, makanya tidak tau real di lapangan. Atau karena inputan dari orang sekitarnya yang bermasalah.

Menurut ane lambat laun jika Dollar naik atau tembus ke 20K pasti ada kekacauan sih. Bahkan bisa ada gerakan lengserkan Prabowo, karena bagaimana pun Pemimpin yang tidak bisa mempertahankan nilai mata uang negara otomatis dianggap presiden gagal.
Beberapa orang malah beranggapan dollar bisa sampe ke 25.000 kalau tidak ada perubahan yang signifikan terkait kebijakan ekonomi dan kebijakan di beberapa sektor krusial.

- https://www.kabarbursa.com/makro/rupiah-bisa-jebol-rp25000-per-dolar-as-efek-ekspor-satu-pintu-dsi
- https://jakartasatu.com/2026/05/30/ekonom-rupiah-bisa-tembus-rp25-000-per-dolar-as/

Mungkin saja bisa mengarah ke gerakan tersebut walaupun mesti ada tekanan dari aparat (TNI/Polri). Bukan rahasia umum kalau sering ada intimidasi setiap kali ada suara kritk dari masyarakat.

Kalau ada yang masih menganggap kondisi ekonomi ini baik baik saja dan tetap positif yaaaaaaaa kita tahu mereka biasanya bekerja di pemerintahan atau paling bagian dari ........
Diisi aja, Om. Gak perlu titik-titik. Di sini bebas berbicara selama tidak melanggar aturan forum.  Cheesy


░░░░▄▄████████████▄
▄████████████████▀
▄████████████████▀▄█▄
▄██████▀▀░░▄███▀▄████▄
▄██████▀░░░▄███▀▀██████▄
██████▀░░▄████▄░░░▀██████
██████░░▀▀▀▀▄▄▄▄░░██████
██████▄░░░▀████▀░░▄██████
▀██████▄▄███▀░░░▄██████▀
▀████▀▄████░░▄▄███████▀
▀█▀▄████████████████▀
▄████████████████▀
▀████████████▀▀░░░░
 
 CCECASH 
Chikito (OP)
Copper Member
Legendary
*
Offline

Activity: 3136
Merit: 2343


No-KYC ♻️ Exchange


View Profile WWW
June 03, 2026, 03:30:33 AM
 #62

Tenang, kata pak wowo juga mau dolar naek kek, orang desa tidak memakai dolar. Ucapan yang sangat konyol. Cry
Ya, udah lebih dari satu bulan semenjak kondisi dolar ini dan kita tidak melihat upaya nyata dari pemerintah, ada deh sedikit, kalau tidak salah beberapa minggu lalu nilai dolar turun, hanya beberapa perak dan lalu kembali naik. Yang sangat di sayangkan dengan kondisi seperti ini pak wowo tetap menjalankan program MBG nya, saya pikir jika di hentikan sementara akan sedikit membantu.
Tagline indonesia emas harus di ganti menjadi indonesia c(emas), karena inilah yang kita sedang hadapi sekarang ini.
Malah saat ini MBG lanjut, dan kepala MBG nya yg dicopot. Mungkin dia pikir kepala MBG yang gak bisa kerja, padahal kenyataan di lapangan program MBG itu yang bermasalah ngabisin duit anggaran dan tidak bisa nyelamatin perekonomian Indonesia.

Kita-kita di sini pasti ada orang desa-nya, pasti pegang dollar (usdt) semua untuk trading crypto  Grin (aneh kalau katanya orang desa gak main dollar), malah saya rasa banyakan orang desanya main dollar karena lebih tenang menikmati alam pedesaan.

Menurut ane lambat laun jika Dollar naik atau tembus ke 20K pasti ada kekacauan sih. Bahkan bisa ada gerakan lengserkan Prabowo, karena bagaimana pun Pemimpin yang tidak bisa mempertahankan nilai mata uang negara otomatis dianggap presiden gagal.
Wah jangan sampai deh fufufafa yg jadi presiden (kalau prabowo lengser, gibran naik), bisa makin hancur lebur ini negara,.

Hehehe, Gila ya, sejak thread ini dibuat 1 bulan lalu, harga dollar terus naik dari 17500 ke 17900. Saya sudah 3x ini update judul thread dari 17500, dan sekarang ke 17800. Entah sampai kapan ini thread ganti judul terus (minus). Harapan saya sih, saya ganti judul thread dengan trend penguatan nilai rupiah, tapi makin ke sini malah makin hancur aja.
Ya, semenjak thread dibuat sudah beberapa kali harga dollar naik tinggi. Saat ini dollar makin stabil di atas 17.800. Mungkin kejar target dulu ke 18.000 dalam jangka waktu dekat. BTW gak perlu banyak berharap Om, ente tinggal update threadnya sesuai dengan real nya. Apa gak tertarik hold dollar terus dijual ketika sampe ke 25.000?  Cheesy
Ya saya ngehold USD (atau USDT) di tahun 2026 ini karena melihat pair IDR di exchange sedikit, jadi sampe sekarang ngehold USDT.

Makin naik tentu makin cuan, tapi saya gak tega lihat negara ini makin hancur, dan berharap segera pulih kembali.

▄▄████████████████████▄▄
▄███████▀▀██████▀▀███████▄
████████████████████████
████████▄▄██████▄▄██████

████████████████████████
██▄▄█████████████▄▄██████
██▀▀██████████████████▄▄██
██████▀▀██████████████▀▀██
██████████████████████████
██████▀▀██████▀▀████████
████████████████████████
▀███████▄▄██████▄▄███████▀
▀▀████████████████████▀▀
 
 DΞX.fo 
▄▄██████
█████████
██████████
█████████
██████████
█████████
▀▀██████

▄███████
▄██████████
████████████
█████████████
█████████████
|
▄▄█
▄████▀
▄███▀
▄██▀▄██
█████▀▀
███████
████████
▀██▄████
▄████▄▄
▄█████▀███
▄█████▀████
█████▀███████
▀██▀█████████
|  BTC     XMR  
  DAI     LTC  
   Fees  0.8%    
kawetsriyanto
Legendary
*
Offline

Activity: 2996
Merit: 1186


♻️ Automatic Exchange


View Profile
June 04, 2026, 11:25:34 PM
 #63

Malah saat ini MBG lanjut, dan kepala MBG nya yg dicopot. Mungkin dia pikir kepala MBG yang gak bisa kerja, padahal kenyataan di lapangan program MBG itu yang bermasalah ngabisin duit anggaran dan tidak bisa nyelamatin perekonomian Indonesia.
Sebenarnya masalahnya sistemik dan kompleks. Jadi agak diragukan ada perubahan signifikan meskipun kepala MBG nya diganti. Lagian penggantinya juga bukan orang baru, masih dengan rekam jejak yang sama.  Cheesy

Masalah problem di lapangan, memang harusnya bisa diminimalisir kalau atasannya punya kemampuan dan bisa dipercaya. Tapi apa boleh buat, dari pemilihan pengelola nya saja sudah kelihatan tidak bisa dipercaya. Apalagi fakta implementasi di lapangan, miris kalau mau menyebutkan satu persatu.

Kita-kita di sini pasti ada orang desa-nya, pasti pegang dollar (usdt) semua untuk trading crypto  Grin (aneh kalau katanya orang desa gak main dollar), malah saya rasa banyakan orang desanya main dollar karena lebih tenang menikmati alam pedesaan.
Ini kita belum punya datanya. Tapi memang kemungkinan orang-orang desa saat ini tidak seperti dulu. Dengan akses internet yang makin luas, masyarakat desa juga punya peluang untuk pake dollar untuk trading atau lainnya.

Ya saya ngehold USD (atau USDT) di tahun 2026 ini karena melihat pair IDR di exchange sedikit, jadi sampe sekarang ngehold USDT.
Saya juga hold USDT, Om. Tapi TP dulu untuk saat ini, harga USDT hari ini tembus 18 ribu. Menurut saya sudah cocok untuk TP dulu. Nanti coba beli lagi USDT nya kalau turun lagi ke area 17.500 an. Bagaimana menurut Om Chikito?


░░░░▄▄████████████▄
▄████████████████▀
▄████████████████▀▄█▄
▄██████▀▀░░▄███▀▄████▄
▄██████▀░░░▄███▀▀██████▄
██████▀░░▄████▄░░░▀██████
██████░░▀▀▀▀▄▄▄▄░░██████
██████▄░░░▀████▀░░▄██████
▀██████▄▄███▀░░░▄██████▀
▀████▀▄████░░▄▄███████▀
▀█▀▄████████████████▀
▄████████████████▀
▀████████████▀▀░░░░
 
 CCECASH 
bangjoe
Hero Member
*****
Offline

Activity: 2198
Merit: 894


Bitcoin $1 Million


View Profile WWW
June 05, 2026, 05:28:58 PM
 #64

Udah 18.100 aja nih rupiah, gila ya ga pake lama ternyata peningkatan harganya, ini benar-benar membuat khawatir jika terus berlanjut, di tambah dengan permasalahan ekonomi dan simpangsiur berita yang sangat over di media sosial.
Kita benar-benar di tekan oleh banyak hal saat ini, semoga saja era 98 tidak terjadi lagi.

Ane membaca beberapa sumber bahwa ini bukan hanya karena masalah eksternal dan internal yang sudah terjadi tetapi ada yang memanfaatkan situasi ini untuk mengancam negeri ini, kita tahu di era Prabowo ini banyak kebijakan yang cukup bagus untuk masa depan Indonesia dan menekan para penghisap yang sedang tidak tinggal diam karena ladangnya sedang di bakar, semoga saja kita selamat dan keluar dari apa yang menjadi kekhawatiran kita tentang indonesia ini.

kawetsriyanto
Legendary
*
Offline

Activity: 2996
Merit: 1186


♻️ Automatic Exchange


View Profile
June 05, 2026, 11:22:37 PM
 #65

Udah 18.100 aja nih rupiah, gila ya ga pake lama ternyata peningkatan harganya, ini benar-benar membuat khawatir jika terus berlanjut, di tambah dengan permasalahan ekonomi dan simpangsiur berita yang sangat over di media sosial. Kita benar-benar di tekan oleh banyak hal saat ini, semoga saja era 98 tidak terjadi lagi.
Sudah sampe 18.151 hari ini. Ternyata tidak perlu menunggu lama untuk bisa lewat di angka 18 ribu. Nampaknya bulan ini mungkin saja bisa tercapai target ATH Om Chikito.

Sudah melewati angka psikologis dan resistan 17,698 hehehe. Bakal bulish nih, bakal membentuk new ATH di angka 20K  Grin

Saya kira kita tidak hanya menyalahkan pihak lain, tapi lihat juga gimana kinerja pemerintahnya sendiri. Sejauh ini, memangnya apa langkah real dari pemerintah kita untuk menekan penurunan nilai Rupiah? Sejauh ini saya tidak melihat langkah yang jelas. Pemerintah kita terlalu banyak berbicara yang muluk-muluk untuk menutupi kekurangannya. Makanya nilai Rupiah ini terus turun karena memang seperti tidak ada usaha yang jelas dari pemerintah kita sendiri.



Ane membaca beberapa sumber bahwa ini bukan hanya karena masalah eksternal dan internal yang sudah terjadi tetapi ada yang memanfaatkan situasi ini untuk mengancam negeri ini, kita tahu di era Prabowo ini banyak kebijakan yang cukup bagus untuk masa depan Indonesia dan menekan para penghisap yang sedang tidak tinggal diam karena ladangnya sedang di bakar, semoga saja kita selamat dan keluar dari apa yang menjadi kekhawatiran kita tentang indonesia ini.
Kalau disebutkan masalah internal dan eksternal, itu artinya sudah mencakup semuanya. Mengenai ada pihak luar yang memanfaatkan keadaan, itu namanya faktor eksternal. Sedangkan terkait dengan bobroknya kinerja pejabat atau pemerintah kita, itu yang disebut dengan faktor internal. Ya dua-duanya punya andil dalam hal ini, makanya pemerintah harusnya berbenah diri dan melakukan langkah-langkah yang real untuk mengatasi ini.


░░░░▄▄████████████▄
▄████████████████▀
▄████████████████▀▄█▄
▄██████▀▀░░▄███▀▄████▄
▄██████▀░░░▄███▀▀██████▄
██████▀░░▄████▄░░░▀██████
██████░░▀▀▀▀▄▄▄▄░░██████
██████▄░░░▀████▀░░▄██████
▀██████▄▄███▀░░░▄██████▀
▀████▀▄████░░▄▄███████▀
▀█▀▄████████████████▀
▄████████████████▀
▀████████████▀▀░░░░
 
 CCECASH 
MarjorieZimmermanGinger
Hero Member
*****
Offline

Activity: 2086
Merit: 880


Leading Crypto Sports Betting & Casino Platform


View Profile
June 06, 2026, 02:23:20 AM
 #66

Saya kira kita tidak hanya menyalahkan pihak lain, tapi lihat juga gimana kinerja pemerintahnya sendiri. Sejauh ini, memangnya apa langkah real dari pemerintah kita untuk menekan penurunan nilai Rupiah? Sejauh ini saya tidak melihat langkah yang jelas. Pemerintah kita terlalu banyak berbicara yang muluk-muluk untuk menutupi kekurangannya. Makanya nilai Rupiah ini terus turun karena memang seperti tidak ada usaha yang jelas dari pemerintah kita sendiri.
Setuju mas karena seharusnya kita tidak menyalahkan pihak lain karena yang kita inginkan bagaimana pengelolaan negara kita bisa menyelesaikan masalah tersebut dan harusnya mereka memiliki rencana yang jelas bagaimana caranya menekan penurunan nilai Rupiah. Pemerintah kita hanya membuat pernyataan simpel dan mereka meminta seluruh masyarakat Indonesia bersikap tenang terhadap situasi yang terjadi akan tetapi langkah kongkrit yang dapat dilakukan justru tidak terafiliasi dalam penyelesaian masalah tersebut. Jika tidak ada rencana jelas bagaimana menghadapi situasi seperti sekarang maka yang dikhawatirkan kita akan menghadapi krisis yang jauh lebih parah karena nilai mata uang rupiah terus mengalami penekanan.

Kalau disebutkan masalah internal dan eksternal, itu artinya sudah mencakup semuanya. Mengenai ada pihak luar yang memanfaatkan keadaan, itu namanya faktor eksternal. Sedangkan terkait dengan bobroknya kinerja pejabat atau pemerintah kita, itu yang disebut dengan faktor internal. Ya dua-duanya punya andil dalam hal ini, makanya pemerintah harusnya berbenah diri dan melakukan langkah-langkah yang real untuk mengatasi ini.
Jika melihat kondisi domestik/internal maka terjadinya pelemahan terhadap nilai rupiah juga di sebabkan oleh kondisi permintaan dollar yang semakin meningkat dan pertanyaannya mengapa permintaan tersebut bisa meningkat begitu cepat? Apakah bisa menjadi alasan karena bayar hutang luar negeri maupun pembagian deviden, bagimana pandangan menurut mas dengan persoalan ini, biarpun ruang lingkup persoalan ini kecil di sebabkan oleh narasi yang saya sampaikan akan tetapi efeknya pasti ada mengingat persoalan ini terjadi begitu cepat tanpa adanya antisipasi. Masalah internal dan eksternal pasti saling berhubungan terhadap terjadinya pelemahan terhadap rupiah akan tetapi bagaimana sikap pemerintah dalam menyikapi persoalan tersebut sehingga masalahnya tidak melebar lebih besar dan mempengaruhi sektor lain.

..Stake.com..   ▄████████████████████████████████████▄
   ██ ▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄            ▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄ ██  ▄████▄
   ██ ▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀ ██████████ ▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀ ██  ██████
   ██ ██████████ ██      ██ ██████████ ██   ▀██▀
   ██ ██      ██ ██████  ██ ██      ██ ██    ██
   ██ ██████  ██ █████  ███ ██████  ██ ████▄ ██
   ██ █████  ███ ████  ████ █████  ███ ████████
   ██ ████  ████ ██████████ ████  ████ ████▀
   ██ ██████████ ▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄ ██████████ ██
   ██            ▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀            ██ 
   ▀█████████▀ ▄████████████▄ ▀█████████▀
  ▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄███  ██  ██  ███▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄
 ██████████████████████████████████████████
▄▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▄
█  ▄▀▄             █▀▀█▀▄▄
█  █▀█             █  ▐  ▐▌
█       ▄██▄       █  ▌  █
█     ▄██████▄     █  ▌ ▐▌
█    ██████████    █ ▐  █
█   ▐██████████▌   █ ▐ ▐▌
█    ▀▀██████▀▀    █ ▌ █
█     ▄▄▄██▄▄▄     █ ▌▐▌
█                  █▐ █
█                  █▐▐▌
█                  █▐█
▀▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▀█
▄▄█████████▄▄
▄██▀▀▀▀█████▀▀▀▀██▄
▄█▀       ▐█▌       ▀█▄
██         ▐█▌         ██
████▄     ▄█████▄     ▄████
████████▄███████████▄████████
███▀    █████████████    ▀███
██       ███████████       ██
▀█▄       █████████       ▄█▀
▀█▄    ▄██▀▀▀▀▀▀▀██▄  ▄▄▄█▀
▀███████         ███████▀
▀█████▄       ▄█████▀
▀▀▀███▄▄▄███▀▀▀
..PLAY NOW..
Chikito (OP)
Copper Member
Legendary
*
Offline

Activity: 3136
Merit: 2343


No-KYC ♻️ Exchange


View Profile WWW
June 06, 2026, 05:04:03 AM
 #67

Saya juga hold USDT, Om. Tapi TP dulu untuk saat ini, harga USDT hari ini tembus 18 ribu. Menurut saya sudah cocok untuk TP dulu. Nanti coba beli lagi USDT nya kalau turun lagi ke area 17.500 an. Bagaimana menurut Om Chikito?
Kalau untuk tahun ini sih saya kira akan sulit balik ke 17500 jika melihat perekonomian kita belum membaik, malah peluang untuk naik lebih tinggi dari 18000 itu ada bahkan ke 20000. Banyaknya deadline pembayaran utang perusahaan ke luar negeri juga membuat tekanan besar ke rupiah, banyak permintaan dollar serta banyak juga yang menyimpannya sebagai safe heaven. Jadi ya kalau saya, untuk tahun ini masih menyimpan USDT sekaligus memantau BTC jika nanti benar2 bottom di bawah $50K (untuk all in)

Kita benar-benar di tekan oleh banyak hal saat ini, semoga saja era 98 tidak terjadi lagi.
Untuk tahun 2026 ini beda dengan 98. Kalau tahun tersebut harga dollar melonjak drastis dari sekitar 6000 ke 16,500 serta didukung inflasi yang melonjak puluhan persen (70%). Sedangkan tahun 2026 ini, harga dollar tidak melonjak drastis, tapi berangsur dan perlahan, dan inflasi juga cuma 5%. Jadi menurut saya tidak akan terjadi kayak kasus di 98.

▄▄████████████████████▄▄
▄███████▀▀██████▀▀███████▄
████████████████████████
████████▄▄██████▄▄██████

████████████████████████
██▄▄█████████████▄▄██████
██▀▀██████████████████▄▄██
██████▀▀██████████████▀▀██
██████████████████████████
██████▀▀██████▀▀████████
████████████████████████
▀███████▄▄██████▄▄███████▀
▀▀████████████████████▀▀
 
 DΞX.fo 
▄▄██████
█████████
██████████
█████████
██████████
█████████
▀▀██████

▄███████
▄██████████
████████████
█████████████
█████████████
|
▄▄█
▄████▀
▄███▀
▄██▀▄██
█████▀▀
███████
████████
▀██▄████
▄████▄▄
▄█████▀███
▄█████▀████
█████▀███████
▀██▀█████████
|  BTC     XMR  
  DAI     LTC  
   Fees  0.8%    
retreat
Hero Member
*****
Offline

Activity: 1778
Merit: 543


Rollbit.com | Crypto's Most Rewarding Casino


View Profile WWW
June 06, 2026, 06:10:21 PM
 #68

-snip-
Ane membaca beberapa sumber bahwa ini bukan hanya karena masalah eksternal dan internal yang sudah terjadi tetapi ada yang memanfaatkan situasi ini untuk mengancam negeri ini, kita tahu di era Prabowo ini banyak kebijakan yang cukup bagus untuk masa depan Indonesia dan menekan para penghisap yang sedang tidak tinggal diam karena ladangnya sedang di bakar, semoga saja kita selamat dan keluar dari apa yang menjadi kekhawatiran kita tentang indonesia ini.

Kalau saya menanggapinya, saya selalu tekankan kondisi mata uang kita sekarang ini yang turun nilainya itu bukan semata-mata karena faktor eksternal yang mencoba "bermain api" dengan pasar kita, tapi karena pemerintahnya sendiri. Itu kenapa saya suka dengan pandangan ekonom Prof Ferry yang mengatakan kalau faktor eksternal, kita sebut saja Soros, dkk, itu hanya alasan saja - pelaku utama itu tetap pemerintah yang membuat kebijakan amburadul dan tidak ada kepastian buat para investor. Kalau pemerintah benar membuat kebijakan, mengelola beban fiskal, dan bisa memberikan kepastian buat para investor, sentimen pasar juga pasti akan bagus, karena apa yang dibutuhkan investor itu hanya kepastian saja, dari segi hukum, politik, dan ekonomi. Kalau ketiga hal ini saja pemerintah susah untuk mewujudkannya, mau berharap apa investor akan bertahan di pasar?

Makanya cukup logis kalau rupiah kita bisa ke Rp22.000++ karena sampai sekarang juga pemerintah masih denial dan terus meyakinkan publik kalau kondisi ekonomi aman terkendali, padahal sudah bau gosong karena ulah pemerintah sendiri.

R


▀▀▀▀▀▀▀██████▄▄
████████████████
▀▀▀▀█████▀▀▀█████
████████▌███▐████
▄▄▄▄█████▄▄▄█████
████████████████
▄▄▄▄▄▄▄██████▀▀
LLBIT|
4,000+ GAMES
███████████████████
██████████▀▄▀▀▀████
████████▀▄▀██░░░███
██████▀▄███▄▀█▄▄▄██
███▀▀▀▀▀▀█▀▀▀▀▀▀███
██░░░░░░░░█░░░░░░██
██▄░░░░░░░█░░░░░▄██
███▄░░░░▄█▄▄▄▄▄████
▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀
█████████
▀████████
░░▀██████
░░░░▀████
░░░░░░███
▄░░░░░███
▀█▄▄▄████
░░▀▀█████
▀▀▀▀▀▀▀▀▀
█████████
░░░▀▀████
██▄▄▀░███
█░░█▄░░██
░████▀▀██
█░░█▀░░██
██▀▀▄░███
░░░▄▄████
▀▀▀▀▀▀▀▀▀
||.
|
▄▄████▄▄
▀█▀
▄▀▀▄▀█▀
▄░░▄█░██░█▄░░▄
█░▄█░▀█▄▄█▀░█▄░█
▀▄░███▄▄▄▄███░▄▀
▀▀█░░░▄▄▄▄░░░█▀▀
░░██████░░█
█░░░░▀▀░░░░█
▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄
▄░█████▀▀█████░▄
▄███████░██░███████▄
▀▀██████▄▄██████▀▀
▀▀████████▀▀
.
▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄
░▀▄░▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄░▄▀
███▀▄▀█████████████████▀▄▀
█████▀▄░▄▄▄▄▄███░▄▄▄▄▄▄▀
███████▀▄▀██████░█▄▄▄▄▄▄▄▄
█████████▀▄▄░███▄▄▄▄▄▄░▄▀
███████████░███████▀▄▀
███████████░██▀▄▄▄▄▀
███████████░▀▄▀
████████████▄▀
███████████
▄▄███████▄▄
▄████▀▀▀▀▀▀▀████▄
▄███▀▄▄███████▄▄▀███▄
▄██▀▄█▀▀▀█████▀▀▀█▄▀██▄
▄██▀▄███░░░▀████░███▄▀██▄
███░████░░░░░▀██░████░███
███░████░█▄░░░░▀░████░███
███░████░███▄░░░░████░███
▀██▄▀███░█████▄░░███▀▄██▀
▀██▄▀█▄▄▄██████▄██▀▄██▀
▀███▄▀▀███████▀▀▄███▀
▀████▄▄▄▄▄▄▄████▀
▀▀███████▀▀
OFFICIAL PARTNERSHIP
SOUTHAMPTON FC
FAZE CLAN
SSC NAPOLI
kawetsriyanto
Legendary
*
Offline

Activity: 2996
Merit: 1186


♻️ Automatic Exchange


View Profile
June 06, 2026, 11:59:25 PM
Last edit: June 07, 2026, 12:20:59 AM by kawetsriyanto
 #69

Setuju mas karena seharusnya kita tidak menyalahkan pihak lain karena yang kita inginkan bagaimana pengelolaan negara kita bisa menyelesaikan masalah tersebut dan harusnya mereka memiliki rencana yang jelas bagaimana caranya menekan penurunan nilai Rupiah. Pemerintah kita hanya membuat pernyataan simpel dan mereka meminta seluruh masyarakat Indonesia bersikap tenang terhadap situasi yang terjadi akan tetapi langkah kongkrit yang dapat dilakukan justru tidak terafiliasi dalam penyelesaian masalah tersebut. Jika tidak ada rencana jelas bagaimana menghadapi situasi seperti sekarang maka yang dikhawatirkan kita akan menghadapi krisis yang jauh lebih parah karena nilai mata uang rupiah terus mengalami penekanan.
Ya, ketika kita berhadapan dengan hal seperti ini, harusnya yang pertama-tama harus dilakukan yaitu dengan mengevaluasi diri sendiri. Dalam hal ini pemerintah harus mengevaluasi kinerja mereka selama ini. Jika terdapat banyak kesalahan, mereka harus segera meluruskannya. Tentu dengan berbagai perencanaan untuk memperbaiki sistem yang ada, terutama yang berkaitan dengan kebijakan di sektor keuangan dan ekonomi.

Pernyataan yang ada kebanyakan hanya omon-omon. Ya kurang lebih sesuai dengan jargon pemerintahan sekarang. Mereka hanya menutupi kesalahan mereka dengan pernyataan yang seakan-akan solutif, padahal nyatanya tidak ada implementasi di lapangan.

Jika melihat kondisi domestik/internal maka terjadinya pelemahan terhadap nilai rupiah juga di sebabkan oleh kondisi permintaan dollar yang semakin meningkat dan pertanyaannya mengapa permintaan tersebut bisa meningkat begitu cepat? Apakah bisa menjadi alasan karena bayar hutang luar negeri maupun pembagian deviden, bagimana pandangan menurut mas dengan persoalan ini, biarpun ruang lingkup persoalan ini kecil di sebabkan oleh narasi yang saya sampaikan akan tetapi efeknya pasti ada mengingat persoalan ini terjadi begitu cepat tanpa adanya antisipasi.
Kalau kata ekonom, ini masih ada kaitannya dengan konflik timur tengah. Selain itu, neraca perdagangan dalam negeri mengalami penurunan yang cukup signifikan. Dua hal ini yang disebutkan menjadi alasan penurunan Rupiah. Terkait hutang, saya kurang paham gan. Tapi yang namanya beban hutang pasti akan ada dampaknya, entah itu terkait anggaran negara ataupun kebijakan yang dibuat.

- https://investortrust.id/macro/105126/rupiah-tembus-rp-17920-per-dolar-as-para-ekonom-ungkap-penyebabnya

Kalau untuk tahun ini sih saya kira akan sulit balik ke 17500 jika melihat perekonomian kita belum membaik, malah peluang untuk naik lebih tinggi dari 18000 itu ada bahkan ke 20000.
Katanya sih mau menekan penurunan nilai Rupiah dan menargetkan turun ke 15.000. Walaupun memang saya juga tidak terlalu optimis, ya kalaupun bisa menguatkan niai tukar Rupiah paling tetap di kisaran 17 ribu.

- https://www.kabarnusantara.id/menkeu-targetkan-rupiah-menguat-level
- https://www.ngopibareng.id/read/menkeu-purbaya-klaim-pemerintah-akan-kembalikan-nilai-tukar-rupiah-menjadi-rp15-000-per-dolar-as


░░░░▄▄████████████▄
▄████████████████▀
▄████████████████▀▄█▄
▄██████▀▀░░▄███▀▄████▄
▄██████▀░░░▄███▀▀██████▄
██████▀░░▄████▄░░░▀██████
██████░░▀▀▀▀▄▄▄▄░░██████
██████▄░░░▀████▀░░▄██████
▀██████▄▄███▀░░░▄██████▀
▀████▀▄████░░▄▄███████▀
▀█▀▄████████████████▀
▄████████████████▀
▀████████████▀▀░░░░
 
 CCECASH 
masulum
Legendary
*
Offline

Activity: 2772
Merit: 1902


MOBIT.EXCHANGE NO KYC/AML CRYPTO SWAP


View Profile WWW
June 08, 2026, 06:30:54 AM
 #70

Untuk saat ini, saya merasa bahwa ekonomi ada di batas ancaman, meskipun di tempat saya untuk kebutuhan barang pokok masih belum ada kenaikan yang fantastis, bisa dikatakan stabil, kenaikan masih dibatas normal mulai dari 500-1000 untuk beberapa barang pokok. namun, ini bisa menjadi ancaman, seperti yang saya katakan sebelumnya, selama dollar masih di bawah 18K, saya pikir itu masih dalam kondisi aman, tapi karena sudah berada di atas 18K, ini akan menjadi masalah besar untuk lingkup produk bahan pokok. untuk barang non-bahan pokok memang sudah mengalami kenaikan sejak lama, namun itu bukan menjadi maslah serius bagi sebagian masyarakat bawah. Ibaratnya oli naik, mereka gak beli oli tiap hari, jadi walau naik, memang mengeluh tapi tidak akan seperti keluhan kenaikan barang-barang dapur. nah dikondisi saat ini, swasembada pangan saja mungkin tidak cukup, karena akan berimbas pada rantai distribusi bahan pokok impor yang masih tinggi seperti kedelai dan bawang putih kalau gak salah. Untuk komoditas lainnya seharusnya aman lah di dalam negeri. namun tetap, yang lepas dari pengawasan pemerintah akan digoreng habis-habisan harganya, seperti barang-barang yang bukan bahan pokok, ini kemudian dijadikan alasan untuk menaikkan harga bahan pokok.

██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██



██
██
██
██
██
██
██



██
██
██
██
██



██
██

██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
███████▄▄███████▄▄
████▄███████████████▄█████▄▄▄
██▄███████████████████▄▄██▀████▄▄▄▄▄▄▄▄███▄██████
▄███████████████████▀▄█████▄▄███████████▄▀▀▀██▄██
▄███▐███████████████▄▄▀███▀███▄█████████████▄███████
████▐██████████████████▀██▄▀██▐██▄▄▄▄██▀███▀▀███▀▀▀
█████████████████████▌▄▄▄██▐██▐██▀▀▀▀███████████
███████▌█████████▐██████▄▀██▄▀█████████████████████▄
▀██▐███▌█████████▐███▀████████▄██████████▀███████████
▀█▐█████████████████▀▀▀███▀██▀▀▀▀▀▀▀▀▀██▀▀▀███▀▀▀▀▀
██▀███████████████████▀▄██▀
████▀███████████████▀
███████▀▀███████▀▀
██
██


██
██
██
██
██
██
██
██
██

██
██
██


██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
 
    FAST    🔒 SECURE    🛡️ NO KYC        EXCHANGE NOW      
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██

██
██
██
██
██
██


██
██
██
██
██
██
██
██
██
██

██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
Chikito (OP)
Copper Member
Legendary
*
Offline

Activity: 3136
Merit: 2343


No-KYC ♻️ Exchange


View Profile WWW
June 09, 2026, 07:22:25 AM
 #71

Judul Thread kembali update, dari sebelumnya 18,000 menjadi 18,000. (hehehe, kayaknya judul thread bukan semakin turun, malah makin naik terus. Antara senang dan sedih sih) di satu sisi orang yang pada ngehold USDT pada kipas-kipas terus tiap hari, tapi di sisi lain perekonomian indonesia jadi tidak menentu.

Untuk saat ini, saya merasa bahwa ekonomi ada di batas ancaman, meskipun di tempat saya untuk kebutuhan barang pokok masih belum ada kenaikan yang fantastis, bisa dikatakan stabil, kenaikan masih dibatas normal mulai dari 500-1000 untuk beberapa barang pokok. namun, ini bisa menjadi ancaman, seperti yang saya katakan sebelumnya, selama dollar masih di bawah 18K, saya pikir itu masih dalam kondisi aman, tapi karena sudah berada di atas 18K, ini akan menjadi masalah besar untuk lingkup produk bahan pokok. untuk barang non-bahan pokok memang sudah mengalami kenaikan sejak lama, namun itu bukan menjadi maslah serius bagi sebagian masyarakat bawah. Ibaratnya oli naik, mereka gak beli oli tiap hari, jadi walau naik, memang mengeluh tapi tidak akan seperti keluhan kenaikan barang-barang dapur. nah dikondisi saat ini, swasembada pangan saja mungkin tidak cukup, karena akan berimbas pada rantai distribusi bahan pokok impor yang masih tinggi seperti kedelai dan bawang putih kalau gak salah. Untuk komoditas lainnya seharusnya aman lah di dalam negeri. namun tetap, yang lepas dari pengawasan pemerintah akan digoreng habis-habisan harganya, seperti barang-barang yang bukan bahan pokok, ini kemudian dijadikan alasan untuk menaikkan harga bahan pokok.
Di tempat saya sudah pada naik. Gorengan yang dulunya 1000, naik jadi 4 buah jadi 5000. Nasi padang yang sebelumnya dapat harga 10 ribu, naik jadi 12 ribu.

Ya memang tidak begitu terasa, tapi sudah nampak orang-orang sudah males jajan. Tempo hari saya ganti oli motor aja kaget, dari sebelumnya paling bayar 100 ribu sama service, saat ini udah hampir 150 ribuan. Ini bikin ibu-ibu makin males ganti oli motor. murah aja mereka males, pa lagi mahal, mending buat beli lipstik.

Masalahnya juga bertepatan dengan jatuhnya saham-saham di indonesia. Kenanya double, apa lagi untuk importir. Belum lagi kena jatuh tempo utang luar negeri. Duh, bakal banyak ceo perusahaan indonesia yang lagi sakit kepala.

▄▄████████████████████▄▄
▄███████▀▀██████▀▀███████▄
████████████████████████
████████▄▄██████▄▄██████

████████████████████████
██▄▄█████████████▄▄██████
██▀▀██████████████████▄▄██
██████▀▀██████████████▀▀██
██████████████████████████
██████▀▀██████▀▀████████
████████████████████████
▀███████▄▄██████▄▄███████▀
▀▀████████████████████▀▀
 
 DΞX.fo 
▄▄██████
█████████
██████████
█████████
██████████
█████████
▀▀██████

▄███████
▄██████████
████████████
█████████████
█████████████
|
▄▄█
▄████▀
▄███▀
▄██▀▄██
█████▀▀
███████
████████
▀██▄████
▄████▄▄
▄█████▀███
▄█████▀████
█████▀███████
▀██▀█████████
|  BTC     XMR  
  DAI     LTC  
   Fees  0.8%    
kawetsriyanto
Legendary
*
Offline

Activity: 2996
Merit: 1186


♻️ Automatic Exchange


View Profile
June 10, 2026, 11:22:44 PM
 #72

Untuk saat ini, saya merasa bahwa ekonomi ada di batas ancaman, meskipun di tempat saya untuk kebutuhan barang pokok masih belum ada kenaikan yang fantastis, bisa dikatakan stabil, kenaikan masih dibatas normal mulai dari 500-1000 untuk beberapa barang pokok. namun, ini bisa menjadi ancaman, seperti yang saya katakan sebelumnya, selama dollar masih di bawah 18K, saya pikir itu masih dalam kondisi aman, tapi karena sudah berada di atas 18K, ini akan menjadi masalah besar untuk lingkup produk bahan pokok. untuk barang non-bahan pokok memang sudah mengalami kenaikan sejak lama, namun itu bukan menjadi maslah serius bagi sebagian masyarakat bawah. Ibaratnya oli naik, mereka gak beli oli tiap hari, jadi walau naik, memang mengeluh tapi tidak akan seperti keluhan kenaikan barang-barang dapur. nah dikondisi saat ini, swasembada pangan saja mungkin tidak cukup, karena akan berimbas pada rantai distribusi bahan pokok impor yang masih tinggi seperti kedelai dan bawang putih kalau gak salah. Untuk komoditas lainnya seharusnya aman lah di dalam negeri. namun tetap, yang lepas dari pengawasan pemerintah akan digoreng habis-habisan harganya, seperti barang-barang yang bukan bahan pokok, ini kemudian dijadikan alasan untuk menaikkan harga bahan pokok.
Masalahnya naik 500-1000 ini baru awalan, kedepannya bakal terus naik kalau makin lemah nilai tukar Rupiah. Yang paling jelas sudah naik bertahap itu bensin, kabar terakhir Pertamax sudah naik ke 16.250 per liter. Bisa jadi segera menyusul Pertalite naik ke 13 ribu atau 14 ribu. Dengan naiknya bahan bakar kendaraan, kemungkinan akan berpengaruh ke biaya operasional. Harga bahan-bahan pokok kemungkinan akan kena imbasnya juga. Ini sih bukan di batas ancaman, tapi sudah masuk zona terancam.  Cry

Judul Thread kembali update, dari sebelumnya 18,000 menjadi 18,000. (hehehe, kayaknya judul thread bukan semakin turun, malah makin naik terus. Antara senang dan sedih sih) di satu sisi orang yang pada ngehold USDT pada kipas-kipas terus tiap hari, tapi di sisi lain perekonomian indonesia jadi tidak menentu.
Ganti aja judulnya "dollar makin naik, rupiah makin melemah". Biar gak tiap tembus ATH baru, judulnya ganti baru.  Cheesy
Harus senanglah, kan ente hold dollar. Makin tinggi nilai dollar, ente makin cuan.  Grin

Di tempat saya sudah pada naik. Gorengan yang dulunya 1000, naik jadi 4 buah jadi 5000. Nasi padang yang sebelumnya dapat harga 10 ribu, naik jadi 12 ribu.
Ya memang tidak begitu terasa, tapi sudah nampak orang-orang sudah males jajan. Tempo hari saya ganti oli motor aja kaget, dari sebelumnya paling bayar 100 ribu sama service, saat ini udah hampir 150 ribuan. Ini bikin ibu-ibu makin males ganti oli motor. murah aja mereka males, pa lagi mahal, mending buat beli lipstik.
Sama, di sini juga sudah mulai naik bertahap. Bukan cuman gorengan dan servis motor, bahkan bahan-bahan pokok di pasar mulai naik. Sebelumnya sudah didahului harga plastik naik signifikan. Ya siap-siap aja semuanya naik karena bensin pun semuanya mulai naik. Ya jelas tidak naik yaitu gaji bulanan, kalaupun naik ya tidak seberapa.  Grin


░░░░▄▄████████████▄
▄████████████████▀
▄████████████████▀▄█▄
▄██████▀▀░░▄███▀▄████▄
▄██████▀░░░▄███▀▀██████▄
██████▀░░▄████▄░░░▀██████
██████░░▀▀▀▀▄▄▄▄░░██████
██████▄░░░▀████▀░░▄██████
▀██████▄▄███▀░░░▄██████▀
▀████▀▄████░░▄▄███████▀
▀█▀▄████████████████▀
▄████████████████▀
▀████████████▀▀░░░░
 
 CCECASH 
masulum
Legendary
*
Offline

Activity: 2772
Merit: 1902


MOBIT.EXCHANGE NO KYC/AML CRYPTO SWAP


View Profile WWW
June 10, 2026, 11:43:09 PM
 #73

Masalahnya naik 500-1000 ini baru awalan, kedepannya bakal terus naik kalau makin lemah nilai tukar Rupiah. Yang paling jelas sudah naik bertahap itu bensin, kabar terakhir Pertamax sudah naik ke 16.250 per liter. Bisa jadi segera menyusul Pertalite naik ke 13 ribu atau 14 ribu. Dengan naiknya bahan bakar kendaraan, kemungkinan akan berpengaruh ke biaya operasional. Harga bahan-bahan pokok kemungkinan akan kena imbasnya juga. Ini sih bukan di batas ancaman, tapi sudah masuk zona terancam.  Cry

makanya itu mas, sebenarnya bahan pokok lihat kondisi barang di pasar tidak mengalami kenaikan, namun yang justru mengalami kenaikan itu di pengecer dengan alasan harga di pasar naik tentu yang saya katakan ini berdasarkan kondisi di tempat saya dari hasil pantauan saya saat ngantar istri ke pasar. namun yang bagus adalah kenaikan tidak terjadi pada beras, jagung, telor sayur dan ayam. bahkan telor pun berada di harga rendah hingga mentan kemarin mengeluarkan fatwa minimal harga beli 26.500/kg agar peternak tidak rugi. di tempat saya, kenaikan terjadi pada bawang putih, bawang merah dan cabe, naik 1000/kg masih wajar karena dulu penah naik lebih dari 4rb, bahkan cabe sering tuh dari 60K tiba2 ke 80K/kg. jadi untuk bahan pokok sejauh ini masih dibatas aman walau dollar sudah menembus 18K. terkait kenaikan pertamax, ini menjadi kekhawatiran baru memang, karena kenaikan 3K+ dari harga sebelumnya bisa menggiring pemakai pertamax ke pertalite. dan ini akan berimbas pada alasan kenaikan biaya pengiriman/ongkos atau sulitnya dapat bensin bersubsidi. itu sudah lumrah juga dijadikan alasan. karena jauh sebelum masa pemerintah saat ini, ongkos bis naik saat bbm naik, namun ongkos ga turun saat bbm turun. hebatkan, bukan apa-apa, tapi ini ngeselin, ada pihak yang mengatasnamakan kenaikan BBM untuk menambah cuan mereka, pada akhirnya antara pemerintah dan para pedagang besar sama-sama suka berbohong ke masyarakat kecil.

kemarin IDR sudah menguat dan berhasil ke bawah 18K, IHSG juga menguat, semoga saja ini awal bagus buat indonesia. semoga jalur minyak Hormuz segera dibuka agar tanker bisa lewat, dan BBM bisa normal kembali, namun kabarnya sih saat ini walau dibuka harus bayar selayaknya tol, ini nambah biaya juga untuk pertamina. ujung-ujungnya ya subsidi, beban lagi buat pemerintah, gagal lagi nurunin harga BBM, ah terus saja gitu, pada akhirnya kita sebagai warga hanya bisa ngikut mas.

██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██



██
██
██
██
██
██
██



██
██
██
██
██



██
██

██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
███████▄▄███████▄▄
████▄███████████████▄█████▄▄▄
██▄███████████████████▄▄██▀████▄▄▄▄▄▄▄▄███▄██████
▄███████████████████▀▄█████▄▄███████████▄▀▀▀██▄██
▄███▐███████████████▄▄▀███▀███▄█████████████▄███████
████▐██████████████████▀██▄▀██▐██▄▄▄▄██▀███▀▀███▀▀▀
█████████████████████▌▄▄▄██▐██▐██▀▀▀▀███████████
███████▌█████████▐██████▄▀██▄▀█████████████████████▄
▀██▐███▌█████████▐███▀████████▄██████████▀███████████
▀█▐█████████████████▀▀▀███▀██▀▀▀▀▀▀▀▀▀██▀▀▀███▀▀▀▀▀
██▀███████████████████▀▄██▀
████▀███████████████▀
███████▀▀███████▀▀
██
██


██
██
██
██
██
██
██
██
██

██
██
██


██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
 
    FAST    🔒 SECURE    🛡️ NO KYC        EXCHANGE NOW      
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██

██
██
██
██
██
██


██
██
██
██
██
██
██
██
██
██

██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
Chikito (OP)
Copper Member
Legendary
*
Offline

Activity: 3136
Merit: 2343


No-KYC ♻️ Exchange


View Profile WWW
June 11, 2026, 03:22:56 AM
 #74

Harus senanglah, kan ente hold dollar. Makin tinggi nilai dollar, ente makin cuan.  Grin
Harusnya sih, namun ya berat juga melihat harga barang pokok sudah pada naik, petramax naik puluhan persen, dan semua kebutuhan pokok jadi tak terkendali akibat dollar naik. Jadi ya bullshit doang kalau ngomong orang desa gak pake dollar, karena dampaknya bukan hanya ke orang kota, tapi orang desa yang gak pake dollar pun kena dampak.

btw, nilai tukar rupiah saat ini sudah mulai beranjak menguat, kemaren sempat ke 17,850 an tapi kemudian turun tipis kembali dan stabil di 18,000, sempat naik ke hampir 18,300 namun terhenti karena mungkin bertepatan dengan BI menaikan suku bunga.

▄▄████████████████████▄▄
▄███████▀▀██████▀▀███████▄
████████████████████████
████████▄▄██████▄▄██████

████████████████████████
██▄▄█████████████▄▄██████
██▀▀██████████████████▄▄██
██████▀▀██████████████▀▀██
██████████████████████████
██████▀▀██████▀▀████████
████████████████████████
▀███████▄▄██████▄▄███████▀
▀▀████████████████████▀▀
 
 DΞX.fo 
▄▄██████
█████████
██████████
█████████
██████████
█████████
▀▀██████

▄███████
▄██████████
████████████
█████████████
█████████████
|
▄▄█
▄████▀
▄███▀
▄██▀▄██
█████▀▀
███████
████████
▀██▄████
▄████▄▄
▄█████▀███
▄█████▀████
█████▀███████
▀██▀█████████
|  BTC     XMR  
  DAI     LTC  
   Fees  0.8%    
maydna
Hero Member
*****
Offline

Activity: 3696
Merit: 586


jacksclub.io


View Profile
June 11, 2026, 07:44:45 AM
 #75

Harus senanglah, kan ente hold dollar. Makin tinggi nilai dollar, ente makin cuan.  Grin
Harusnya sih, namun ya berat juga melihat harga barang pokok sudah pada naik, petramax naik puluhan persen, dan semua kebutuhan pokok jadi tak terkendali akibat dollar naik. Jadi ya bullshit doang kalau ngomong orang desa gak pake dollar, karena dampaknya bukan hanya ke orang kota, tapi orang desa yang gak pake dollar pun kena dampak.

btw, nilai tukar rupiah saat ini sudah mulai beranjak menguat, kemaren sempat ke 17,850 an tapi kemudian turun tipis kembali dan stabil di 18,000, sempat naik ke hampir 18,300 namun terhenti karena mungkin bertepatan dengan BI menaikan suku bunga.
Hari ini IDR berada di 17.983,15 dan masih naik turun di level 17.900an dan sepertinya akan naik lagi. Kalau kemarin sempat ke 17.850, itu artinya IDR naik lagi dan bisa-bisa kembali ke 18.000.

Dengan kenaikan harga Pertamax menjadi 16.250 akan memberikan dampak ke hal lainnya. Sementara itu kebutuhan pokok sudah naik bahkan sebelum rupiah menyentuh 18.000 karena saya sempat ngobrol sebentar sama ibu warung di dekat rumah dan juga beberapa teman yang buka warung sembako.

Tapi tenang rakyat tidak perlu khawatir, kan kita tidak pake dollar untuk bertransaksi hehehe jadi masih aman (itu kata seseorang) Grin

Dan kalau harganya memang naik ya sudah tidak apa-apa asal jangan sampai langka dan harus berebut.

kawetsriyanto
Legendary
*
Offline

Activity: 2996
Merit: 1186


♻️ Automatic Exchange


View Profile
June 11, 2026, 11:59:11 PM
 #76

makanya itu mas, sebenarnya bahan pokok lihat kondisi barang di pasar tidak mengalami kenaikan, namun yang justru mengalami kenaikan itu di pengecer dengan alasan harga di pasar naik tentu yang saya katakan ini berdasarkan kondisi di tempat saya dari hasil pantauan saya saat ngantar istri ke pasar. namun yang bagus adalah kenaikan tidak terjadi pada beras, jagung, telor sayur dan ayam. bahkan telor pun berada di harga rendah hingga mentan kemarin mengeluarkan fatwa minimal harga beli 26.500/kg agar peternak tidak rugi. di tempat saya, kenaikan terjadi pada bawang putih, bawang merah dan cabe, naik 1000/kg masih wajar karena dulu penah naik lebih dari 4rb, bahkan cabe sering tuh dari 60K tiba2 ke 80K/kg. jadi untuk bahan pokok sejauh ini masih dibatas aman walau dollar sudah menembus 18K. terkait kenaikan pertamax, ini menjadi kekhawatiran baru memang, karena kenaikan 3K+ dari harga sebelumnya bisa menggiring pemakai pertamax ke pertalite. dan ini akan berimbas pada alasan kenaikan biaya pengiriman/ongkos atau sulitnya dapat bensin bersubsidi. itu sudah lumrah juga dijadikan alasan. karena jauh sebelum masa pemerintah saat ini, ongkos bis naik saat bbm naik, namun ongkos ga turun saat bbm turun. hebatkan, bukan apa-apa, tapi ini ngeselin, ada pihak yang mengatasnamakan kenaikan BBM untuk menambah cuan mereka, pada akhirnya antara pemerintah dan para pedagang besar sama-sama suka berbohong ke masyarakat kecil.
Mungkin di tempat jenengan masih bisa dikontrol pemerintah setempat untuk sampai saat ini. Hanya saja tentu sulit untuk menghindari kenaikan kalau kondisi seperti ini terus berlanjut. Kalau dari distributornya naik, tentu akan naik juga di penjual atau pengecernya. Bahkan kalau itu jualan barang produksi sendiri, tetap akan naik kalau bahan-bahannya pada naik. Sama halnya dengan petani yang jualan langsung, di kondisi pupuk naik tentu pada akhirnya harga jualnya juga akan ikutan naik.

BTW karena yang belum naik pertalite, kemungkinan orang-orang bakal berbondong-bondong beli pertalite. Ini bakal menimbulkan problem kelangkaan karena terlalu tinggi demand, sedangkan pemerintah tidak kuat untuk menaikkan jumlah pasokan pertalite yang disubsidi. Pada akhirnya saya yakin pertalite juga segera menyusul naik untuk mengimbangi harga BBM lainnya.

kemarin IDR sudah menguat dan berhasil ke bawah 18K, IHSG juga menguat, semoga saja ini awal bagus buat indonesia. semoga jalur minyak Hormuz segera dibuka agar tanker bisa lewat, dan BBM bisa normal kembali, namun kabarnya sih saat ini walau dibuka harus bayar selayaknya tol, ini nambah biaya juga untuk pertamina. ujung-ujungnya ya subsidi, beban lagi buat pemerintah, gagal lagi nurunin harga BBM, ah terus saja gitu, pada akhirnya kita sebagai warga hanya bisa ngikut mas.
Ya, sudah turun di bawah 18k. Walaupun itu belum terlalu signifikan perubahannya. BTW saya gak yakin BBM turun lagi signifikan sekalipun kondisi selat Hormuz sudah aman. Biasanya harga BBM ini mudah naik, tapi sulit turun kalau sudah naik. Pemerintah punya seribu alasan untuk mempertahankan harga BBM yang sudah naik, jadi ya gak yakin juga bajak diturunin lagi harga BBM nya.  Cheesy


░░░░▄▄████████████▄
▄████████████████▀
▄████████████████▀▄█▄
▄██████▀▀░░▄███▀▄████▄
▄██████▀░░░▄███▀▀██████▄
██████▀░░▄████▄░░░▀██████
██████░░▀▀▀▀▄▄▄▄░░██████
██████▄░░░▀████▀░░▄██████
▀██████▄▄███▀░░░▄██████▀
▀████▀▄████░░▄▄███████▀
▀█▀▄████████████████▀
▄████████████████▀
▀████████████▀▀░░░░
 
 CCECASH 
Chikito (OP)
Copper Member
Legendary
*
Offline

Activity: 3136
Merit: 2343


No-KYC ♻️ Exchange


View Profile WWW
June 12, 2026, 02:06:19 AM
 #77

Hari ini IDR berada di 17.983,15 dan masih naik turun di level 17.900an dan sepertinya akan naik lagi. Kalau kemarin sempat ke 17.850, itu artinya IDR naik lagi dan bisa-bisa kembali ke 18.000.

Dengan kenaikan harga Pertamax menjadi 16.250 akan memberikan dampak ke hal lainnya. Sementara itu kebutuhan pokok sudah naik bahkan sebelum rupiah menyentuh 18.000 karena saya sempat ngobrol sebentar sama ibu warung di dekat rumah dan juga beberapa teman yang buka warung sembako.

Tapi tenang rakyat tidak perlu khawatir, kan kita tidak pake dollar untuk bertransaksi hehehe jadi masih aman (itu kata seseorang) Grin

Dan kalau harganya memang naik ya sudah tidak apa-apa asal jangan sampai langka dan harus berebut.
Kenaikan pertamax ini sangat berdampak, karena orang kayak saya juga males banget ngantri petralite (mana panas2) mending langsung ke petramax tanpa antri.

Kabarnya juga mobil mvp di atar 1500 cc juga dilarang minum petralite, jadi ya tambah dalam aja. Mana gaji gak naik, dan semua barang naik sehingga bikin orang mikir untuk belanja dan membuat penurunan pertumbuhan ekonomi.

Padahal dia pernah ngomong kalau mata uang suatu negara itu simbol utama perekonomiannya.



Dollar dan saham menguat baru-baru ini karena BI menaikan suku bunga. Tapi ya pisau bermata dua, di satu sisi bisa mencekik cicilan rumah jika kreditnya tidak plat, dan juga bikin bungan pinjaman juga bakal naik dan momok nyatanya yaitu inflasi.


▄▄████████████████████▄▄
▄███████▀▀██████▀▀███████▄
████████████████████████
████████▄▄██████▄▄██████

████████████████████████
██▄▄█████████████▄▄██████
██▀▀██████████████████▄▄██
██████▀▀██████████████▀▀██
██████████████████████████
██████▀▀██████▀▀████████
████████████████████████
▀███████▄▄██████▄▄███████▀
▀▀████████████████████▀▀
 
 DΞX.fo 
▄▄██████
█████████
██████████
█████████
██████████
█████████
▀▀██████

▄███████
▄██████████
████████████
█████████████
█████████████
|
▄▄█
▄████▀
▄███▀
▄██▀▄██
█████▀▀
███████
████████
▀██▄████
▄████▄▄
▄█████▀███
▄█████▀████
█████▀███████
▀██▀█████████
|  BTC     XMR  
  DAI     LTC  
   Fees  0.8%    
maydna
Hero Member
*****
Offline

Activity: 3696
Merit: 586


jacksclub.io


View Profile
June 12, 2026, 03:06:47 AM
 #78

~snip~
Kenaikan pertamax ini sangat berdampak, karena orang kayak saya juga males banget ngantri petralite (mana panas2) mending langsung ke petramax tanpa antri.

Kabarnya juga mobil mvp di atar 1500 cc juga dilarang minum petralite, jadi ya tambah dalam aja. Mana gaji gak naik, dan semua barang naik sehingga bikin orang mikir untuk belanja dan membuat penurunan pertumbuhan ekonomi.

Padahal dia pernah ngomong kalau mata uang suatu negara itu simbol utama perekonomiannya.



Dollar dan saham menguat baru-baru ini karena BI menaikan suku bunga. Tapi ya pisau bermata dua, di satu sisi bisa mencekik cicilan rumah jika kreditnya tidak plat, dan juga bikin bungan pinjaman juga bakal naik dan momok nyatanya yaitu inflasi.
Kemarin waktu harga pertamax sudah diupdate, ada polisi yang sidak ke pom bensin untuk melihat situasi. Kata adik saya yang juga membeli, ada kakek-kakek yang ngantri mau beli pertamax kemudian ada satu polisi menghampirinya dan bertanya lho pak kok ga beli pertalite saja? Terus si kakek bilang itu lho ngantrinya panjang sekali, mana panas lagi ya saya lebih baik beli pertamax saja.

Dan gambar itu pelan-pelan menjadi kenyataan dimana rupiah semakin anjlok dan kesulitan untuk mempertahankan nilainya. Tapi hari ini rupiah 17.959,00 jadi masih berada di bawah 18.000 walaupun selisihnya hanya sedikit.

bangjoe
Hero Member
*****
Offline

Activity: 2198
Merit: 894


Bitcoin $1 Million


View Profile WWW
June 12, 2026, 02:47:22 PM
 #79

Kita tahu kenaikan rupiah ini memang cukup berbelit, dan ternyata permasalahannya lumayan sangat kompleks, namun beberapa hari lalu kita menemukan narasi sell Indonesia yang di lakukan oleh Singapura yang katanya di dasarkan ketidaksetujuannya terhadap kebijakan ekspor satu pintu oleh pemerintah indonesia.
Di tambah lagi kita menolak pinjaman dari IMF, dan dari beberapa sumber bahwa memang ada rekayasa yang di buat sengaja menghancurkan nilai rupiah.

Mungkin untuk vidio menariknya dalam hal ini bisa melihat  konten dari astronaci di YT, ane belum bisa memverifikasi ini, tapi ini sangat menarik untuk di lihat dan dipertimbangkan mengenai apa yang sebenarnya terjadi, bisa di cek juga langsung di menit 20-an.

Astronacci

kawetsriyanto
Legendary
*
Offline

Activity: 2996
Merit: 1186


♻️ Automatic Exchange


View Profile
June 12, 2026, 10:42:56 PM
 #80

Kabarnya juga mobil mvp di atar 1500 cc juga dilarang minum petralite, jadi ya tambah dalam aja. Mana gaji gak naik, dan semua barang naik sehingga bikin orang mikir untuk belanja dan membuat penurunan pertumbuhan ekonomi.
Kalau di sini, sepertinya masih bisa. Dua hari yang lalu saya sendiri masih bisa isi Pertalite, padahal mobilnya 1500 cc.
Gaji urusan masing-masing, Om. Untuk pemerintah, yang penting pemasukan ke negara. Makanya ada wacana baru untuk menaikkan pajak, BUKAN gaji.  Cheesy

Padahal dia pernah ngomong kalau mata uang suatu negara itu simbol utama perekonomiannya.
Beda orang. Itu yang lama, sekarang orangnya sudah beda. Biasanya orang-orang sebelum menjabat ngomongnya memang manis, tapi setelah menjabat suka jadi amnesia dengan omongan manisnya. Hal lainnya, mungkin saja berubah karena keterkaitan dengan kontrak politik.

Dollar dan saham menguat baru-baru ini karena BI menaikan suku bunga. Tapi ya pisau bermata dua, di satu sisi bisa mencekik cicilan rumah jika kreditnya tidak plat, dan juga bikin bungan pinjaman juga bakal naik dan momok nyatanya yaitu inflasi.
Ya, untuk yang KPR rumah dengan bunga floating, angsurannya otomatis naik. Yang enak mereka yang punya tabungan deposito di bank. Mereka malah dapat profit lebih tinggi.


░░░░▄▄████████████▄
▄████████████████▀
▄████████████████▀▄█▄
▄██████▀▀░░▄███▀▄████▄
▄██████▀░░░▄███▀▀██████▄
██████▀░░▄████▄░░░▀██████
██████░░▀▀▀▀▄▄▄▄░░██████
██████▄░░░▀████▀░░▄██████
▀██████▄▄███▀░░░▄██████▀
▀████▀▄████░░▄▄███████▀
▀█▀▄████████████████▀
▄████████████████▀
▀████████████▀▀░░░░
 
 CCECASH 
Pages: « 1 2 3 [4] 5 »  All
  Print  
 
Jump to:  

Powered by MySQL Powered by PHP Powered by SMF 1.1.19 | SMF © 2006-2009, Simple Machines Valid XHTML 1.0! Valid CSS!