Saya penasaran berapa harganya nanti akan diberikan, lebih rendah atau lebih tinggi dari Dexlite?
Berdasarakan ifno di sini [1], harga perliternya 6,800. Artinya sama dengan bio solar biasa.
[1].
https://money.kompas.com/read/2026/06/18/153911126/harga-b50-rp-6800-per-liter-bahlil-launching-1-juli-2026Ditempat saya yang setiap harinya jalan raya didominasi oleh truk-truk karena aktivitas pertambangan memang faktor utamanya adalah kemacetan lalu lintas karena antrian truk saat mengisi solar di stasiun pengisian bahan bakar dan apabila pemerintah berhasil meyakinkan masyarakat untuk menggunakan BBM ini saya harap, bisa mengurai masalah kemacetan yang disebabkan diatas, karena para supir-supir truk tidak selalu mengandalkan bio solar bersubsidi dan beralih ke B50 ini
Ya di daerah saya juga sama, antrian tuk pengisian solar panjang sampe ke jalan-jalan. Kalau maksud B50 ini untuk mengganti solar biasa, saya rasa antrian akan tetap sama. Solusinya ya ada solar biasa dan ada B50, artinya POM pengisian ditambah, kalau sebelumnya cuma 1, dengan ada B50 jadi ada 2 sehingga macet terurai dan tidak terlalu panjang.
Ini sebuah prestasi yang bisa di katakan bagus dan bisa menekan tingkat ketergantungan pada solar pada umumnya, ini bisa jadi opsi terbaik yang bisa kita di ambil, akan membantu penurunan antrean dan juga mengurangi ketergantungan terhadap BBM fosil, ane juga cukup penasaran dan ingin tahu bagaimana rasanya menggunakan itu, katanya filter harus sering di cek kalo menggunakan biosolar.
Yoi bro, biosolar itu kotor, saya pernah buka tuh filter sampe numpuk gitu. Jadi musti rutin membersihkannya. Tapi kalau untuk mobil panter atau kijang LGX mah gak masalah, filter gampang dibersihin, tapi untuk mobil baru kayak pajero, inouva reborn, atau fortuner bisa-bisa rusak tuh mesin.
Apakah ini tujuan banyaknya lahan sawit ilegal yang ada di negara kita untuk membuat BBM jenis baru?

Ya itu kemungkinan besarnya.
Tapi ya kalau pemerintah jeli, sampah plastik malah lebih efisien untuk membuat solar yg ramah lingkungan.