Hari ini peluncuran dilakukan tetapi di tempat saya masih belum ada karena mungkin ini masih berada di kota-kota besar di beberapa daerah tetapi untuk tempat saya, tadi sore saya nyoba cari di beberapa POM masih belum tersedia dan cek di my pertamina pun masih belum tersedia.
Kalau untuk penerapannya 1 juli kemaren, tapi untuk diimplementasikan ke seluruh SPBU mulai 9 juli, jadi wajar kalau saat ini belum banyak tersedia. Karena mungkin mau direck dan dibalance dulu untuk kendaraan diesel.
Kalau nanti bermasalah atau tidak dikendaraan, Wallahualam. Kita tidak tahu dampak ke kendaraan kalau belum diimplementasikan, tapi ya berdasarkan bbm jenis sebelumnya B40, dimana tidak ada persoalanya serius, mungkin hasilnya akan sama.
BTW masalah kebijakan eksport atau import satu pintu tidak masalah, asalkan kebijakannya masuk akal. Artinya perushaan-perusahaan yang melakukan eksport-import juga jangan dikenai biaya tinggi. Jangan sampe dengan kebijakan itu, jadi dalih untuk keuntungan dari pihak pemerintah tok. Masalah beda harga, ya kita tidak bisa menyalahkan mereka juga. Namanya jual-beli, selisih harga itu tidak masalah selama tidak dalam kategori ekstrim. Saya yakin tidak ada perusahaan yang benar-benar mematok harga terlalu rendah, toh mereka juga pasti berupaya dapat untung maksimal.
Ya semoga tidak menjadi gerbang baru lahan korupsi, karena berdasarkan program baru yang ada (MBG dan KMP) semuanya full 100% ladang empuk untuk korupsi oleh relawan yang membantu dia naik jadi presiden.