Ane menemukan konten menarik yang membahas kondisi dan tantangan pada setiap tingkat kekayaan bersih (net worth):
Every Financial Trap As Your Net Worth GrowsMenggunakan konversi Purchasing Power Parity (PPP) ternyata apa yang konten tersebut ungkapkan masih relevan dan cukup informatif untuk membuka cakrawala berpikir finansial kita.
Berikut informasi penting yang berhasil ane tangkap:
1. <50 JutaSebelum mencapai 50 juta, kendala utama tingkat kekayaan sebesar ini adalah tidak memiliki dana darurat. Semua pengeluaran yang tidak terduga akan sangat besar pengaruhnya dalam mengguncang kondisi finansial agan. Bahkan risiko pinjol, paylater, dan utang yang lain masih besar.
Pada jumlah kekayaan sebesar ini masih belum dianjurkan untuk investasi karena belum kuat menahan drawdown (posisi minus) sehingga dikhawatirkan malah bisa jual rugi ketika ada keadaan darurat.
2. 50 - 250 JutaPada rentang kekayaan segini umumnya lifestyle meningkat. Ya bisa dipahami karena dulu tidak punya uang, sekarang punya uang tentu ingin dinikmati. Liburan, ngopi di kafe mahal, belanja, menjadi kendala pada rentang kekayaan ini.
Pada tingkat ini kita dianjurkan untuk lebih disiplin dalam berinvestasi, misalnya dengan melakukan otomatisasi DCA, agar uang investasi sudah aman sebelum impuls belanja datang.
3. 250 - 500 JutaPada rentang ini gaya hidup akan mengalami peningkatan lebih besar dari yang sebelumnya karena godaan ada pada pengambilan KPR, atau membeli mobil (dengan kredit). Intinya godaan akan pembelian "barang besar" akan hadir pada tingkat kekayaan ini.
Perhatikan jumlah cicilan yang idealnya kurang dari 30% dari penghasilan. Ingat bahwa selain porsi untuk cicilan, ada juga porsi untuk investasi, sehingga semakin kecil porsi cicilan, porsi investasi bisa semakin besar.
4. 500 Juta - 1,25 MilyarPada tahap ini, kepercayaan diri berlebihan sudah mulai muncul karena kita dianggap sudah "sukses" sehingga merasa keputusan yang kita buat akan selalu benar. Meskipun sudah pada track yang benar tapi jangan lalu YOLO dalam investasi dan tetap disiplin dalam mengelola portfolio
5. 1,25 Milyar - 2,5 MilyarPada tahap ini status sosial mulai menjadi "penting" atau setidaknya memberikan tekanan untuk terlihat lebih sukses dari yang lain. Rumah lebih besar, Mobil lebih mahal, pesta/perayaan, liburan ke luar negeri, dsb. Tidak salah untuk menikmati hidup, namun pastikan porsi investasi tetap terjaga. Pastikan juga apakah perilaku belanja ini bermanfaat untuk diri ataukah hanya ingin membuat orang lain kagum.
6. 2,5 Milyar - 5 MilyarPada level ini, agan akan mulai ditawari produk-produk yang kompleks, seperti produk "khusus nasabah prioritas," investasi privat, dan skema-skema investasi lain yang sulit dipahami. Pastikan jangan mau ikutan sebelum melakukan riset dengan seksama. Untungnya pada masa sekarang ini sudah ada AI yang dapat membantu menganalisis produk investasi.
7. >5 MilyarPada level ini, jebakan ada di likuiditas, artinya aset agan bisa saja terkonsentrasi ke aset yang tidak likuid. Misalnya rumah, tanah, bisnis, dan investasi jangka panjang. Idealnya dana darurat harus selalu ada sehingga ketika ada kondisi mendesak, agan tidak perlu menjual aset dan mengganggu tujuan investasi. Dana darurat ini bisa didiversifikasi ke Deposito berjangka 3 bulan, Reksa Dana Pasar Uang, dan instrumen lain yang mudah dicairkan sembari masih memberi return.
8. Multi MilyaderIni adalah tahap di mana keserakahan agan adalah musuh utama. Sudah punya puluhan milyar, lalu korupsi biar dapat ratusan milyar, dst. Atau tergiur investasi yang menjanjikan ratusan persen pengembalian.
Pada akhirnya seseorang seharusnya bisa mengatakan cukup.
---
Catatan: Angka ini menggunakan kurs PPP USD/IDR: 5,000
Kalau agan tinggal di Jabodetabek sepertinya lebih valid kalau pakai PPP USD/IDR: 10,000 sehingga angka-angka di atas tinggal dikalikan 2x.