Saya cukup gatal ingin membahas masalah ini karena semakin lama saya melihat beberapa pemberitaan dan media sosial saya semakin geram dengan apa yang terjadi di negara kita.
Kebakaran terjadi dimana-mana terutama untuk daerah kalimantan yang menjadi fokus awal dimana per akhir iini Agustus ada sekitar 5.064 titik panas dalam ribuan hektar di pulau kalimantan yang meliputi 2.063 titik di kalimantan tengah, 1.982 titik di Kalimantan Barat, 512 titik Kalimantan Selatan dan 507 titik di Kalimantan Timur (Data AI).
Belum selesai Kalimantan kita nyatanya memiliki Kebarakan lain di Papua dan Sumatera yang membuat situasi menjadi jauh lebih aneh (bagi saya) ketika beberapa provinsi besar kebakaran serentak.
Persebaran nya bisa dilihat =dalam gambar ini.
https://sipongi.gakkum.kehutanan.go.id/petaAlasan kebakaran masih tetap kepada cuaca panas ekstrim yang terjadi beberapa bulan terakhir serta pembukaan lahan yang membuat situasinya menjadi jauh lebih buruk tetapi yang menjadi permasalahan setelah beberapa orang dijadikan tersangka ada beberapa alasan yang bagi saya cukup nyeleneh karena dalam kesaksian pembakaran dilakukan atas suruhan untuk membuat lahan bersih dan akan ditanami sawit.
POLISI UNGKAP Karhutla Kalimantan Ternyata untuk Buka Lahan Sawit : 72 Orang jadi TersangkaRespon pemerintah saat ini bagi saya masih cukup dingin meskipun sudah ada beberapa hal yang mereka lakukan tetapi itu terkesan hanya sebagai cara teraman bagi mereka menunjukan sikap (meskipun biasanya juga memang seperti itu) tetapi harusnya dengan banyaknya titik kebakaran saat ini perhatian pemerintah harusnya lebih dari yang sekarang mereka perlihatkan karena melihat dari yang
terlihat di media sosial untuk rekaman warga sekitar itu sudah sangat parah bahkan jarak pandang mereka juga sudah tertutupi akibat asap yang kelewat tebal.
Dampak yang terjadi sekarang terlihat jauh lebih nyata karena bukan hanya hutan yang habis ribuan hektar saat ini para warga juga mulai merasakan berbagai masalah terutama untuk ISPA dimana saat ini ISPA meningkat sebesar 22 persen dan Diare meningkat sekitar 16 persen di Kalimantan dan Sumatera akibat dari kebakaran hutan ini.
Kasus ISPA Meningkat di Kalimantan dan Sumatera Imbas Kabut Asap akibat KarhutlaYang menjadi perhatian dan sedikit mengganjal bagi saya.
1. Kebakaran yang terjadi serentak karena lucu jika ini hanya segelintir warga saja yang bertanggung jawab akibat pembukaan lahan, meskipun ini mungkin tetapi tidak akan sampai seperti ini.
2. Dalam Sipongi bisa kita lihat bahwa kebakaran terjadi itu tau batasan negara

Kita bisa lihat negara kita saja (kalimantan saja yang terbakar) tetapi batas Malaysia itu sepenuhnya kosong tanpa adanya titik api begitupun untuk Papua
(meskipun untuk hari ini melihat dari data Nasa Papua Nugini sudah ada beberapa titik api). 3. Penunjukan Prabowo untuk Haji Isam sebagai Koordinator penanganan kebakaran. Bagi yang gak tahu Haji Isam itu
Bos batu bara dan sawit bahkan saat ini dianggap sebagai salah satu
Crazy Rich di Negara kita.
Dengan poin 3 ini saya justru menjadi sedikit curiga, bukan ingin menjadikan ini lebih panas tetapi penunjukan Haji Isam yang notabene adalah Bos Sawit dan dengan beberapa tersangka yang tertangkap dan di Introgasi bahwa mereka disuruh untuk pembukaan lahan Sawit tentu saja ini menjadi hal yang perlu di curigai disini.