Beberapa waktu lalu saya menemukan sesuatu yang menarik di media sosial dan saya mencari informasi sedikit mengenai hal ini.
Dalam Festival Literasi yang diselenggarakan Kabupaten Bangkalan di 16-18 September ada pemandangan baru dimana ada bitcoin yang dijadikan sebagai salah satu materi yang diajarkan sebagai pengenalan dasar aset digital dan evolusi uang.
Ini menjadi sebuah hal yang baru, karena setahu saya hal ini menjadi pertama ketika bitcoin di perkenalkan ke anak remaja (usia sekolah) dalam event resmi yang diadakan dibawah naungan pemerintah (koreksi jika salah) terlebih memang untuk saat ini bitcoin bukan kurikulum wajib seperti di beberapa negara sehingga ini bisa menambah wawasan yang cukup baik untuk anak-anak di usia remaja meskipun fokus edukasinya hanya pengenalan tentang aset digital dan evolusi uang (tidak mengarah kepada trading atau investasi) tetapi tentu ini menjadi awal yang cukup baik untuk perkembangan bitcoin di Indonesia untuk anak-anak di usia sekolah.
Kita yang gen milenial atau lebih dari itu mungkin selalu diajarkan tentang literasi keuangan hanya mentok di nabung atau fokusnya kepada fiat tetapi dengan literasi bitcoin sepertinya ini akan merubah sedikit pandangan dan akan sangat bagus jika literasi seperti ini terus diadakan untuk menunjang pemahaman baru bahwa ketika berbicara tentang uang itu tidak hanya berfokus kepada fiat yang selalu di lihat di kehidupan sehari-hari untuk jajan bagi anak.
Selain itu, dengan adanya literasi ini secara tidak langsung negara kita sudah mulai mengikuti beberapa negara lain yang sudah memperkenalkan bitcoin untuk usia sekolah karena sebelumnya sudah ada El Savador, New Zeland dan Skotlandia yang sudah melakukan ini lebih dulu.
sumberSumber nya minim karena kebanyakan di media sosial saja 