Bitcoin Forum
October 17, 2026, 12:59:19 PM *
News: Latest Bitcoin Core release: 31.1 [Torrent]
 
   Home   Help Search Login Register More  
Pages: [1]
  Print  
Author Topic: [News] Pasar Saham Indonesia Turun Level!!!!  (Read 89 times)
bangjoe (OP)
Hero Member
*****
Offline

Activity: 2324
Merit: 963


Bitcoin $1 Million


View Profile WWW
October 16, 2026, 11:17:35 AM
Last edit: October 16, 2026, 12:18:11 PM by bangjoe
 #1

Berita Terbaru bahwa IHSG atau asar saham Indonesia Anjlok lebih dari 10% karena MSCI menurunkan klasifikasi bursa indonesia ke Standalone Market, di karenakan pasar modal indonesia tidak memenuhi standar yang di berikan oleh MSCI yang merupakan perusahaan yang memberikan panduan investasi Global.
Beberapa masalah yang memang diperingatkan sebelumnya, Tidak ada transparansi pemilik, Insider Trade sangat mungkin, dan probabilitas manipulasi harga.

Standalone Market itu adalah kasta terendah dari level pasar modal, dan kita dari Emerging Market langsung junam ke tier paling bawah.

Berdasarkan MSCI Global Investable Market Indexes Methodology, standalone market atau pasar mandiri adalah kategori pasar modal yang tidak tergolong sebagai tiga kelompok indeks utama MSCI.

Status standalone market umumnya diberikan kepada pasar modal negara yang memiliki tingkat keterbukaan sangat terbatas bagi investor asing, kendala likuiditas yang parah, risiko operasional tinggi, atau masalah tata kelola dan regulasi yang dinilai serius oleh investor global.

Baca artikel CNN Indonesia "Apa Itu Standalone Market di Tengah Riuh Pengumuman MSCI?" selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20261016085631-92-1415988/apa-itu-standalone-market-di-tengah-riuh-pengumuman-msci.



Jika hingga Juni 2027 tidak di selesaikan maka dampaknya pasti parah terhadap rupiah dan reputasi pasar modal di negara kita.
 
Jangan terlalu banyak memegang cash dan simpan di aset yang likuid serta selamatkan uang kalian, dalam hal lain ini bisa jadi kesempatan jika ingin menyicil saham blue chip. dyor

MArsland
Hero Member
*****
Offline

Activity: 2870
Merit: 821


Novus Ordo Seclorum


View Profile
October 16, 2026, 06:55:06 PM
 #2

Sempat kaget juga ane lihat berita ini karena tidak terlalu mengikuti pertumbuhan pasar saham di indonesia. Meskipun akhirnya tidak heran dari segala kondisi yang terjadi di berbagai daerah mulai dari kebakaran (pembakaran hutan yang disengaja), korupsi dana bencana, pemerintahan yang terus dikasih feedback negatif dari masyarakat, bikin program untuk buang buang uang maka investor asing pun tahu bahwa berinvestasi di Indonesia tidak banyak memberikan keuntungan ya auto cabut.

Chikito
Copper Member
Legendary
*
Offline

Activity: 3262
Merit: 2425


#kycfree ❎


View Profile WWW
Today at 12:01:18 AM
 #3

Jangan terlalu banyak memegang cash dan simpan di aset yang likuid serta selamatkan uang kalian, dalam hal lain ini bisa jadi kesempatan jika ingin menyicil saham blue chip. dyor
Kalau saya di tahun 2026 ini sudah beralih aset ke USDT (semenjak IDR dan pemerintah gak bisa menahan laju market). Ketika MSCI mengumumkan kebijakan saham indonesia beberapa bulan lalu, saya yakin mereka akan membuat keputusan baru lagi, apa lagi ketika Haji Isam memborong saham Bayan (yang bikin dia cuan ratusan triliuan), saya anggap ini tidak sehat, apa lagi IHSG ini dalam pengawasan MSCI.

Kalau untuk nyicil saham, kalau konteksnya di luar crypto sih agak sulit, BEI musti melakukan revolusioner, semisal melakukan tokenisasi aset saham dan masuk exchange crypto. Saya yakin akan banyak yang beli, kalau di luar exchange crypto sih sulit, apa lagi beli sahamnya di bank (bikin ribet)

Bobrox
Sr. Member
****
Offline

Activity: 1848
Merit: 288


View Profile
Today at 01:47:11 AM
 #4

Dilansir dari berita di Metro TV, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara atau suspend trading bursa saham imbas dari penurunan harga sampai 8% dan ini sangat diluar ekpektasi dengan persentase penurunan lumayan signifikan kali ini. Meskipun sejak awak Prabowo menjadi presiden IHSG sudah mulai trend penurunan hanya bulan lalu ada sedikit kenaikan.

Paling parah dan tidak masuk akal lagi, pemerintah melalui POLRI menurunkan Bareskrim untuk menyelidiki dugaan tindak pidana imbas dari turunnya pasar saham yang sangat signifikan padahal ini jelas-jelas diluar konteks kemampuan mereka. Para menteri mulai dari menteri ekonomi sudah meminta masyarakat untuk buy back dan jangan panik untuk sell.

https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20261016152929-78-1416215/ihsg-anjlok-kapolri-ungkap-bareskrim-siap-usut-pidana-pasar-modal
Rashlyowl
Sr. Member
****
Offline

Activity: 532
Merit: 315


rākā - ₿ - vṛṣabha


View Profile WWW
Today at 06:37:48 AM
 #5

Standalone Market itu adalah kasta terendah dari level pasar modal, dan kita dari Emerging Market langsung junam ke tier paling bawah.



Izin mengoreksi ya, kalau saya salah juga silahkan dikoreksi kembali. Jadi sebenarnya posisi kita tidak benar-benar turun kasta, karena di klasifikasi kelas MSCI hanya ada 1 sampai 3, mulai dari developed markets yang paling bagus, dilanjutkan emerging markets sebagai kedua terbagus sampai akhirnya di klasifikasi frontier markets (kasta terbawah).

Posisi standalone markets berada diluar ketiga yang saya sebut diatas, layaknya pasar independenlah. Analoginya seperti sebuah toko yang menjual baju, developed markets sampai frontier markets berada didalam etalase toko, pengunjung toko bisa lihat langsung. Sementara standalone markets, barangnya tidak diletak didalam etalase toko, melainkan digudang.

Karena barangnya ada di gudang, dampak negatifnya kemungkinan besar pengunjung tidak pernah tahu bahwa barang itu ada, dengan kata lain kurang atensi. Hal itu kemudian bisa menciptakan domino effect diseputar pasar modal Indonesia sampai berdampak buruk ke ekonomi Indonesia.

Koreksi tambahan dari saya, karena thread ini tidak membahas BTC, lebih baik dipindahkan ke Ekonomi, Politik, dan Budaya.

atookz
Full Member
***
Offline

Activity: 612
Merit: 193


AntiSwap.io - NO AML/KYC EXCHANGER MONITORING


View Profile
Today at 07:29:18 AM
 #6

Paling parah dan tidak masuk akal lagi, pemerintah melalui POLRI menurunkan Bareskrim untuk menyelidiki dugaan tindak pidana imbas dari turunnya pasar saham yang sangat signifikan padahal ini jelas-jelas diluar konteks kemampuan mereka. Para menteri mulai dari menteri ekonomi sudah meminta masyarakat untuk buy back dan jangan panik untuk sell.
Kalo terkait dugaan tindak pidana menurut saya masih masuk akal gan jika polisi turun tangan. Apalagi disana ada Direktorat tersendiri yang biasa nanganin saham, dan yang diselidiki itu tentang dugaan saham gorengan gan. Penindakannya emang ada dua jalur. Pertama dari OJK yang pegang sanksi administrasi seperti berita yang sudah kita dengar, nahh apabila ada unsur pidana polisi yang turun tangan gan. Mungkin klo agan mengikuti pas awal Februari lalu OJK jatuhin sanksi ke PT Multi Makmur Lemindo? Itukan klo nggak salah direkturnya juga lagi disidik sama polisi gan. Jadi satu kasus bisa kena dua jalur sekaligus.

Izin mengoreksi ya, kalau saya salah juga silahkan dikoreksi kembali. Jadi sebenarnya posisi kita tidak benar-benar turun kasta, karena di klasifikasi kelas MSCI hanya ada 1 sampai 3, mulai dari developed markets yang paling bagus, dilanjutkan emerging markets sebagai kedua terbagus sampai akhirnya di klasifikasi frontier markets (kasta terbawah).
Mantapp setuju sama koreksinya gan.... Standalone emang kategori khusus diluar 3 kelompok utama SCI, jadi bukan dibawah frontier. Cuma tetep bakalan ada efek praktis yang mungkin bisa berat gan. Gampangnya gini gan, banyak dana besar di dunia cuma meniru daftar saham dari indeks MSCI. Nahh misal Indonesia keluar dari daftar itu, dana2 tersebut otomatis jual saham kita, dan harga bisa tertekan. Selain itu MSCI juga seperti etalasi buat investor asing. Klo kita dipindah ke gudang/standalone, barang tetap ada tapi lebih sedikit yang liat dan beli.

Pages: [1]
  Print  
 
Jump to:  

Powered by MySQL Powered by PHP Powered by SMF 1.1.19 | SMF © 2006-2009, Simple Machines Valid XHTML 1.0! Valid CSS!