Sekilas melihat dari sisi teknik BBCA sepertinya memang belum selesai turun nya, meski sudah menyentuh 4740. Candle TF 12Bulan menunjukkan pergerakan yang solid dari BBCA, sejak tahun 2004 hanya satu kali terjadi candle merah yakni pada tahun 2008, sedangkan akhir dari sebuah era berakhir sejak awal tahun 2025 candle merah sampai saat ini 2026.
Saya buat tag price untuk BBCA, saya curiga antara 4430-4260 ini sebagai StrongLine nya, kalo masih jebol kebawah kemungkinan terburuknya bisa 2710 di area fibo terakhir 0.236.
Kalau digunakan fibonacci dari 2004-2024 angkanya benar kata agan. Dan analisis teknikal tsb didukung juga dengan analisis situasi ekonomi makro dalam kaitannya dengan IHSG, juga bandarmologi terkait dana asing yang ada di sana.
Agak sulit dibayangkan memang bisa turun begitu dalam.
Kalo dari Gemini, BBCA dan BBRI ini kayak kebalik proporsi kepemilikan domestik dan asingnya. BBRI sekitar 70% domestik, 30% asing. BBCA sekitar 70% asing, 30% lokal.
Itu gemini free

Kalau dari penelusuran asisten ane ~67% saham BBCA dan ~55% saham BBRI seperti pada thread. Itu dihitung yang scriptless alias yang diperdagangkan di bursa saham.
BTW, entah karena saya terbiasa dengan kripto atau gmn ya, beberapa tahun kebelakang ini, feels ngesaham itu udah kayak kripto. Dulu turun 5-10% portofolio di saham itu gede banget rasanya. Tapi sekarang turun 20-30% kayak yoweslah, nanti naik lagi (harapannya). Ini antara saya terbiasa dengan kripto, modal saya kurang gede, atau memang pasar saham Indonesia lagi kayak gitu volatilitasnya ya?
Masalahnya bursa saham Konoha ini diibaratkan kek altcoin, beda dengan bursa saham AS yang kek Bitcoin.
Memang begitu volatilitasnya, banyak bandar, banyak gorengan, dsb. Jadi kalau mau "main" saham yang beneran ya yang di Mamarika sono bisa beli Nvidia dsb.
Ada riset ane jaman dulu yang membandingkan korelasi BTC dengan IHSG, dan ternyata terkorelasi lebih dekat daripada saham AS (IIRC).