Rilea Stratus Kai
Newbie
Offline
Activity: 17
Merit: 5
|
 |
February 25, 2025, 02:46:55 AM |
|
Memang agak sensitive pak jika kita membahas tentang halal-haram dalam cryptocurrency, saya perhatikan pembahasan halal-haram ini dari tahun-tahun sebelumnya terus saja dibahas dan tidak ada ujungnya. Bagi saya pribadi saya fair saja , mau haram boleh , mau halal boleh karena saya menggunakan cryptocurrency ini sebagai alat tukar saja dengan cryptocurrency yg lainnya. Maksudnya, cryptocurrency seperti Bitcoin tidak saya gunakan untuk membeli roti , minuman ataupun makan dari dunia nyata. Kalaupun saya membeli roti , beras makanan mungkin alurnya jika dari cryptocurrency menjadi seperti ini : Bitcoin x IDR x WD ke Rekekning x beli Roti atau Beras .
Dan untuk ByBit ini luar bisa juga ya karena mampu meluncurkan akun cryptocurrency syariah dan didalamnya itu ada kata-kata sepert ini : Fitur utama dari Islamic Account Bybit meliputi perdagangan kripto yang sesuai dengan hukum Islam, termasuk perdagangan spot untuk 75 token yang telah diseleksi berdasarkan prinsip syariah,
Apakah bapak Chikito tahu apa saja 75 token tersebut yg masuk dalam prinsip Syariah?
|
|
|
|
|
|
wmaurik
|
 |
February 25, 2025, 05:14:10 AM |
|
Memang agak sensitive pak jika kita membahas tentang halal-haram dalam cryptocurrency, saya perhatikan pembahasan halal-haram ini dari tahun-tahun sebelumnya terus saja dibahas dan tidak ada ujungnya.
Kenapa tidak ada ujungnya ? padahal sudah sangat jelas kalau Bitcoin itu suplainya tidak bisa ditambah lagi sehingga bisa jauh dari riba serta transaksinya sendiri juga sangatlah transparan sehingga tidak mengandung gharar didalamnya dan juga setiap orang butuh usaha ketika ingin mendapatkannya. Sedangkan uang fiat suplainya masih bisa ditambah dan juga transaksinya sendiri tidak begitu transparan serta bisa saja dilakukan secara tertutup tanpa diketahui oleh semua orang, belum lagi ketika uang fiat itu dihutangkan akan melahirkan bunga yang secara umumnya hal itu jauh dari kata syariah ataupun islami. Bagi saya pribadi saya fair saja , mau haram boleh , mau halal boleh karena saya menggunakan cryptocurrency ini sebagai alat tukar saja dengan cryptocurrency yg lainnya. Maksudnya, cryptocurrency seperti Bitcoin tidak saya gunakan untuk membeli roti , minuman ataupun makan dari dunia nyata. Kalaupun saya membeli roti , beras makanan mungkin alurnya jika dari cryptocurrency menjadi seperti ini : Bitcoin x IDR x WD ke Rekekning x beli Roti atau Beras .
Sedangkan untuk alur yang anda gunakan itu sebenarnya anda juga menggunakan uang sebagai alat tukar ketika anda ingin membeli makanan yang anda butuhkan dan itu adalah jalur yang masih harus kita lakukan karena di negara kita ini belum melegalkan alat tukar lain selain uang fiat yang secara umumnya adalah IDR. Apakah bapak Chikito tahu apa saja 75 token tersebut yg masuk dalam prinsip Syariah?
Untuk 75 token yang masuk dalam prinsip Syariah ini saya pribadi juga belum melakukan pengecekan langsung ke exchange Bybit apalagi exchange tersebut baru-baru ini juga sedang melanda musibah akibat di hack oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Tetapi ada salah satu token yang saya baca di coinvestasi.com bahwa Koin Islamic Coin (ISLM) adalah token yang bisa masuk kedalam prinsip Syariah tersebut, selebihnya saya masih belum melakukan pengecekan secara lebih lanjut.
|
|
|
|
|
Chikito (OP)
Copper Member
Legendary
Offline
Activity: 3066
Merit: 2318
♻️ Automatic Exchange
|
 |
February 26, 2025, 02:34:05 AM |
|
Bitcoin memiliki underlying yang kuat, salah satunya miner. Mereka butuh modal puluhan juta dolar untuk bangun perusahaan mining untuk nambang btc. Source Code BTC mensistemkan mining untuk mendapatkan bitcoin, tidak ada selain mining. Jadi kalau kita compare dengan emas, tentunya 11 12 dong dengan btc, karena emas hanya bisa didapat dari menambangnya.
Underlying adalah Asset yang menjadi dasar transaksi. (saya ringkas berdasarkan pencarian saya di google). Alat-alat mining merupakan dasar atau asset investasi bitcoin. Artinya bitcoin tidak tiba-tiba ada begitu saja tanpa harus menambangnya, dari sini jelas underlyingnya untuk dijadikan dasar atau nilai dari suatu produk. Malah kalau kita banding dengan Dollar, underlying fiat tersebut sudah tidak ada semenjak emas tidak dijadikan underlying mata uang tersebut.
bitcoin memiliki itu, malah miner lah yang mengkonfirmasi transaksi, sehingga dapat dikatakan antara keduanya berkesinambungan jika btc telah habis ditambang (atau underlying akan beralih ke miner, bukan lagi alat tambang).
Keren banget mas! persis seperti yang dikatakan Timothy Ronald di podcastnya bersama Helmi Yahya sehari yang lalu [1]. Harusnya orang yang belum paham betul tentang Bitcoin juga bisa tercerahkan dengan mudah, kalau sudah diberi penjelasan yang masuk akal juga masih berpikir Bitcoin haram, mungkin mayoritas masyarakat di negara kita akan melek terhadap Bitcoin & kripto 10 - 15 tahun kedepan. Referensi: [1] https://youtu.be/I9y3mEUFhUI?si=0jw88SLMkOOQCNRs&t=1377Hehehe, sekelas Helmi Yahya pun bingung ketika dijelaskan kalau underlying bitcoin itu MINER. Karena pemikiran kolot orang-orang zaman dulu itu underlying itu berupa benda yang mengbackup, seperti uang (underliyingnya kertas yang bisa diraba). Padahal di zaman digital ini, underlying suatu asset itu adalah yang menciptakan itu, misal pulsa (underlyingnya smartphone, tower telkomsel, dll). Nah, permasalahannya yang meng-fatwa belum sampai di sana dalam pemikirannya.
|
░░░░▄▄████████████▄ ░▄████████████████▀ ▄████████████████▀▄█▄ ▄███████▀▀░░▄███▀▄████▄ ▄██████▀░░░▄███▀░▀██████▄ ██████▀░░▄████▄░░░▀██████ ██████░░▀▀▀▀░▄▄▄▄░░██████ ██████▄░░░▀████▀░░▄██████ ▀██████▄░▄███▀░░░▄██████▀ ▀████▀▄████░░▄▄███████▀ ▀█▀▄████████████████▀ ▄████████████████▀░ ▀████████████▀▀░░░░ | | CCECASH | | | | |
|
|
|
Rilea Stratus Kai
Newbie
Offline
Activity: 17
Merit: 5
|
 |
February 26, 2025, 03:25:12 AM |
|
Memang agak sensitive pak jika kita membahas tentang halal-haram dalam cryptocurrency, saya perhatikan pembahasan halal-haram ini dari tahun-tahun sebelumnya terus saja dibahas dan tidak ada ujungnya.
Kenapa tidak ada ujungnya ? padahal sudah sangat jelas kalau Bitcoin itu suplainya tidak bisa ditambah lagi sehingga bisa jauh dari riba serta transaksinya sendiri juga sangatlah transparan sehingga tidak mengandung gharar didalamnya dan juga setiap orang butuh usaha ketika ingin mendapatkannya. Sedangkan uang fiat suplainya masih bisa ditambah dan juga transaksinya sendiri tidak begitu transparan serta bisa saja dilakukan secara tertutup tanpa diketahui oleh semua orang, belum lagi ketika uang fiat itu dihutangkan akan melahirkan bunga yang secara umumnya hal itu jauh dari kata syariah ataupun islami. Terima kasih pak atas informasinya, akan saya simpan dicatatan saya untuk suatu saat nanti sebagai referensi jika ada pembahasan kembali perihal Bitcoin yg topiknya kurang lebih seperti ini. Bagi saya pribadi saya fair saja , mau haram boleh , mau halal boleh karena saya menggunakan cryptocurrency ini sebagai alat tukar saja dengan cryptocurrency yg lainnya. Maksudnya, cryptocurrency seperti Bitcoin tidak saya gunakan untuk membeli roti , minuman ataupun makan dari dunia nyata. Kalaupun saya membeli roti , beras makanan mungkin alurnya jika dari cryptocurrency menjadi seperti ini : Bitcoin x IDR x WD ke Rekekning x beli Roti atau Beras .
Sedangkan untuk alur yang anda gunakan itu sebenarnya anda juga menggunakan uang sebagai alat tukar ketika anda ingin membeli makanan yang anda butuhkan dan itu adalah jalur yang masih harus kita lakukan karena di negara kita ini belum melegalkan alat tukar lain selain uang fiat yang secara umumnya adalah IDR. Siap pak , laksanakan. Terima kasih pak atas arahan dan sarannya. Apakah bapak Chikito tahu apa saja 75 token tersebut yg masuk dalam prinsip Syariah?
Untuk 75 token yang masuk dalam prinsip Syariah ini saya pribadi juga belum melakukan pengecekan langsung ke exchange Bybit apalagi exchange tersebut baru-baru ini juga sedang melanda musibah akibat di hack oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Tetapi ada salah satu token yang saya baca di coinvestasi.com bahwa Koin Islamic Coin (ISLM) adalah token yang bisa masuk kedalam prinsip Syariah tersebut, selebihnya saya masih belum melakukan pengecekan secara lebih lanjut. Oh ternyata Islamic Coin (ISLM) termasuk dalam koin Syariah juga ya pak . Saya baru tahu perihal Islamic Coin (ISLM) ini. Blockchain ini dibangun di atas Cosmos SDK yang memungkinkan untuk berinteraksi dengan berbagai blockchain berbasis Cosmos SDK lainnya seperti Secret, Evmos, Osmosis, dan lain-lain. ..... Tokenomics Islamic Coin (ISLM) mencakup total supply maksimal sebanyak 100 miliar ISLM.
Ternyata Islamic Coin (ISLM) menggunakan jaringan COSMOS , saya sendiri mendapatkan asumsi kalau blockchain COSMOS ini sepertinya kurang hype. Berbeda dengan Ethereum , BNB dan Solana. Tentunya juga melihat suplaynya sampai dengan 100 Miliar , luar biasa ini suplay tokennya banyak sekali pak. Dua sisi ini yg membuat saya menjadi berfikir kembali untuk bisa membahas Islamic Coin (ISLM).
|
|
|
|
|
|
Rengga Jati
|
 |
March 01, 2025, 08:49:18 AM |
|
Memang agak sensitive pak jika kita membahas tentang halal-haram dalam cryptocurrency, saya perhatikan pembahasan halal-haram ini dari tahun-tahun sebelumnya terus saja dibahas dan tidak ada ujungnya.
Bukan tidak ada ujungnya, tapi belum ada ujungnya karena masyarakat kita baru berangsur-angsur paham tentang crypto secara utuh. Kalau dulu, pemahaman orang-orang baru setengah-setengah tapi sudah berani menjudge haram. Mungkin karena dulu crypto ini masih di ranah abu-abu (belum secara resmi didukung pemerintah). Namun untuk saat ini pemerintah resmi melegalkan crypto meskipun baru sebatas aset digital. Tentu pandangan orang-orang mulai bergeser karena status crypto itu sudah legal. Bagi saya pribadi saya fair saja , mau haram boleh , mau halal boleh karena saya menggunakan cryptocurrency ini sebagai alat tukar saja dengan cryptocurrency yg lainnya. Maksudnya, cryptocurrency seperti Bitcoin tidak saya gunakan untuk membeli roti , minuman ataupun makan dari dunia nyata. Kalaupun saya membeli roti , beras makanan mungkin alurnya jika dari cryptocurrency menjadi seperti ini : Bitcoin x IDR x WD ke Rekekning x beli Roti atau Beras .
Kalau kita jual beli crypto di exchange, itu sebenarnya bukan dipake alat tukar karena kita melibatkan berbagai koin crypto. Lebih tepatnya agan menukar crypto satu ke crypto lainnya seperti prinsip barter. Kalau jadi alat tukar artinya agan pake 1 crypto untuk dipake beli crypto jenis apapun. Untuk keseharian, tidak mungkin kita pake Bitcoin untuk beli roti, beras, atau apapun. Di negara kita jelas Bitcoin atau altcoins itu dilarang untuk menjadi alat pembayaran. Jadi tidak ada warung ataupun toko yang menerima pembayaran dengan crypto. Nah kalau crypto sudah diconvert ke IDR di exchange, itu artinya agan bukan lagi beli rotinya pake Bitcoin. Apakah bapak Chikito tahu apa saja 75 token tersebut yg masuk dalam prinsip Syariah?
Infonya bisa dicek di sini gan: 1. https://www.coindesk.id/berita/targetkan-trader-muslim-bybit-rilis-akun-kripto-syariah2. https://coinvestasi.com/berita/bybit-luncurkan-akun-kripto-syariah-khusus-bagi-trader-muslimUntuk tau detail 75 tokennya, silahkan ke akun Bybit langsung.
|
|
|
|
dansus021
Copper Member
Legendary
Offline
Activity: 2478
Merit: 1131
Part of AOBT - English Translator to Indonesia
|
 |
March 01, 2025, 03:51:27 PM |
|
Mantab mas @chikito tapi you know lah ya haters gonna hate padahal seperti mas chikito bilang bahkan di luar negri pun ada ulama bahkan organisasi yang ngomong bahwa bitcoin itu halal bahkan sekarang bybit punya sub account yan isinya token yan boleh di tradingkan menurut syariat islam https://www.bybit.com/en/shariahCompliant/yang bybit sendiri ngomong kek gini "Developed in collaboration with CryptoHalal and ZICO Shariah Advisory Services Sdn. Bhd. (ZICO Shariah) to ensure adherence to Shariah principles." Tpi ya balik ke masing masih sih kalau menurut ane bitcoin ini jelas dan sekarang bahkan udah di pakai beberapa negara. tapi semisal kita ngomong gini di IG atau di forum saham indo kadang banyak yang ndebat which is okay menurut ane haha
|
|
|
|
Chikito (OP)
Copper Member
Legendary
Offline
Activity: 3066
Merit: 2318
♻️ Automatic Exchange
|
 |
March 03, 2025, 09:34:43 PM |
|
Mantab mas @chikito tapi you know lah ya haters gonna hate padahal seperti mas chikito bilang bahkan di luar negri pun ada ulama bahkan organisasi yang ngomong bahwa bitcoin itu halal
Ada ulama salafi senior bernama Abdulrahman Al-Barrak, atau kalau di indonesia sering disebut "wahabi" menfatwa halal bitcoin: https://x.com/AhmedTayy/status/1739942078002655570 Artinya, bitcoin ini masih tergantung dari seberapa dalam mereka dalam menterjemahkannya dalam berfatwa.
|
░░░░▄▄████████████▄ ░▄████████████████▀ ▄████████████████▀▄█▄ ▄███████▀▀░░▄███▀▄████▄ ▄██████▀░░░▄███▀░▀██████▄ ██████▀░░▄████▄░░░▀██████ ██████░░▀▀▀▀░▄▄▄▄░░██████ ██████▄░░░▀████▀░░▄██████ ▀██████▄░▄███▀░░░▄██████▀ ▀████▀▄████░░▄▄███████▀ ▀█▀▄████████████████▀ ▄████████████████▀░ ▀████████████▀▀░░░░ | | CCECASH | | | | |
|
|
|
Chikito (OP)
Copper Member
Legendary
Offline
Activity: 3066
Merit: 2318
♻️ Automatic Exchange
|
 |
March 07, 2026, 12:00:19 AM |
|
Muhammadiyah menetapkan bitcoin cs halal sebagai asset investasiAda berita terbaru dan menarik kemaren yang beredar di sosmed, kalau muhammadiyah sah menetapkan kehalalan bitcoin cs sebagai aset investasi. [1][2] Status penetapan asset crypto ini bersifat Mubah, atau halal dengan syarat yang ketat menyangkut keabsahan, dan mekanisme transaksinya. Semisal trading futures, leverage, judi, praktek pump dan dump, rugpul, dll. Jadi ya kalau kita punya bitcoin hanya disimpan seperti biasa, atau trading biasa seperti spot, masih dianggap halal sesuai perundangan yang ada di indonesia. Fatwa ini ditetapkan tanggal 15 Ramadan 1447 H atau bertepatan dengan 4 Maret 2026, Muhammadiyah juga mewanti-wanti kalau bitcoin vs haram digunakan sebagai alat pembayaran, karena tidak sesuai dengan UU mata uang no.7 dimana hanya rupiah saja yang sah sebagai alat pembayaran di indonesia. Beberapa tahun lalu, muhammadiyah menetapkan kalau bitcoin cs itu haram [3], namun karena bersurutnya waktu, dan perkembangan asset digital yang begitu masif, sehingga majilis tarjih mengkaji ulang keabsahan bitcoin cs di indonesia. [1]. https://muhammadiyah.or.id/2026/03/fatwa-majelis-tarjih-dan-tajdid-pp-muhammadiyah-tentang-kripto-sebagai-aset-keuangan-digital/[2]. https://mozaik.inilah.com/dakwah/fatwa-tarjih-muhammadiyah-transaksi-kripto-boleh-tapi-haram-buat-bayar-dan-trading-futures[3]. https://www.finansialku.com/berita/tok-mui-dan-muhammadiyah-kompak-haramkan-bitcoin-cs/
|
░░░░▄▄████████████▄ ░▄████████████████▀ ▄████████████████▀▄█▄ ▄███████▀▀░░▄███▀▄████▄ ▄██████▀░░░▄███▀░▀██████▄ ██████▀░░▄████▄░░░▀██████ ██████░░▀▀▀▀░▄▄▄▄░░██████ ██████▄░░░▀████▀░░▄██████ ▀██████▄░▄███▀░░░▄██████▀ ▀████▀▄████░░▄▄███████▀ ▀█▀▄████████████████▀ ▄████████████████▀░ ▀████████████▀▀░░░░ | | CCECASH | | | | |
|
|
|
|
Luzin
|
 |
March 07, 2026, 02:04:37 PM |
|
Beberapa tahun lalu, muhammadiyah menetapkan kalau bitcoin cs itu haram [3], namun karena bersurutnya waktu, dan perkembangan asset digital yang begitu masif, sehingga majilis tarjih mengkaji ulang keabsahan bitcoin cs di indonesia.
Artinya mereka menggunakan ilmu berdasarkan pada masanya atau perkembangannya. Kondisi ini cukup menarik, kalau tidak salah dulu Muhamdiyah memutuskan haram tahun 2022. Bagaimana dengan Nahdlatul Ulama? Karena memang 2 kelompok besar ini yang menguasai aliran islam diindonesia. Kemudian dari beberapa pandangan keduanya ada yang memang berbeda juga. Nampaknya menarik mungkin juga mereka akan segera merilis terkait crypto? Kalau Dulu Nahdlatul Ulama dalam keputusan PWNU Jawa Timur dan forum Bahtsul Masail cenderung mengharamkan cryptocurrency sebagai mata uang atau alat investasi karena mengandung gharar, maysir, dan dharar . Sumber: https://islam.nu.or.id/bahtsul-masail/hukum-trading-crypto-dalam-islam-apakah-crypto-menguntungkan-atau-berisiko-UxEfG
|
|
|
|
|
retreat
|
 |
March 07, 2026, 07:05:00 PM |
|
Artinya mereka menggunakan ilmu berdasarkan pada masanya atau perkembangannya. Kondisi ini cukup menarik, kalau tidak salah dulu Muhamdiyah memutuskan haram tahun 2022. Bagaimana dengan Nahdlatul Ulama? Karena memang 2 kelompok besar ini yang menguasai aliran islam diindonesia.
Itu berarti bahwa dalam hal ini Muhammadiyah melihat bahwa seiring dengan perkembangan jaman, crypto tidak bisa terus dianggap sebagai aset yang haram karena mengandung unsur Gharar, namun sudah lebih banyak aset crypto yg mempunyai dukungan yg jelas, apalagi setelah regulasi pemerintah yang melegalkan cryptocurrency di Indonesia, itu semakin memantapkan pandangan bahwa sebagian cryptocurrency dapat diperlakukan sebagai aset digital yang sah selama memiliki utilitas yang jelas. Sehingga jika Muhammadiyah bisa merubah pandangan mereka, itu berarti Nahdlatul Ulama juga berkemungkinan bisa merubah fatwa mereka yang berkaitan dengan aset crypto. Nampaknya menarik mungkin juga mereka akan segera merilis terkait crypto?
Jika Muhammadiyah sudah berpandangan bahwa aset crypto itu hukum asalnya adalah mubah (boleh), mungkin saja mereka akan meluncurkan token crypto untuk kemaslahatan umat, yang terpenting adalah token crypto tersebut memenuhi unsur utilitas nyata dalam ekosistem digital. Dan melihat Muhammadiyah yang sedang membangun infrastruktur teknologi mandiri yang terintegrasi dari pusat - ranting, itu sangat mungkin mereka akan meluncurkan token crypto yang bisa digunakan oleh umat dalam ekosistem digital mereka.
|
|
|
|
|
|
| R |
▀▀▀▀▀▀▀██████▄▄ ████████████████ ▀▀▀▀█████▀▀▀█████ ████████▌███▐████ ▄▄▄▄█████▄▄▄█████ ████████████████ ▄▄▄▄▄▄▄██████▀▀ | LLBIT | | | 4,000+ GAMES███████████████████ ██████████▀▄▀▀▀████ ████████▀▄▀██░░░███ ██████▀▄███▄▀█▄▄▄██ ███▀▀▀▀▀▀█▀▀▀▀▀▀███ ██░░░░░░░░█░░░░░░██ ██▄░░░░░░░█░░░░░▄██ ███▄░░░░▄█▄▄▄▄▄████ ▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀ | █████████ ▀████████ ░░▀██████ ░░░░▀████ ░░░░░░███ ▄░░░░░███ ▀█▄▄▄████ ░░▀▀█████ ▀▀▀▀▀▀▀▀▀ | █████████ ░░░▀▀████ ██▄▄▀░███ █░░█▄░░██ ░████▀▀██ █░░█▀░░██ ██▀▀▄░███ ░░░▄▄████ ▀▀▀▀▀▀▀▀▀ |
| | | | | | .
| | | ▄▄████▄▄ ▀█▀▄▀▀▄▀█▀ ▄▄░░▄█░██░█▄░░▄▄ ▄▄█░▄▀█░▀█▄▄█▀░█▀▄░█▄▄ ▀▄█░███▄█▄▄█▄███░█▄▀ ▀▀█░░░▄▄▄▄░░░█▀▀ █░░██████░░█ █░░░░▀▀░░░░█ █▀▄▀▄▀▄▀▄▀▄█ ▄░█████▀▀█████░▄ ▄███████░██░███████▄ ▀▀██████▄▄██████▀▀ ▀▀████████▀▀ | . ▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄ ░▀▄░▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄░▄▀ ███▀▄▀█████████████████▀▄▀ █████▀▄░▄▄▄▄▄███░▄▄▄▄▄▄▀ ███████▀▄▀██████░█▄▄▄▄▄▄▄▄ █████████▀▄▄░███▄▄▄▄▄▄░▄▀ ████████████░███████▀▄▀ ████████████░██▀▄▄▄▄▀ ████████████░▀▄▀ ████████████▄▀ ███████████▀ | ▄▄███████▄▄ ▄████▀▀▀▀▀▀▀████▄ ▄███▀▄▄███████▄▄▀███▄ ▄██▀▄█▀▀▀█████▀▀▀█▄▀██▄ ▄██▀▄███░░░▀████░███▄▀██▄ ███░████░░░░░▀██░████░███ ███░████░█▄░░░░▀░████░███ ███░████░███▄░░░░████░███ ▀██▄▀███░█████▄░░███▀▄██▀ ▀██▄▀█▄▄▄██████▄██▀▄██▀ ▀███▄▀▀███████▀▀▄███▀ ▀████▄▄▄▄▄▄▄████▀ ▀▀███████▀▀ | | OFFICIAL PARTNERSHIP SOUTHAMPTON FC FAZE CLAN SSC NAPOLI |
|
|
|
masulum
Legendary
Offline
Activity: 2702
Merit: 1838
MOBIT.EXCHANGE NO KYC/AML CRYPTO SWAP
|
 |
March 08, 2026, 07:30:46 AM |
|
Jika Muhammadiyah sudah berpandangan bahwa aset crypto itu hukum asalnya adalah mubah (boleh), mungkin saja mereka akan meluncurkan token crypto untuk kemaslahatan umat, yang terpenting adalah token crypto tersebut memenuhi unsur utilitas nyata dalam ekosistem digital. Dan melihat Muhammadiyah yang sedang membangun infrastruktur teknologi mandiri yang terintegrasi dari pusat - ranting, itu sangat mungkin mereka akan meluncurkan token crypto yang bisa digunakan oleh umat dalam ekosistem digital mereka.
Saya rasa mereka tidak akan sejauh itu mas untuk membuat token crypto sendiri. Mereka sebatas memberikan fatwa mengenai kripto saja, bagaimanapun membuat token itu juga perlu managemen yang baik, dan kalau digunakan untuk pembayaran akan menjadi mata uang yang mana ini tetap haram menurut Muhammadiyah. jadi menurut pandangan saya, Muhammadiyah mungkin tidak akan sampai sejauh itu hingga membuat token. fatwa ini sudah cukup bagi Muhammadiyah dan pengikutnya untuk membuka model investasi baru. Bagaimana pun, menggunakan yang sudah ada untuk Investasi bisa jadinlebih profit daripada terjun membuat token sendiri. (IMO)
|
|
|
|
AakZaki
Legendary
Online
Activity: 2562
Merit: 1971
Lightning⚡zkNodes
|
 |
March 08, 2026, 10:19:06 AM |
|
Jika Muhammadiyah sudah berpandangan bahwa aset crypto itu hukum asalnya adalah mubah (boleh), mungkin saja mereka akan meluncurkan token crypto untuk kemaslahatan umat, yang terpenting adalah token crypto tersebut memenuhi unsur utilitas nyata dalam ekosistem digital. Dan melihat Muhammadiyah yang sedang membangun infrastruktur teknologi mandiri yang terintegrasi dari pusat - ranting, itu sangat mungkin mereka akan meluncurkan token crypto yang bisa digunakan oleh umat dalam ekosistem digital mereka.
Aneh ini lagi, Kalimat kalo sudah di awali dengan "Mungkin Saja Mereka" itu akan tertuju pada kalimat spekulasi, bisa jadi spekulasi Omong Kosong, bahkan benar adanya jika ada sumber terpercaya. Lagian ngapain bahas Muhammadiyah dispekulasikan meluncurkan token, apa gak ada pembahasan lagi yang lebih bagus gitu? Muhammadiyah itu sudah kaya, gak perlu buat token-token atau apalah yang gak jelas, coba perhatikan Masjid-Masjid Muhammadiyah Bagus-bagus. Jadi kalo cuma untuk kemaslahatan umat mereka tidak akan membuat yang belum jelas.
|
|
|
|
taufik123
Legendary
Offline
Activity: 3220
Merit: 2267
Duelbits.com
|
 |
March 08, 2026, 06:10:16 PM |
|
-snip- Muhammadiyah itu sudah kaya, gak perlu buat token-token atau apalah yang gak jelas, coba perhatikan Masjid-Masjid Muhammadiyah Bagus-bagus. Jadi kalo cuma untuk kemaslahatan umat mereka tidak akan membuat yang belum jelas.
Betul betul, Ngapain juga Muhammadiyah bikin token sendiri apalagi mereka sudah Kaya dan gak perlu harus jualan token crypto yang masih banyak kontrovesialnya di indonesia. Bukan dapat pujian, Tapi bakal banyak yang berspekulasi dan bahkan dengan hal yang lain soal crypto dan sebagainya. orang indo kalo buat token itu selalu gagal dan berakhir dengan POV yang gak baik pada pengembangnya, Contoh saja kayak artis yang buat token Asix, malah jadi bahan ejekan karena jadi memecoin yang akhirnya scam dan di tinggalkan begitu aja. Banyak yang FOMO di awal kemudian jadi token sampah, ini bakal jadi Jejak digital yang buruk kalo Muhammadiyah tiba-tiba buat token mereka sendiri.
|
|
|
|
kawetsriyanto
Legendary
Offline
Activity: 2926
Merit: 1181
♻️ Automatic Exchange
|
 |
March 08, 2026, 11:39:34 PM |
|
Artinya mereka menggunakan ilmu berdasarkan pada masanya atau perkembangannya. Kondisi ini cukup menarik, kalau tidak salah dulu Muhamdiyah memutuskan haram tahun 2022.
Ilmu yang digunakan untuk menentukan halal atau haram berlaku di semua masa. Pedoman utamanya cuman 2 (Al Qur'an dan Hadist). Hanya saja dulu di tahun 2022 beberapa hal masih dianggap belum memenuhi zona halal karena belum memenuhi persyaratannya. Namun seiring perjalanan waktu, Bitcoin mulai lebih dikenal dan dari pihak Muhammadiyah menganggap yang dulu di zona abu-abu, sekarang sudah jelas dan makin positif perkembangannya. Misal: dulu BTC dianggap judi dan sesuatu yang tidak ada underlyingnya. Nah saat ini orang-orang sudah paham itu beda dengan judi, Bitcoin itu digital currency yang digunakan untuk aset dan ada underlyingnya. Jadi kemaslahatannya sudah jelas, bukan seperti yang dulu dituduhkan sebagai judi atau alat money laundery. Selain itu, regulasinya juga sudah ada di negara kita. Dengan unsur-unsur ini, bisa dimaklumi kalau Muhammadiyah beralih untuk menyatakan Bitcoin itu halal dengan beberapa ketentuan. Jika Muhammadiyah sudah berpandangan bahwa aset crypto itu hukum asalnya adalah mubah (boleh), mungkin saja mereka akan meluncurkan token crypto untuk kemaslahatan umat, yang terpenting adalah token crypto tersebut memenuhi unsur utilitas nyata dalam ekosistem digital. Dan melihat Muhammadiyah yang sedang membangun infrastruktur teknologi mandiri yang terintegrasi dari pusat - ranting, itu sangat mungkin mereka akan meluncurkan token crypto yang bisa digunakan oleh umat dalam ekosistem digital mereka.
Saya rasa tidak mungkin. Muhammadiyah bukan tipikal perusahaan yang mau berinvestasi di sesuatu yang beresiko tinggi seperti aset digital. Selama ini, di lingkup Muhammadiyah juga tidak ada indikasi untuk mengarah ke industri crypto. Mereka sudah punya lingkup usaha sendiri yang disebut badan usaha Muhammadiyah. Semuanya dalam bentuk real, tidak ada yang berbentuk digital. Selain itu, Muhammdiyah pasti paham kalau mereka dipihak pemberi fatwa. Artinya kalau mereka ikut-ikutan, mereka ibarat wasit yang ikut kedalam permainan. Fatwa mereka menjadi tidak objektif.
|
░░░░▄▄████████████▄ ░▄████████████████▀ ▄████████████████▀▄█▄ ▄███████▀▀░░▄███▀▄████▄ ▄██████▀░░░▄███▀░▀██████▄ ██████▀░░▄████▄░░░▀██████ ██████░░▀▀▀▀░▄▄▄▄░░██████ ██████▄░░░▀████▀░░▄██████ ▀██████▄░▄███▀░░░▄██████▀ ▀████▀▄████░░▄▄███████▀ ▀█▀▄████████████████▀ ▄████████████████▀░ ▀████████████▀▀░░░░ | | CCECASH | | | | |
|
|
|
|
Luzin
|
 |
March 09, 2026, 12:48:19 AM |
|
Aneh ini lagi, Kalimat kalo sudah di awali dengan "Mungkin Saja Mereka" itu akan tertuju pada kalimat spekulasi, bisa jadi spekulasi Omong Kosong, bahkan benar adanya jika ada sumber terpercaya. Lagian ngapain bahas Muhammadiyah dispekulasikan meluncurkan token, apa gak ada pembahasan lagi yang lebih bagus gitu?
Jadi spekulasinya pribadi nampaknya om? Tapi jika mereka tertarik merambah dan dikembangkan secara profesional mungkin bisa jadi salah satu sumber pemasukan tambahan untuk muhamadiyah. Muhammadiyah itu sudah kaya, gak perlu buat token-token atau apalah yang gak jelas, coba perhatikan Masjid-Masjid Muhammadiyah Bagus-bagus. Jadi kalo cuma untuk kemaslahatan umat mereka tidak akan membuat yang belum jelas.
Ya jadi saya pernah baca dulunya muhamdiah ini ormas. Tapi perkembangannya mereka menjadi organisasi besar dan kaya kaya karena mengelola ribuan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) pada bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial. Total aset diperkirakan mencapai Rp400 triliun lebih. Kalau dari sumber yang saya baca Muhamadiyah masuk 10 organisasi terkaya dunia. Sumber: https://www.instagram.com/p/DP_mlGtEqCT/?utm_source=ig_web_button_share_sheet
|
|
|
|
|
TedMosby
|
 |
March 09, 2026, 06:15:50 AM |
|
Maaf gan, saya non Muslim, tolong diberi pencerahan juga. Apakah halal-nya Bitcoin kalau dari fatwa MUI gini bisa berlaku universal, atau hanya mencakup hukum Islam yang berlaku di Indonesia saja?
Dari data Chainalysis.com, adopsi kripto secara global didominasi oleh negara2 ini.  Dari data di tabel di atas, kita bisa lihat ada 3 negara dengan agama mayoritas Islam di top 10, yaitu Pakistan, Nigeria, dan Indonesia.
Nah, yang menarik di sini adalah data survey dari journal2 berikut ini.  Ketidakjelasan soal halal/haram jadi alasan kedua terbesar kenapa mereka tidak invest di Bitcoin. - 28.2% responden menyatakan akan mengikuti fatwa MUI.
- 41.8% responden akan pakai kripto kalau sudah ada kejelasan halalnyal.
- 39.1% responden masih ragu.
Menarik sih nunggu efeknya ke adopsi kripto di Indonesia. Mungkin bisa masuk top five setidaknya. Tapi lebih dari itu, setidaknya teman2 Muslim tidak lagi dipandang aneh2 oleh sesamanya karena sekarang sudah jelas, “mainannya” udah HALAL. Source:https://www.chainalysis.com/blog/2025-global-crypto-adoption-indexhttps://www.jurnal.stiq-amuntai.ac.id/index.php/al-qalam/article/download/724/228https://e-journal.president.ac.id/index.php/FIRM-JOURNAL/article/viewFile/6047/2291
|
|
|
|
|
Rashlyowl
|
 |
March 09, 2026, 06:37:01 AM |
|
Apakah halal-nya Bitcoin kalau dari fatwa MUI gini bisa berlaku universal, atau hanya mencakup hukum Islam yang berlaku di Indonesia saja?
Tidak berlaku universal karena setiap negara punya lembaga masing-masing, setiap lembaga punya metodologi & sudut pandang makna tersendiri dalam menyikapi BTC. Misalnya di Indonesia BTC sudah halal sekarang, di negara yang lain seperti Mesir, lembaga fatwa mereka (Dar al-Ifta al-Misriyyah) sejak 2017 mengharamkan BTC & fatwa itu masih berlaku sampai sekarang di negara mereka, semoga menjawab pertanyaannya. 
|
|
|
|
Chikito (OP)
Copper Member
Legendary
Offline
Activity: 3066
Merit: 2318
♻️ Automatic Exchange
|
 |
March 10, 2026, 01:12:40 AM |
|
Maaf gan, saya non Muslim, tolong diberi pencerahan juga. Apakah halal-nya Bitcoin kalau dari fatwa MUI gini bisa berlaku universal, atau hanya mencakup hukum Islam yang berlaku di Indonesia saja?
Karena Muhammadiyah ini ada Lembaga atau Ormas Islam, artinya keputusan atau Fatwa ini hanya berlaku untuk umat muslim gan, tidak berlaku universal apa lagi global. Namun, yang perlu diperhatikan, jika sampeyan ingin kepastian "halal" secara universal, tentunya sejak keputusan pemerintah meng-halal-kan bitcoin sebagai asset komoditas yang boleh diperdagangkan dan dimiliki ( Peraturan Bappebti Nomor 5 Tahun 2019), sampeyan gak perlu lagi menunggu keputusan apa pun, cukup mengikuti saja apa yang sudah diputuskan oleh negara, maka itu saya anggap sudah sebagai pencerahaan yang hakiki untuk non atau bagi muslim sekalipun. Artinya keputusan Muhammadiyah ini sebagai penguat bagi muslim yang memiliki keraguan at
|
░░░░▄▄████████████▄ ░▄████████████████▀ ▄████████████████▀▄█▄ ▄███████▀▀░░▄███▀▄████▄ ▄██████▀░░░▄███▀░▀██████▄ ██████▀░░▄████▄░░░▀██████ ██████░░▀▀▀▀░▄▄▄▄░░██████ ██████▄░░░▀████▀░░▄██████ ▀██████▄░▄███▀░░░▄██████▀ ▀████▀▄████░░▄▄███████▀ ▀█▀▄████████████████▀ ▄████████████████▀░ ▀████████████▀▀░░░░ | | CCECASH | | | | |
|
|
|
Chikito (OP)
Copper Member
Legendary
Offline
Activity: 3066
Merit: 2318
♻️ Automatic Exchange
|
 |
April 08, 2026, 02:17:15 AM |
|
[1]. Muhammadiyah Tetapkan Hukum Halal-Haram Meme CoinSebenarnya agak menarik, Muhammadiyah telah menetapkan حلال (ḥalāl) untuk Bitcoin karena syarat kehalalannya jelas. Tapi kalau untuk meme coin, banyak syarat yang musti meme coin terapkan seperti adanya utilitas, manfaat, serta fundamental. Artinya jika sebuah meme coin tidak memiliki semua itu, kita patut mempertanyakan kehalalannya, dan beresiko "berdosa" jika memilikinya. Jadi wajar kalau megang atau ngehold meme coin itu kayak menggenggam bara api. Di satu sisi "nyangkut" dan berharap harga balik lagi, namun disisi lain ( karena tidak ada utilitas, manfaat, serta fundamental) jadi mainan cukong, dan murni spekulasi (yang sangat dilarang dalam Islam), megang meme coin itu kebanyakan parno (harga bisa ke 0) seperti yang sudah-sudah. Jadi ya mending beli yang pasti-pasti aja, dan ngehold coin yang memiliki syarat yang jelas.
|
░░░░▄▄████████████▄ ░▄████████████████▀ ▄████████████████▀▄█▄ ▄███████▀▀░░▄███▀▄████▄ ▄██████▀░░░▄███▀░▀██████▄ ██████▀░░▄████▄░░░▀██████ ██████░░▀▀▀▀░▄▄▄▄░░██████ ██████▄░░░▀████▀░░▄██████ ▀██████▄░▄███▀░░░▄██████▀ ▀████▀▄████░░▄▄███████▀ ▀█▀▄████████████████▀ ▄████████████████▀░ ▀████████████▀▀░░░░ | | CCECASH | | | | |
|
|
|
|
macson
|
 |
April 10, 2026, 01:54:48 PM |
|
Muhammadiyah telah menetapkan حلال (ḥalāl) untuk Bitcoin karena syarat kehalalannya jelas. Tapi kalau untuk meme coin, banyak syarat yang musti meme coin terapkan seperti adanya utilitas, manfaat, serta fundamental. Artinya jika sebuah meme coin tidak memiliki semua itu, kita patut mempertanyakan kehalalannya, dan beresiko "berdosa" jika memilikinya.
Jadi wajar kalau megang atau ngehold meme coin itu kayak menggenggam bara api. Di satu sisi "nyangkut" dan berharap harga balik lagi, namun disisi lain ( karena tidak ada utilitas, manfaat, serta fundamental) jadi mainan cukong, dan murni spekulasi (yang sangat dilarang dalam Islam), megang meme coin itu kebanyakan parno (harga bisa ke 0) seperti yang sudah-sudah. Jadi ya mending beli yang pasti-pasti aja, dan ngehold coin yang memiliki syarat yang jelas.
Saya pikir hold meme coin itu seperti berjudi karena nilainya tergantung spekulasi pasar, gak ada fundamental yg jelas dan utilitas yg kuat, sehingga sulit untuk hold meme coin dalam jangka panjang karena harganya jauh lebih volatil dan rentan permainan bandar besar. Jadi baik dari sisi agama dan investasi, membeli meme coin itu berisiko tinggi dan tidak disarankan, sehingga buat orang yg ingin terlibat untuk menaruh duitnya di meme coin harus pikir-pikir dulu karena sewaktu-waktu duit mereka bisa aja lenyap. Di pasar crypto ada banyak opsi yg lebih masuk akal, seperti Bitcoin, dll --- buat apa meresikokan diri untuk beli meme coin kalau sudah ada opsi lain yg lebih stabil dan punya fundamental yg lebih jelas. Tapi kalau gak peduli soal fatwa ulama dan pengen cari untung cepat, terserah juga, tapi ingat kalau resiko ditanggung sendiri.
|
|
|
|
|