Pada akhirnya supremasi yang dilakukan AS untuk saat ini terutama ketika konflik terjadi justru akan membuat situasinya menjadi rumit dan bisa saja memperparah keadaan. ketika AS yang ingin mendapatkan keuntungan secara langsung tetapi balasan Iran itu akan mengarah ke semua negara karena teritorial mereka yang menguntungkan dari sektor minyak ini.
Apakah Iran sama AS ini lagi kerjasama ya?, mereka ini seolah-olah bekerja sama menaikan harga minyak dunia. Jadi kalau harga minyak naik, Iran untung, dan AS juga ketiban rezeki bikin harga Dollar naik juga, Terus yg dirugikan kira2 siapa?, Indonesia?, itu sudah pasti, negara2 berkembang akan paling berdampak. Namun yang paling berdampak adalah China. Ya, menurut pengamat, perang sesungguhnya yang dimainkan AS ini adalah bukan dengan Iran dan Venezuela, tapi dengan China. AS berusaha menghambat perkembangan china dengan menyetop semua energi yg disuplly ke sana, Karena Iran dan Venezuela di atas kertas merupakan negara pengekspor minya terbesar ke sana.
AS juga mengincar selat malaka dan merayu Indonesia dan negara di asia tenggara untuk membuat tarif bagi kapal yg lewat di selat malaka, dan kapal tangker terbanyak lewat selat malaka adalah China.
Untuk secara niat tertentu mungkin iya mungkin tidak tetapi saya tidak meyakini bahwa mereka sedang bekerja sama apalagi dengan melihat AS dan Iran yang memang hubungannya dingin bahkan sejak beberapa dekade terakhir akan sangat sulit untuk melihat potensi kerjasama mereka. Saya melihat hubungan AS-Iran ini sama dengan AS-Rusia sebelumnya tetapi sekarang kemungkinan sedikit meruncing sehingga saya tidak melihat potensi kerjasama untuk hal ini. Hanya saja ketika melihat hal gila yang selalu terjadi utnuk sebuah konspirasi elite global ya
who knows mas

Untuk merasakan kerugian sudah pasti hampir secara keseluruhan akan merasakan kecuali mungkin mereka yang berkonflik apalagi dengan melihat beberapa pemberitaan yang terjadi khususnya di Asia saja kita tahu hampir semua merasakan kerugian tetapi untuk masalah keuntungan ada beberapa negara yang mungkin akan merasakan keuntungan tersebut.
Kita bisa lihat Israel yang akan mendapatkan keuntungan paling besar disini karena jika kita mengulas kebelakang masalah Iran itu terjadi dengan Israel tetapi mereka mampu membuat AS memberikan kekuatan penuh mereka dan justru fokusnya beralih menjadi AS dengan Iran sehingga dipastikan mereka mendapatkan keuntungan disini belum lagi ada desas desus tentang
Pax Judaica ini bisa membuat mereka menjadi lebih diuntungkan.
Untuk negara lain US juga memiliki keuntungan disini meskipun dalam beberapa artikel terlihat dampaknya menjadi tumpang tindih antara keuntungan dan kerugian mengingat mereka pasti untung dari segi ekonomi karena tidak bisa dipungkiri mereka saat ini menjadi salah satu produsen minyak dunia dan dengan harga kenaikan yang terjadi dipastikan mereka untung besar, tetapi disatu sisi mereka juga akan kehilangan banyak sekali uang yang terbakar akibat biaya militer apalagi jika konfliknya berlangsung untuk jangka panjang
1.
Untuk kondisi negara adidaya lain yang pasti merasakan keuntungan adalah China dan Rusia karena selain dari mereka bisa mendapatkan peta kekuatan militer US ketika berperang melawan Iran maka mereka memiliki keuntungan lain seperti ketika sebelumnya Iran yang hanya akan memandang Yuan dibanding Dollar itu bisa menjadi keuntungan terbesar untuk merebut kekuasaan yang selalu dimiliki AS untuk segi ekonomi global.
Rusia juga memiliki keuntungan besar untuk masalah geopolitik mereka dengan Ukraina disini sehingga mereka akan berupaya untuk memanfaatkan situasi ini dan itu terlihat ketika bantuan selalu datang dari Rusia ke Iran dari segi misil untuk membuat perang masih terjadi
2Yang pasti disini adalah negara adidaya selalu memiliki keuntungan sekalipun konflik terjadi tetapi yang dirugikan adalah masyarakat di hampir semua negara di dunia yang merasakan dampak dari konflik ini.
1.
Perang Amerika-Iran, siapa paling dapat untung?2.
Miliarder Ini Sebut Rusia dan China Pemenang Sebenarnya Perang AS-Israel vs Iran2.
Tak Cuma Rusia-China, Diam-Diam Negara Kecil Ini Untung dari Perang