Maaf OOT, tapi saya baru ngeh ternyata QR code itu bagian dari klasifikasi barcode juga.
Saya kira barcode itu cuma untuk penyebutan kode yang direpresentasikan dengan garis2 vertikal saja.
Jadi barcode itu ada 3, Linear (1D), Matrix (2D), dan Advanced Barcode (3).
—snip—
Barcode memang banyak jenisnya om. Dulu ditempat kerja saya pernah memproduksi ID card untuk produk Coc*-Col* di Indonesia (entah untuk ditempel di seluruh mesin pendinginnya atau ditempel di outlet pedagangnya), dan kebetulan saya yang mengoperasikan software untuk mengubah daftar code yang mereka berikan ke bentuk barcode 1D dan 2D.
Untuk masing-masing jenis dari barcode tersebut juga ada banyak tipe kodenya lagi. Jadi, tidak sembarang menggunakan barcode. Contoh, pada Linear Barcodes juga bisa tidak sama jenis tipenya dan ini bisa berpengaruh pada perangkat untuk scan yang mereka gunakan, apakah mensupport tipe yang digunakan pada Linear Barcode tersebut atau tidak. Sementara untuk QR Code lebih universal penggunaannya.
Btw, untuk QR code, bagi pengguna wallet crypto tentunya sudah tidak asing lagi, bahkan pada beberapa hardware wallet yang support air-gap juga rata-rata menggunakan metode scan barcode jenis ini.
Dan di kripto, perlu berhati-hati juga sebelum kirim aset kripto melalui metode scan barcode ataupun metode input address secara manual, karena tidak akan tercantum nama pemilik address tersebut tidak sebagaimana QRIS yang bisa dikonfirmasi nama pemilik rekeningnya.