Kalau dari IDXChannel.com, ternyata banyak banget list saham gocap ini.
Itu listnya sudah usang gan, sudah banyak yang nilainya 0 alias kena delisting...
Nah mungkin nasibnya beda kalau dulu sudah Rp. 1 minimal, masih ada nafas dari Rp. 50 ke Rp. 1

Kalau berpotensi makin turun, atau didelist, nah itu sudah resiko bro, kita yang terbiasa dengan crypto bukan hal baru lagi soal itu.
Iya sih kalau crypto sudah lumrah kalau rekt.
Nah yang di harga <50 ini udah kek main token micin, tapi masalahnya, ada beberapa yang secara brand sudah tidak asing lagi, kek GOTO.
Jadi lebih ada semangat untuk nyerok.
Apakah nantinya aturan ini akan lebih menarik investor asing untuk masuk ke saham Indonesia? Sehingga BEI merubah aturan yang awalnya batas harga di Rp50 menjadi Rp1 untuk menaikkan likuiditas. karena saya sendiri tidak terlalu memperhatikan pasar saham.
Agak janggal juga terkait motivasi penurunan harga ini gan, tapi ane yaqin bukan demi investor asing. Mereka lebih tertarik saham yang berkualitas IMO.
Kalau dari feeling ane ini cuma biar market lebih aktif saja dan ngasi peluang beberapa ticker untuk bisa bergerak dan tidak stuck. In this economy nampaknya pemerintah mengantisipasi nanti akan ada lebih banyak saham yang ke gocap.