Mohon koreksi jika saya salah, seingat saya dulu juga ada kejadian serupa ketika instansi dalam proses penyelidikan gedung instansi tersebut mengalami kebakaran. Hal ini jelas bukan "hari naas" tetapi memang ada tindakan yang dilakukan untuk menghapus dokumen atau hal lain yang berpotensi menjadi bukti yang menguatkan posisi KPK dalam proses penyelidikan.
Ya gan, banyak kejadian-kejadian lampau "sebagai cara untuk menghilangkan barang bukti", bahkan tidak hanya barang, gedung, dokumen bahkan manusia pun akan "dihilangkan" guna menghapus barang bukti.
Kita hidup di sebuah negara dengan penyakit kronis korupsi. Ya, kalau saya katakan hampir 100% pejabat/petinggi negara ini tidak luput dari namanya korupsi, karena gaji PNS itu kecil, bahkan untuk memiliki rumah saja butuh waktu beberapa tahun dengan kredit. Namun ketika jadi pejabat, harta langsung melimpah, dan hidup mewah. Kalau bukan korupsi, pastinya bakal sulit hidup nyaman di indonesia ini.
di kelas terbawah saja, misal UPT-UPT, kecamatan, desa, dll. Misal kalau gak jadi PPK, gak bakal mungkin bisa punya rumah dan mobil dengan cash. belum lagi ketika jadi KPA yang anggarannya UPT diputuskan sama dia.
Jadi ya wajar kalau kita curiga kalau kebakaran ini bukan yang biasa, karena bertepatan dengan kanda nusron yg dipanggil KPK.