Bitcoin Forum
May 21, 2019, 04:14:15 PM *
News: Latest Bitcoin Core release: 0.18.0 [Torrent] (New!)
 
   Home   Help Search Login Register More  
Pages: [1] 2 3 4 »  All
  Print  
Author Topic: Masyarakat Tanpa Uang  (Read 964 times)
bots1
Full Member
***
Offline Offline

Activity: 355
Merit: 115


View Profile WWW
November 16, 2018, 05:42:25 PM
Merited by mu_enrico (1), Alizaind (1)
 #1

Hallo selamat malam agan-agan dan agan-wati, sesuai judulnya kali ini saya akan membahas tentang keberlangsungan hidup kita kedepan (sok-sokan) Cheesy . Kita tahu bahwa perkembangan teknologi dan perkembangan politik didunia semakin lama semakin panas dirasakan. Yang pada akhirnya secara tidak langsung akan berdampak kepada perekonomian masyarakat sipil seperti kita-kita ini.

Baru-baru ini ditemukan sebuah kajian oleh Luno bahwa di Indonesia, Malaysia dan Afrika Selatan memiliki tingkat pengguna crypto lebih besar dari pada Eropa. Survey ini berdasarkan beberapa aspek yakni tingkat pengetahuan warga negara itu sendiri, tingkat penggunaan crypto dan tingkat transaksi crypto berdasarkan kapitalisasi pasar pada exchange dinegara mereka masing-masing (benar atau salah anda dapat menilai sendiri). Lihat artikel ini:  South Africa, Malaysia, Indonesia Outpace Europe in Crypto Awareness and Ownership: Survey

Ini membuktikan bahwa pasar ekonomi crypto dinegara berkembang lebih diterima dari pada negara maju, bahkan ketika regulasinya tidak memberikan kenyamanan bagi rakyatnya untuk melakukan transaksi pembayaran dengan cryptocurrency. Jadi, intinya di negara berkembang memberlakukan crypto sebagai produk investasi yang menjanjikan.

Selain itu, Malaysia sudah mulai gencar menggaungkan blockchain dan cryptocurrency. Pertama, berita gencar bahwa negara malaysia mulai mengadopsi blockchain yang bekerjasama dengan NEM Foundation untuk melakukan study tentang blockchain dinegara tersebut. Lihat: Malaysia: Government Partners With Universities to Authenticate Degrees Using a Blockchain Solution Based on the NEM Platform

Kedua, akhir-akhir ini PM malaysia juga sudah mulai melirik cryptocurrency. Ada yang menyatakan negara tersebut mendukung proyek Harapan coin (HRP) sebagai pengganti fiat di Malaysia, meskipun ada pernyataan bahwa crypto dapat dijadikan modus operandi oleh pemegang kekuasaan untuk melakukan pencucian uang secara anonim.
Lihat beberapa artikel berikut:

Sampai disini saya ingin menyatakan bahwa banyak negara-negara didunia mulai tertarik untuk mengadopsi crypto untuk kebutuhan perekonomian mereka, meskipun crypto memiliki sisi positif dan negatif namun secara tidak langsung membuat semua orang lebih nyaman untuk bertransaksi antara pengguna satu dengan pengguna lainnya. India, Korea Selatan, China, Hongkong, Singapore sudah selangkah lebih maju untuk menyuarakan crypto, sehingga dapat mewujudkan "masyarakat tanpa uang".  Cheesy

Pertanyaannya cukup sederhana:
1. Di saat semua negara mulai melirik crypto sebagai masa depan uang, lalu kenapa agan semua masih FUD? tapi masih gak kapok juga untuk berhenti (kapok lombok).
2. Apa saja keuntungan negara dan masyarakat ketika negara mampu mengadopsi cryptocurrency sendiri? (jawaban yang sudah disebutkan tidak perlu diulang, yang mengulang di report moderator) #kejam  Cheesy
3. Bagaimana langkah bagi Indonesia untuk dapat mengadopsi crypto sebagai uang? (jangan berpendapat bahwa regulasi sudah mentok karena uu no 7 tahun 2011 tentang uang, sebab masih ada peraturan pengecualian yang tertera pada aturan Bank Indonesia PBI/20/6/2018. Intinya PBI bisa dirubah tanpa persetujuan DPR)


*Berpendapat tidak ada yang salah dan benar, asal masuk akal.

1558455255
Hero Member
*
Offline Offline

Posts: 1558455255

View Profile Personal Message (Offline)

Ignore
1558455255
Reply with quote  #2

1558455255
Report to moderator
NEW GAME FORMAT
JACKPOT UP TO $8000+
Guess The Symbols Of a Real Ethereum Hash
PLAY NOW
Advertised sites are not endorsed by the Bitcoin Forum. They may be unsafe, untrustworthy, or illegal in your jurisdiction. Advertise here.
1558455255
Hero Member
*
Offline Offline

Posts: 1558455255

View Profile Personal Message (Offline)

Ignore
1558455255
Reply with quote  #2

1558455255
Report to moderator
1558455255
Hero Member
*
Offline Offline

Posts: 1558455255

View Profile Personal Message (Offline)

Ignore
1558455255
Reply with quote  #2

1558455255
Report to moderator
Renal
Member
**
Offline Offline

Activity: 434
Merit: 10


View Profile
November 16, 2018, 07:19:47 PM
 #2

menurut pendapat ane mengatakan bahwa meyakinkan dulu masyarakat indonesia terhadap dunia cryptocurrency agar supaya masyarakat luas tahu tentang cryptocurrency sebagai teknologi baru yang berkembang sangat pesat sehingga mereka bisa melakukan suatu transaksi dengan bitcoin kemudian menerapkannya pasti jika pemerintah melihat ini dengan cara yang positif maka dengan cepat melegalkan bitcoin di indonesia.
Dawala78
Jr. Member
*
Offline Offline

Activity: 67
Merit: 1


View Profile WWW
November 16, 2018, 07:49:12 PM
 #3

Mungkin butuh waktu yang cukup lama untuk menjadi cryptosurrency sebagian alat transaksi dan tidak sudah final bahwa cryptosurrency tidak bisa menggantikan uang sebagai alat pembayaran , Indonesia negara yang sangat luas sampai saat ini saya rasa sebagian rakyat Indonesia belum mengenal cryptosurrency karena di pelosok susah mendapat informasi melalui jaringan internet . Jadi gak mudah cryptosurrency jadi alat pembayaran

▄▀▀▀▀▀▀▄ PLATIO ▄▀▀▀▀▀▀▄
█   Smart Banking Ecosystem   █
▀▄▄▄▀[https://platio.io]▀▄▄▄▀
mu_enrico
Copper Member
Hero Member
*****
Offline Offline

Activity: 504
Merit: 787


Bitcoin >> Fiat


View Profile WWW
November 16, 2018, 08:17:11 PM
Merited by joniboini (3), roycilik (1), Alizaind (1)
 #4

kajian oleh Luno bahwa di Indonesia, Malaysia dan Afrika Selatan memiliki tingkat pengguna crypto lebih besar dari pada Eropa.
Di sini ane hanya ingin mengomentari terkait dengan metode ilmiah yang digunakan untuk mendapatkan kesimpulan tersebut. Karena kesimpulan ingin menggeneralisir populasi dari sedikitnya 4 negara (meskipun cuma kesan tersebut dari headline pemberitaan saja)

Quote
Methodology

The survey was conducted in September 2018 by Kantar TNS, on behalf of Luno, using computerassisted web interviewing techniques. Respondents from 10 countries were selected for the survey with over 1000 participants in each of the countries, all of whom were at least 18 years old. Participants were chosen from the following countries: France, Indonesia, Malaysia, Ireland, Romania, Italy, Netherlands, Germany, Lithuania, Poland, the United Kingdom and South Africa.

...

As the survey was carried out online, the bias towards higher income individuals is not unexpected as South Africans with Internet access tend to be wealthier.

Sumber: https://s3-eu-west-1.amazonaws.com/luno-content/T13571+JHB+Media+Event+-+Whitepaper-3-WEB.pdf

Untuk mendapatkan kesimpulan dari suatu populasi, jumlah sampel yang digunakan tidak sembarangan, dan metode sampling-nya pun tidak sembarangan. Apabila menggunakan purposive sampling seperti yang TNS lakukan, maka kesimpulan dari riset tidak bisa menggeneralisasi suatu populasi. Misalnya pernyataan bahwa di Indonesia tingkat pengguna kripto lebih besar dari Eropa adalah tidak valid, karena data akan bias pada suatu kelompok tertentu. Bisa jadi kebetulan ke-1000 orang responden di Eropa tersebut memang bukan pengguna kripto, dan bisa jadi kebetulan ke-1000 orang responden di Indonesia memang kelompok trader kripto. Untuk menghindari bias seperti itu digunakan metode simple random sampling.

Fenomena sampling error ini pernah kita jumpai pada salah seorang Capres dulu saat quick count dinyatakan menang, eh ternyata kalah padahal sudah syukuran. Ya kalau yang dijadikan sampel tidak random... begini jadinya... salah ambil kesimpulan.

Bias (yang nampak) pada penelitian TNS di atas lebih mengarah pada kelompok yang (1) bisa melakukan web interview dan (2) memiliki akses internet, belum lagi ditambah bias-bias lain yang (tergantung sogokan tidak nampak).

Apakah 1000 orang cukup untuk dijadikan sampel juga masih menjadi pertanyaan, ane belum sempat membuka kitab-kitab jadul ane terkait penentuan jumlah sampel dari confidence interval, confidence level, dan populasi. Ane iseng mencoba di https://www.surveysystem.com/sscalc.htm dan memasukkan angka CL:95%; CI:0.05; Populasi: 200juta. Hasilnya dibutuhkan sampel sebesar 3769201, bukan 1000an Cheesy

Sehingga, silahkan diskusi mengenai opini agan @bots1, tetapi jangan kemudian dianggap sebagai fakta

Ini membuktikan bahwa pasar ekonomi crypto dinegara berkembang lebih diterima dari pada negara maju, bahkan ketika regulasinya tidak memberikan kenyamanan bagi rakyatnya untuk melakukan transaksi pembayaran dengan cryptocurrency.
Ini opini, belum ada riset yang membuktikan hal ini. Ane lihat paper TNS masih berupa statistik deskriptif, belum membuktikan hipotesis (statistik inferensial).

Pertanyaannya cukup sederhana:
1. Di saat semua negara mulai melirik crypto sebagai masa depan uang, lalu kenapa agan semua masih FUD? tapi masih gak kapok juga untuk berhenti (kapok lombok).
2. Apa saja keuntungan negara dan masyarakat ketika negara mampu mengadopsi cryptocurrency sendiri? (jawaban yang sudah disebutkan tidak perlu diulang, yang mengulang di report moderator) #kejam  Cheesy
3. Bagaimana langkah bagi Indonesia untuk dapat mengadopsi crypto sebagai uang? (jangan berpendapat bahwa regulasi sudah mentok karena uu no 7 tahun 2011 tentang uang, sebab masih ada peraturan pengecualian yang tertera pada aturan Bank Indonesia PBI/20/6/2018. Intinya PBI bisa dirubah tanpa persetujuan DPR)
1. Sekali lagi opini yang belum dibuktikan "semua negara mulai melirik crypto sebagai masa depan uang." Terlepas dari itu, sikap skeptis kadang dibutuhkan loh agar tidak tertipu. Bahkan seorang yang terpelajar ada baiknya sedikit skeptis.
2. Kalau yang paling terlintas di benak ane sebagai pelaku bisnis adalah bisa transfer ke negara mana saja dengan biaya yang murah. Pakai PayPal mahal banget (apalagi bank transfer).
3. Senada dengan nomor 2. Boleh menerima BTC dari luar negeri asal dikonvert ke rupiah, jadi tetap menggunakan rupiah sebagai alat transaksi. BTC digunakan sebagai payment network.

*Berpendapat tidak ada yang salah dan benar, asal masuk akal.
Pada batas tertentu, ilmu pengetahuan bisa yakin mengatakan bahwa sesuatu itu salah berdasarkan dasar teori, metode penelitian, data, perhitungan, hasil kesimpulan, dll. "Asal masuk akal" bisa menyesatkan, karena akal manusia itu terbatas. Gunakan metode ilmiah agar akal-nya bisa jadi akal v2.0  Grin

Nice thread btw!

Bacaan:
http://dissertation.laerd.com/purposive-sampling.php

█▀▀█
██▄█
BESTMIXER.IO // BEST BITCOIN MIXER
█▀▀█
██▄█
Kavlien591
Member
**
Offline Offline

Activity: 177
Merit: 10


View Profile
November 16, 2018, 11:06:27 PM
 #5

Mungkin butuh waktu yang cukup lama untuk menjadi cryptosurrency sebagian alat transaksi dan tidak sudah final bahwa cryptosurrency tidak bisa menggantikan uang sebagai alat pembayaran , Indonesia negara yang sangat luas sampai saat ini saya rasa sebagian rakyat Indonesia belum mengenal cryptosurrency karena di pelosok susah mendapat informasi melalui jaringan internet . Jadi gak mudah cryptosurrency jadi alat pembayaran
Kalau menurut saya itu akan sangat sulit kalau cryptocurrency akan sepenuhnya bisa menggantikan uang sebagai alat pembayaran,selain diplosok belum terjangkau jejaring internet diindonesia juga mempunyai mata uang asli yang umurnya lebih lama dari cryptocurrency itu akan menjadi alasan yang cukup kuat untuk tidak menjadikan sepenuhnya cryptocurrency sebagai alat pembayaran.

Antonas1
Full Member
***
Offline Offline

Activity: 560
Merit: 144


View Profile WWW
November 16, 2018, 11:31:27 PM
 #6

1. Justru disaat semua negara tertarik itulah saat terbaik untuk sebar FUD, haha. Kan nggak semua orang tau perkembangan berita dan hanya peduli uang.
Kita sebar "penyakit", mereka takut dan jual sebagian besar aset, harga turun parah karna orang panik, justru kita malah beli, sebar "obat"nya (FOMO)/sebar kenyataannya, harga balik keatas dan profit datang.

2. Untuk masyarakat selain biaya transaksi yang murah, palingan ya praktis aja gak bawa dompet ataupun duit receh kemana-mana, itu kalo semua toko hingga warung dan pasar terima cryptocurrency Cheesy
Untuk pemerintah/negara sih gak ada untungnya kalo mereka gak narik pajak dari sektor ini.

3. Saya lebih suka kalo pemerintah sekalian mengubah Rupiah fiat kedalam bentuk stable cryptocurrency, seperti ini yang kebayang di kepala saya :
 
- Bikin token yang memiliki nama Rupiah/IDR dengan total suplai setengah dari jumlah total Rupiah fisik keseluruhan. Token dibuat reissuable.

- Tarik setengah pasokan Rupiah fisik dan musnahkan.
Pemerintah harus mensosialisasikan dan menggerakkan semua rakyat untuk menggunakan sistem yang ditetapkan.

- Dalam waktu 5 tahun, Rupiah fisik yang tersisa dan masih beredar harus ditarik, suplai token ditambah sesuai dengan jumlah Rupiah yang ditarik.

- Suplai token menjadi terbatas dan sesuai dengan jumlah Rupiah keseluruhan yang telah ditarik, tidak lagi reissuable.
Step_better10
Jr. Member
*
Offline Offline

Activity: 53
Merit: 2

Fokus Skripsi


View Profile WWW
November 17, 2018, 12:14:01 AM
 #7

India, Korea Selatan, China, Hongkong, Singapore sudah selangkah lebih maju untuk menyuarakan crypto, sehingga dapat mewujudkan "masyarakat tanpa uang".  Cheesy
Kalau menurut saya untuk menjadikan masyarakat tanpa uang akan sangat sulit, karena mata uang merupakan identitas atau simbol negara. kecuali jika ada perubahan "Mata uang digital" dimana sebuah mata uang negara sepakat untuk dijadikan digital/crypto Grin.
Quote
MATA uang bagi suatu negara tidak hanya berfungsi sebagai alat transaksi perdagangan dan stabilitas ekonomi. Mata uang merupakan identitas dan simbol kedaulatan negara.
Sumber: https://ekbis.sindonews.com/read/1161836/180/rupiah-dan-kedaulatan-ekonomi-indonesia-1481281247

Dari penyataan agan terkait "Ini membuktikan bahwa pasar ekonomi crypto dinegara berkembang lebih diterima dari pada negara maju" ini merupakan strategi perekonomian negara maju. Dimana jika mata uang sudah tidak lagi digunakan akan memiliki dampak yang buruk bagi perekonomian negara maju dikarenakan harga mata uang negara meraka yang tinggi contohnya "Dollar". karena itu banyak negara berkembang yang lebih banyak menggunakan crypto dan seperti yang agan katakan "Yang pada akhirnya secara tidak langsung akan berdampak kepada perekonomian masyarakat sipil seperti kita-kita ini".

Jikala benar ada "masyarakat tanpa uang" pasti akan membutuhkan waktu yang lama. Selain investasi pemanfaatan pada pasar crypto untuk negara berkembang adalah transfer seperti yang dikatakan om enrico.

2. Kalau yang paling terlintas di benak ane sebagai pelaku bisnis adalah bisa transfer ke negara mana saja dengan biaya yang murah. Pakai PayPal mahal banget (apalagi bank transfer).
3. Senada dengan nomor 2. Boleh menerima BTC dari luar negeri asal dikonvert ke rupiah, jadi tetap menggunakan rupiah sebagai alat transaksi. BTC digunakan sebagai payment network.

Valhalaa
Copper Member
Jr. Member
*
Offline Offline

Activity: 504
Merit: 1

Bcnex - The Ultimate Blockchain Trading Platform


View Profile WWW
November 17, 2018, 01:09:02 AM
 #8

sebenernya ada benarnya pada pernyataan di atas kalau misal nanti FIAT hilang dan kita pake uang digital (kriptokurensi ) bisa djadikan sebagai money laundry
kenapa ? negara sama sekali tidak memegang kendali atas hal itu , kripto sendiri mengadopsi Decentralisasi dimana ya itu tadi semua trx terjadi P2P
makanya itu dari sisi keamanan ekonomi negara negara berkembang belum bisa melacak siapa siapa saja yang terlibat jika suatu saat nanti terjadi money laundry


emang bagus klo nanti semisal project masyarakat tanpa uang ini di terapakan ? TAPI UNTUK SIAPA  ?  seluruh kalangan ? atau beberapa kalangan ?
tidak semua orang ngerti Kriptokurensi , tidak semua orang ada internet dalam hal ini INDONESIA , banyak sekali tempat blm terjamah internet apalagi listrik
yah butuh biaya besar jika ingin mewujudkan hal itu , but at least pemerintah sudah ada rencenana kesana but kita lihat saja nanti gimana akhrinya ?
pasti butuh waktu lebih dr 1 Dekade menurut ane

glendall
Legendary
*
Offline Offline

Activity: 1148
Merit: 1001



View Profile
November 17, 2018, 01:31:10 AM
 #9

kalau aku melihatnya kenapa pengguna crypto lebih banyak dari negara berkembang dari pada negara maju,
karena negara maju lebih fokus kepada produktif, tetapi jika diindonesia masih kebanyakan konsumftif.
seperti halnya berdagang, pasti akan lebih banyak produsen dari pada konsumen,
dan itulah yang terjadi di crypto juga.
diindonesia memang sudah ada beberapa yang membuat token sendiri,
tapi masih lebih banyak penggunanya dari pada pembuatnya,
jika dibandingkan dengan orang luar negri, saya yakin perbandingan mereka yang membuat dan memakai crypto tidak jauh berbeda,
dan disamping itu juga populasi dan pendapatan setiap negara dapat mempengaruhi hal ini.

              ███
             █████
            ███████
           █████████
          ███████████
         █████████████
        ███████ ███████
       ███████   ███████
      ███████     ███████
     ███████       ███████
    ███████         ███████
   ███████           ███████
  ███████             ███████
 █████████████████████████████
███████████████████████████████
.
M!RACLE TELE
...BRINGING MAGIC...
...........TO THE TELECOM INDUSTRY...........

██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
40% Biweekly Rewards
▬▬▬   Calls at €0.2   ▬▬▬
Traffic from €0.01 worldwide

██
██
██
██
██
██
██
██
██
██
      ██         ██     
        ▀▌     ▐▀       
       ▄██▄▄▄▄▄██▄       
     ▄█████████████     
   ▄█████████████████▄   
  ██████▄██████▄██████   
 ▐█████████████████████▌
  ██████▀███████▀██████ 
  █████   █████   █████   
  █████████████████████   
  █████████████████    
    ███████████████     
 ▀██▄ ████████████  ▄██▀
      ▀██▀   ▀██▀   
       ▄█       █▄
ANN
Lightpaper
Bounty
Facebook
Twitter
Telegram
Blue408
Member
**
Offline Offline

Activity: 336
Merit: 12


View Profile
November 17, 2018, 02:39:49 AM
 #10

Quote
Baru-baru ini ditemukan sebuah kajian oleh Luno bahwa di Indonesia, Malaysia dan Afrika Selatan memiliki tingkat pengguna crypto lebih besar dari pada Eropa. Survey ini berdasarkan beberapa aspek yakni tingkat pengetahuan warga negara itu sendiri, tingkat penggunaan crypto dan tingkat transaksi crypto berdasarkan kapitalisasi pasar pada exchange dinegara mereka masing-masing (benar atau salah anda dapat menilai sendiri). Lihat artikel ini:  South Africa, Malaysia, Indonesia Outpace Europe in Crypto Awareness and Ownership: Survey
saya rasa,kondisi ini terbilang wajar, dinegara negara berkembang seperti Indonesia-malaysia-afrika selatan masih banyak terdapat warga dibawah garis kemiskinan, penggunaan crypto baik sebagai trading maupun investasi berpeluang memperoleh profit,
disamping itu jumlah populasi penduduk juga memungkinkan negara berkembang menjadi populasi crypto terbesar di dunia di masa depan.
sumber : https://cryptouniversity.co.id/perkembangan-cryptocurrency-di-indonesia

                         Data✘chain | Blockchain Based                                FOLLOW        T E L E G R A M
    [W H I T E P A P E R]       Decentralized Data Trade Service         US          ❱❱   T W I T T E R
                                              [TOKEN  S A L E is L I V E
cuero
Member
**
Offline Offline

Activity: 308
Merit: 20


View Profile
November 17, 2018, 03:59:02 AM
 #11

Quote
menyatakan bahwa banyak negara-negara didunia mulai tertarik untuk mengadopsi crypto untuk kebutuhan perekonomian mereka, meskipun crypto memiliki sisi positif dan negatif namun secara tidak langsung membuat semua orang lebih nyaman untuk bertransaksi antara pengguna satu dengan pengguna lainnya. India, Korea Selatan, China, Hongkong, Singapore sudah selangkah lebih maju untuk menyuarakan crypto, sehingga dapat mewujudkan "masyarakat tanpa uang"
benar,perkembangan money crypto saat ini justru terjadi dinegara-negara berkembang, dan ini menunjukkan bahwa masyarakat dinegara berkembang melihat money crypto sebagai sarana untuk memperoleh profit, disamping itu semakin banyak negara yang mewacanakan penggunaan crypto untuk keperluan transaksi dimasa mendatang ikut menjadi daya tarik tersendiri khususnya dinegara berkembang, tidak ketinggalan juga di tanah air, pihak Babbepti juga hendak meningkatkan sektor komoditi melalui moneycrypto/bitcoin.
link https://www.google.co.id/amp/amp.kontan.co.id/news/bappebti-menetapkan-kripto-jadi-komoditi-apakah-investasi-kripto

setyocahyono
Newbie
*
Offline Offline

Activity: 3
Merit: 0


View Profile
November 17, 2018, 04:19:03 AM
 #12

saya pernah mengikuti seminar bank indonesia di solo yang membicarakan ekonomi di era digital, saya menanyakan tentang bagaimana jika bitcoin dijadikan sebagai alat transaksi resmi di Indonesia, beliau menjawab bahwa untuk menjadi alat transaksi resmi seperti halnya uang maka harus memiliki beberapa syarat / fungsi diantaranya Sebagai alat tukar umum (medium of exchange), yaitu uang berfungsi sebagai alat untuk pertukaran dan mengatasi kesulitan dalam pertukaran secara natura (barter), sebagai satuan hitung (unit of account), yaitu uang berfungsi untuk menentukan nilai dari suatu barang atau jasa, serta untuk menentukan besarnya harga,  Sebagai ukuran harga atau pengukur nilai (standard of value), yaitu uang berfungsi sebagai alat untuk menentukan harga barang atau jasa yang dihasilkan oleh suatu perusahaan. Jadi mereka berpendapat jika bitcoin belum sepenuhnya memenuhi kriteria- kriteria tersebut. dari hal tersebut saya dapat mengambil kesimpulan kalau bitcoin tidak akan mudah digunakan menjadi alat transaksi resmi di Indonesia karena Bank Indonesia sangat memegang teguh setiap detail fungsi uang itu sendiri.
Coin-Behind-You
Full Member
***
Offline Offline

Activity: 532
Merit: 104


Avatar


View Profile
November 17, 2018, 09:47:23 AM
 #13

1. Justru disaat semua negara tertarik itulah saat terbaik untuk sebar FUD, haha. Kan nggak semua orang tau perkembangan berita dan hanya peduli uang.
Kita sebar "penyakit", mereka takut dan jual sebagian besar aset, harga turun parah karna orang panik, justru kita malah beli, sebar "obat"nya (FOMO)/sebar kenyataannya, harga balik keatas dan profit datang.

2. Untuk masyarakat selain biaya transaksi yang murah, palingan ya praktis aja gak bawa dompet ataupun duit receh kemana-mana, itu kalo semua toko hingga warung dan pasar terima cryptocurrency Cheesy
Untuk pemerintah/negara sih gak ada untungnya kalo mereka gak narik pajak dari sektor ini.

3. Saya lebih suka kalo pemerintah sekalian mengubah Rupiah fiat kedalam bentuk stable cryptocurrency, seperti ini yang kebayang di kepala saya :
 
- Bikin token yang memiliki nama Rupiah/IDR dengan total suplai setengah dari jumlah total Rupiah fisik keseluruhan. Token dibuat reissuable.

- Tarik setengah pasokan Rupiah fisik dan musnahkan.
Pemerintah harus mensosialisasikan dan menggerakkan semua rakyat untuk menggunakan sistem yang ditetapkan.

- Dalam waktu 5 tahun, Rupiah fisik yang tersisa dan masih beredar harus ditarik, suplai token ditambah sesuai dengan jumlah Rupiah yang ditarik.

- Suplai token menjadi terbatas dan sesuai dengan jumlah Rupiah keseluruhan yang telah ditarik, tidak lagi reissuable.
1. Iya kalau setelah dengan menyebarkan fud secara besar-besaran atau paling tidak bisa mempengaruhi harga sesuai target yang sudah di tentukan harga balik naik lagi,kalau nggak bisa bagaimana Huh.
Ingat kita tidak sedang berhadapan dengan 1 atau 2 negara saja.
Diluaran sana banyak pelaku crypto yang lebih handal untuk menyikapinya demi mendapatkan keuntungan.

2. Jelas negara harus memberlakukan pajaknya.

3. Untuk poin ke 3 ini akan memiliki resiko yang begitu besar.
Resikonya adalah kebangkrutan sebuah negara tersebut,karena resiko peretasan dan fluktuatif akan selalu membayangi secara langsung atau tidak pasti terjadi jika dari faktor keamanannya tidak sangat baik.

-dalam 5 tahun uang fiat tidak ada dan perannya di gantikan secara keseluruhan oleh crypto.
Saya jadi pengen nanya ke agan Antonas1.

Sejauh mana ke yakinan anda jika dengan seperti itu bisa membawa perubahan yang lebih baik,khususnya dari segi kondisi perekonomian indonesia saat ini Huh

Samurai trieng
Member
**
Offline Offline

Activity: 434
Merit: 10


View Profile
November 17, 2018, 10:29:19 AM
 #14

Masyarakat tanpa uang, menurut ane sih bisa2 aja gan, tapi masyarakat nya harus paham dan menguasai ilmu teknologi dulu khusus nya dunia cryto gan,,,, apalagi kalau negara yang berkembang dan maju sangat co2k di di trap kan sistim ini, tetapi harus membutuh kan waktu yang lama untuk melaksanakan nya,

sitbang
Jr. Member
*
Offline Offline

Activity: 290
Merit: 1

CUSTOMCONTRACT.NETWORK


View Profile
November 17, 2018, 10:52:28 AM
 #15

Menurut saya masyarakat setidaknya harus mempelajari teknologi, agar mudah dalam bertransaksi melalui blokchain, sebab sangat murah dan hemat biaya, jadi dengan menguasai teknologi masyarakat akan menjadi maju di dalam bidang ekonomi.

✮✮❯✮❯✮❯ CCN-CUSTOMCONTRACT.NETWORK ❮✮❮✮❮✮❮✮✮   (https://customcontract.network//)
vin1103
Full Member
***
Offline Offline

Activity: 532
Merit: 101


A Blockchain Mobile Operator With Token Rewards


View Profile
November 17, 2018, 01:41:44 PM
 #16

dalam berinvest selalu ada resiko, ini perlu di latih bagaimana melihat peluang 1/2 kesalah bisa membuat kita lebih dewasa dalam berinvest, FUD bukanlah halangan tapi batu loncatan. kalau sebagian besar masyarakat bisa memanfaatkan crypto itu sangat bagus bahkan sampai berinovasi membuat koin sendiri itu tentu bermanfaat lagi untuk indonesia dan yang lainnya

M!R△CLE TELE     BRINGING MAGIC TO THE TELECOM INDUSTRY     JOIN US NOW!
▐▐   40% Biweekly Rewards     ▬▬▬   Calls at €0.2   ▬▬▬     Traffic from €0.01 worldwide   ▌▌
▬▬▬▬▬▬   ANN  Lightpaper  Bounty  Facebook  Twitter  Telegram   ▬▬▬▬▬▬
ict
Sr. Member
****
Offline Offline

Activity: 469
Merit: 250


Buy, sell and store real cryptocurrencies


View Profile WWW
November 17, 2018, 02:08:11 PM
 #17

menurut saya, lebih tepatnya masyarakat beralih menggunakan mata uang digital, bukan masyarakat tanpa uang. jika tanpa uang maka kita akan menggunakan barang atau jasa sebagai imbalan dari suatu transaksi baik secara tunai ataupun digital. dan menurut saya, jika semua transaksi akan di digitalisasi dengan menggunakan mata uang cyrpto maka dibutuhkan infrastruktur yang memadai agar bisa menjangkau semua masayarakat diseluruh pelosok dunia. saya setuju jika semua beralih menggunakan mata uang crypto, akan tetapi mata uang fiat masih kita perlukan untuk menopang semua transaksi yang tidak tercover oleh crypto.

.


.
.



▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄
██████████████████████████████████████
██████████████████████████████████████
███████████████████████▀██████████████
█████████▄▄      ▀▀██▀╜  ▀▀███████████
████████████▄       ██   ▀^╓▀█████████
██████████████      ║█    ,▀██████████
█████████████▄▄      █▌   ████████████
████████████████▄     ▀█▄  ███████████
████████████████▀,,,    ╙▀▀█▀ ████████
█████████████████▀▀▀█▄▄       ████████
███████████████▀     ▀███████▀████████
██████████████▌       ▐█* ▀▓▀ ████████
████████████*██▄     ▄██▄▄▄▄▄▄████████
██████████▀`  ▀██▄   ▀████████████████
████████▀`  ▄█████▌   ╙███████████████
████████▄,   ▀████ ,,,  "▀▀███████████
██████████,,,,, ╙█▄███▄▄,,,,╙▀████████
██████████████████████████████████████
██████████████████████████████████████
██████████████████████████████████████
L B X.


■                         ■                        ■                        ■                        ■                        ■                         ■
The London Block Exchange
■                         ■                        ■                        ■                        ■                        ■                         ■
.


.
.


.
WDownload OnW
[.
          ▄▄█▀
         ███▀
   ▄▄▄▄  ▀  ▄▄▄▄
 ▄███████▄██████▌
▐██████████████▌
███████████████
▐██████████████▌
 ███████████████▌
  ██████████████▌
   ▀████▀▀▀████▀
/      ▌ ▄▄▄▄ ▐
     ▄█▀████▀█▄
    ▐██████████▌
 ▄▄ ▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀ ▄▄
▐██▌████████████▐██▌
▐██▌████████████▐██▌
▐██▌████████████▐██▌
 ▀▀ ████████████ ▀▀
    ▀██████████▀
      ▐██  ██▌
      ▐██  ██▌
]
.


bots1
Full Member
***
Offline Offline

Activity: 355
Merit: 115


View Profile WWW
November 17, 2018, 03:16:37 PM
 #18

Nah, lebih senang membaca seperti ini. Komentarnya sudah sesuai yang ane ingin sebagai bentuk sebuah forum, dan belum ada yang mengulang pendapat orang lain dalam TS sejauh ini. Matur suwun semua komentar agan.

Beberapa point sudah mulai mengarah pada pernyataan "sependapat" bahwa cypto dapat dijadikan sebagai alternatif pengganti fiat (uang fisik). Ada juga tanggapan menarik tentang fungsi uang itu sendiri:
saya pernah mengikuti seminar bank indonesia di solo yang membicarakan ekonomi di era digital, saya menanyakan tentang bagaimana jika bitcoin dijadikan sebagai alat transaksi resmi di Indonesia, beliau menjawab bahwa untuk menjadi alat transaksi resmi seperti halnya uang maka harus memiliki beberapa syarat / fungsi diantaranya Sebagai alat tukar umum (medium of exchange), yaitu uang berfungsi sebagai alat untuk pertukaran dan mengatasi kesulitan dalam pertukaran secara natura (barter), sebagai satuan hitung (unit of account), yaitu uang berfungsi untuk menentukan nilai dari suatu barang atau jasa, serta untuk menentukan besarnya harga,  Sebagai ukuran harga atau pengukur nilai (standard of value), yaitu uang berfungsi sebagai alat untuk menentukan harga barang atau jasa yang dihasilkan oleh suatu perusahaan. Jadi mereka berpendapat jika bitcoin belum sepenuhnya memenuhi kriteria- kriteria tersebut. dari hal tersebut saya dapat mengambil kesimpulan kalau bitcoin tidak akan mudah digunakan menjadi alat transaksi resmi di Indonesia karena Bank Indonesia sangat memegang teguh setiap detail fungsi uang itu sendiri.
Sory, harus ane kopas semua agar tidak mengurangi "sense of word" dari agan setyo.  Cheesy

Tulisan ane diatas memang tidak dapat membenarkan secara fakta-real dari sebuah penelitian, seperti apa yang dikatakan oleh mas mu_enrico namun setidaknya ada secuil fakta bahwa terdapat sebuah pernyataan, bahwa: negara berkembang memiliki jumlah pendukung crypto yang cukup besar. meskipun jika ditarik faktanya akan jauh berbeda. 3 negara berkembang melawan 1 benua eropa yang memiliki banyak negara (sebuah pernyataan kentir juga menurut saya, tapi karna itu riset oleh Luno ya sah-sah saja. Sebab banyak faktor yang dapat mempengaruhi sebuah penelitian seperti komentar mas mu_enrico diatas  Cheesy)

Meskipun begitu, ane masih separuh optimis bahwa negeri ini akan terbuka tentang pengembangan crypto kedepan. Karena saya fikir ada virtual currency seperti ovo dan go pay saja mampu membuat pemerintah yakin bahwa mereka dapat digunakan sebagai produk digital yang digunakan sebagai alat pembayaran yang meliputi pembayaran jasa, pembayaran makanan dan pembayaran amal. Yang seharusnya sistem yang dikembangkan crypto dapat menjadi lebih, dan menjadi daya tarik asing (traveler) untuk melakukan pembayaran di indonesia lebih mudah dan nyaman. Sampai disini ada yang setuju?

Kemudian digital payment seperti mereka LEGAL? ya, benar. mereka legal dan mendapat izin dari pemerintah. Jadi, apa yang salah dengan crypto?  Wink

Buat pendapat mas Antonas1 terimakasih telah berani menabrak logika berfikir, yang optimistis dan semi instan. fikiran seperti ini biasanya terwakili dari kaum milenial  Wink . Cukup agresif tapi berkesan. point 1 itu cara optimistis seorang pedagang yang cerdas. point 2, sependapat dan point terakhir. Patut di diskusikan lebih mendalam  Grin .

teoaja
Jr. Member
*
Offline Offline

Activity: 137
Merit: 4

simply getting the job done


View Profile WWW
November 17, 2018, 04:15:04 PM
 #19


3. Bagaimana langkah bagi Indonesia untuk dapat mengadopsi crypto sebagai uang? (jangan berpendapat bahwa regulasi sudah mentok karena uu no 7 tahun 2011 tentang uang, sebab masih ada peraturan pengecualian yang tertera pada aturan Bank Indonesia PBI/20/6/2018. Intinya PBI bisa dirubah tanpa persetujuan DPR)

Menurut pengamatan saya dari hasil UU yang ditetapkan sudah jelas "Rupiah menjadi mata uang negara Indonesia yang sah", Dan mungkin di masa yang akan datang Indonesia mengadopsi Crypto menjadi mata uang digital sesuai keputusan dari pihak pemerintah apabila pengecualian itu di pertimbangkan kembali, Bitcoin belum menjadi alat jual beli yang sah di Indonesia dan Pak Oscar Darmawan (CEO INDODAX) sendiri menyarankan " Bitcoin adalah digital asset bukan alat jual beli"

Mycro Jobs
〈 SIMPLY GETTING THE JOB DONE ⟩
anog
Sr. Member
****
Offline Offline

Activity: 881
Merit: 251


PLAY, MINE 888 tokens and EARN dividends!


View Profile
November 17, 2018, 11:11:56 PM
 #20

Kemudian digital payment seperti mereka LEGAL? ya, benar. mereka legal dan mendapat izin dari pemerintah. Jadi, apa yang salah dengan crypto?  Wink
Sebenarnya cryptonya sih nggak salah, Karena jika di barengi dengan pemahaman yang baik pasti akan menjadikan kearah yang positif.

Tapi lain halnya jika ternyata di dalamnya ada tujuan-tujuan tertentu yang mengarah ke sebuah etika yang tidak baik dan di lanjutkan dengan permainan yang kurang sehat di dalamnya.
Nah sudah jelas sampai disini kesalahan tersebut ada pada manusianya.

Seandainya manusia tidak diberikan sifat rakus, Pasti dunia ini akan sangat indah...uupssss saya kok jadi berhayal gini Grin.

888TRON
PLAY,MINE TOKENS AND EARN DIVIDENTS
Dice52    Gear of Frtune     Crypto Slots
██████████████████████████████████████████████████████████████████████████████████████████████████████████████████████████████████████████████████████████████
TELEGRAM
  TWITTER  
           
Pages: [1] 2 3 4 »  All
  Print  
 
Jump to:  

Sponsored by , a Bitcoin-accepting VPN.
Powered by MySQL Powered by PHP Powered by SMF 1.1.19 | SMF © 2006-2009, Simple Machines Valid XHTML 1.0! Valid CSS!