-snip-
Negara minta pajak kripto, tapi pengguna tidak dilindungi dengan infrastruktur situs yang baik, akhirnya pengguna yang cerdas beralih ke CEX luar & hanya menjadikan CEX lokal sebagai end-point ke Rupiah.
Harusnya itu juga harus jadi Audit penting tentang kenapa Indodax selalu eror ketika ada kenaikan harga atau pump dadakan di beberapa koin,
karena alasan klasiknya pasti server berat dan semacamnya, padahal bisa di tingkatkan dan di evaluasi berapa banyak peningkatan yang terjadi saat hype dan bisa bersiap dengan server yang lebih kuat.
Semenjak kejadian Bitcoin GOLD dulu yang hype pad awal listing, saya sendiri gak bisa jual karena Maintenance sampek harga anjlok lagi,
dan akhirnya rugi banyak dan beberapa Koin lainnya juga begitu. Kalo sekarang masih sama, ya mending di Cex luar saja tradingnya dan Cex Lokal cuman jadi tempat keluar saja secara resmi.
Dari pas awal-awal muncul P2P di Cex luar saya sudah makek di beberapa Cex termasuk Binance, Bybit, Bitget dll dan masih aman-aman saja,
transaksi saya mungkin gak terlalu besar jadi masih gak kedeteksi mungkin.
Sekarang hampir semua menjadikan market lokal sebagai jembatan untuk withdraw ke IDR, akhir-akhir ini sering menemukan postingan rekening dibekukan setelah transaksi jual beli via P2P entah di Binance, Bybit atau market lain. Jadi lebih aman emang penarikan via market lokal meskipun harus bayar fee trade, fee pajak pemerintah dan fee penarikan cuman tidak begitu besar hanya Rp 10.000,00. Banyak postingan yang rekening dibekukan setelah transaksi P2P apakah itu benar atau hanya gimmick doang ya? Saya sudah beberapa kali mendapatkan postingan ini dengan kejadian dan orang berbeda-beda dan terakhir postingan rekening dibekukan sejumlah Rp 37.000.000,00.
Tapi kalo transaksinya sudah puluhan dna ratusan juta apalagi sering, itu mungkin di waspadai dan di tandai sebagai wallet dan rekening yang aneh.
Mangkannya beberapa rekening di bekukan karena transaksi besar dan tanpa pajak, @AakZaki dulu merchan p2p resminya Binance tapi dia sudah stop sekarang karena terdeteksi beberapa yang melakukan P2P adalah rekening yang di awasi dan bisa-bisa rekening si penyedia P2P juga kenak imbasnya atau dapat surat dari kantor pajak.