Btw, penasaran barusan saya coba bandingkan rate BTC/IDR di Triv dan Indodax. Berikut ini hasil yang saya dapatkan (pukul 09.30 WIB seperti nampak pada screenshot)

(Kiri: Triv, Kanan: Indodax)
Kalo mau lihat lebih jelasnya lihat di OrderBooknya saja mas, itu ada data di manipulasi atau tidak. Dibawah ini saya akan tunjukkan lagi
Selain itu beberapa teman diatas sepakat bahwa volume Triv itu kecil:
Pertama: Dalam memperbandingkan tiga orderbook ini saya tidak dalam keadaan Login ke masing-masing Exchange tersebut.
Coba perhatikan screenshot diatas, milik Triv aneh sendirian Harga realtime yang bagian tengah itu offside 1 rupiah dari Harga yang ada di Order sell, secara logika itu tidak masuk akal, sebab Harga tengah itu harusnya yang menunjukkan Harga realtime, sedangkan di order sell nya masih dibawah Harga real time, bagaimana mungkin itu bisa terjadi kalo itu bukan manipulasi data.
Kedua: Market Activity (Transaksi Yang Terjadi RealTime)
Triv menunjukkan Market Activity yang sangat cepat dan banyak transaksi, transaksinya juga gak kaleng-kaleng ada transaksi sekitar 0.00xx BTC berulang kali, seharunya dengan adanya data ini volume Triv seharusnya besar.
Selain itu dalam website nya menunjukkan keanehan Volume IDR, yang terjadi malah kemunduran nilai, padahal transaksinya terus terjadi sebagai mana terlihat di Market Activity di atas.

Sedangkan untuk Indodax dan Tokocrypto, saya rasa tidak ada yang aneh sebab Market Activity nya berjalan slow menunjukkan pola transaksi yang sebenarnya.
Kasih waktu aja om, nanti pada sadar bakal pindah dari Triv

apalagi buat member baru yang baru coba investasi cryptocurrency mereka bakal pilih opsi Triv.

Karena Triv si Gabriel Rey sering
bikin konten ama Andry Hakim, orang-orang saham yang kepicut pasti bakal milih opsi ini exchange terlebih dahulu soalnya sering FYP gak cuman dari official tapi dari cliper-clipernya.
Nah justru hal semacam ini yang berbahaya, kalo hanya mempertimnbangkan berdasarkan konten.
Katakan Timoty lah sebagai contoh raja konten misalnya: dia kurang kaya apa lagi, kurang edukatif apa lagi? pada akhirnya ada banyak yang kena tifu.
Seseorang yang serius mengelola asset Cryptonya seharusnya mengetahui data lapangan, bukan hanya berdasarkan konten.
Sebagaimana saya uraikan diatas, bahwa datanya Triv cenderung manipulatif.