Husna QA
Copper Member
Legendary

Activity: 3038
Merit: 3429
|
 |
February 12, 2026, 11:59:38 PM |
|
Alasan keamanan tapi emang bikin ribet, Tapi kalo ada beberapa case yang sampean alami walaupun tidak di urus Formnya dan transaksi berhasil, Maka peninjauan itu cuman dilakukan oleh Bot auto confirm dan Botnya bakal Accepet emskipun gak di isi formnya. Kan percuma saja ada kebijakan pemeriksaan keamanan seperti itu, jadi gak guna.
Ya, ribet dan bikin khawatir. Gimana kalau tidak diurus malah dibalikin ke pengirimnya? Kan rugi kalau itu misalnya seperti payment sigcamp. Tidak mungkin BM mau ngirim lagi ke address yang lain. Beberapa BM tidak mau ada perubahan address wallet untuk payment. Memangnya address yang digunakan untuk menerima payment sigcamp menggunakan deposit address langsung dari exchange? Jika seperti itu jelas bisa beresiko, apalagi deposit address di exchange bisa saja berubah tanpa diketahui user. Saya pribadi setiap kali mau mengirim ke exchange, tetap memeriksa addressnya untuk meminimalisir adanya perubahan tersebut. Selain itu, dulu ketika fee mendadak melonjak pernah sampai berhari-hari pending transaksi, dan ketika di blockchain sudah mendapat konfirmasi, aset BTC di exchange malah belum masuk dan diminta mengirim detail transaksi. btw, kalaupun mau mengubah address untuk payment sigcamp mestinya bisa —bila perlu, cantumkan BTC address sign message—, namun memang jangan dadakan atau baru juga didaftarkan sudah request diganti address yang lain.
|
|
|
|
taufik123
Legendary

Activity: 3290
Merit: 2326
Duelbits.com
|
 |
February 13, 2026, 04:21:21 PM |
|
-snip- Selain itu, dulu ketika fee mendadak melonjak pernah sampai berhari-hari pending transaksi, dan ketika di blockchain sudah mendapat konfirmasi, aset BTC di exchange malah belum masuk dan diminta mengirim detail transaksi.
Waktu ada perubahan baru soal Regulasi dna pajak emang ada Audit untuk setiap Exchange lokal dan beberapa pending dilakukan untuk Proses Audit pengguna. Tapi saya waktu itu belum pindah ke Exchange lokal, karena masih Sering p2P lewat Binance atau exchange luar lainnya. Baru setelah beberapa Informasi P2P dari Exchange luar gak include pajak dan bisa beresiko sama Rekening bank, saya memutuskan untuk pindah ke Exchange lokal karena takut tiba-tiba di Audit dan dapet Surat Cinta dari Dirjena Pajak meskipun WD.nya cuman dikit, tapi kalo di akumulasi lumayan juga. btw, kalaupun mau mengubah address untuk payment sigcamp mestinya bisa —bila perlu, cantumkan BTC address sign message—, namun memang jangan dadakan atau baru juga didaftarkan sudah request diganti address yang lain.
Kalo dadakan bisa bikin kesel BM.nya atau bahkan gak di tanggapi, Tapi selagi darurat atau ada kendala lain kayak Address kenak hack atau lainnya bisa di diskusikan terlebih dahulu, Yang penting sebelum pembayaran dilakukan.
|
|
|
|
Husna QA
Copper Member
Legendary

Activity: 3038
Merit: 3429
|
 |
February 13, 2026, 11:17:21 PM |
|
-snip- Selain itu, dulu ketika fee mendadak melonjak pernah sampai berhari-hari pending transaksi, dan ketika di blockchain sudah mendapat konfirmasi, aset BTC di exchange malah belum masuk dan diminta mengirim detail transaksi.
Waktu ada perubahan baru soal Regulasi dna pajak emang ada Audit untuk setiap Exchange lokal dan beberapa pending dilakukan untuk Proses Audit pengguna. Tapi saya waktu itu belum pindah ke Exchange lokal, karena masih Sering p2P lewat Binance atau exchange luar lainnya. Baru setelah beberapa Informasi P2P dari Exchange luar gak include pajak dan bisa beresiko sama Rekening bank, saya memutuskan untuk pindah ke Exchange lokal karena takut tiba-tiba di Audit dan dapet Surat Cinta dari Dirjena Pajak meskipun WD.nya cuman dikit, tapi kalo di akumulasi lumayan juga. Maksudnya trading P2P di exchange luar dengan seller-nya dari Indonesia? Seperti contoh di Binance: https://p2p.binance.com/trade/sell/BTC?fiat=IDR&payment=all-payments Dalam contoh di atas, bukankah ketika user menerima hasil penjualan BTC, fiat yang dikirim seller tentunya melalui rekening bank mereka? Nah, apakah audit bisa sampai sejauh itu memeriksa rekening seller yang digunakan untuk mentransfer fiat ke rekening user? Dan apakah pemerintah —Bappebti/OJK— berwenang 'melarang user' yang trading di exchange luar dengan seller tersebut?
|
|
|
|
kawetsriyanto
Legendary

Activity: 2996
Merit: 1186
♻️ Automatic Exchange
|
 |
February 15, 2026, 11:21:07 PM |
|
Memangnya address yang digunakan untuk menerima payment sigcamp menggunakan deposit address langsung dari exchange? Jika seperti itu jelas bisa beresiko, apalagi deposit address di exchange bisa saja berubah tanpa diketahui user.
Betul, memang cukup beresiko menggunakan address wallet BTC langsung dari CEX. BTW walaupun address nya berubah, sepertinya tetap masuk Om pake yang sebelumnya. Tapi ya sebaiknya jangan dilakukan, sangat mungkin juga tidak masuk depo nya. Selain itu, S&K CEX juga bisa berubah tiap saat, ini bisa berpotensi bikin masalah kedepannya. Saya pribadi setiap kali mau mengirim ke exchange, tetap memeriksa addressnya untuk meminimalisir adanya perubahan tersebut.
Cek terkait apa Om? Address wallet, fee transaksi, atau S&K depo? Selain itu, dulu ketika fee mendadak melonjak pernah sampai berhari-hari pending transaksi, dan ketika di blockchain sudah mendapat konfirmasi, aset BTC di exchange malah belum masuk dan diminta mengirim detail transaksi.
Itu biasanya masalah di CEX nya. Kalau sampe berhari-hari, hubungi saja CS CEX nya. Ada kemungkinan problem di internal mereka. btw, kalaupun mau mengubah address untuk payment sigcamp mestinya bisa —bila perlu, cantumkan BTC address sign message—, namun memang jangan dadakan atau baru juga didaftarkan sudah request diganti address yang lain.
Ya, jangan dadakan dan sertakan alasan yang masuk akal. Ada beberapa BM yang menolak ganti address kalau alasannya tidak cukup kuat.
|
░░░░▄▄████████████▄ ░▄████████████████▀ ▄████████████████▀▄█▄ ▄███████▀▀░░▄███▀▄████▄ ▄██████▀░░░▄███▀░▀██████▄ ██████▀░░▄████▄░░░▀██████ ██████░░▀▀▀▀░▄▄▄▄░░██████ ██████▄░░░▀████▀░░▄██████ ▀██████▄░▄███▀░░░▄██████▀ ▀████▀▄████░░▄▄███████▀ ▀█▀▄████████████████▀ ▄████████████████▀░ ▀████████████▀▀░░░░ | | CCECASH | | | | |
|
|
|
Husna QA
Copper Member
Legendary

Activity: 3038
Merit: 3429
|
 |
February 16, 2026, 01:09:34 AM |
|
Saya pribadi setiap kali mau mengirim ke exchange, tetap memeriksa addressnya untuk meminimalisir adanya perubahan tersebut.
Cek terkait apa Om? Address wallet, fee transaksi, atau S&K depo? Pada postingan saya yang di-quote diatas disebutkan: 'memeriksa address...' Contoh, penah mengalami perubahan address pada salah satu exchange lokal, Tokocrypto, ketika hendak deposit Bitcoin dan saya periksa address-nya, ternyata berbeda dengan address yang sebelumnya seringkali saya gunakan untuk deposit di exchange tersebut. Penggunaan address lawas dari exchange, dari yang pernah saya baca beberapa diantaranya ada yang menerapkan limit waktu penggunaannya. Jadi, misal sudah terlanjur mengirim ke address lawas dan sudah melewati 'masa tenggang' penggunaan address tersebut, bisa jadi aset kripto yang dikirim tidak diakumulasikan ke address yang baru. Contoh: https://support.tokocrypto.com/hc/id/articles/13450427301773-Pembaruan-Wallet-Address-untuk-Jaringan-Cosmos-ATOM-dan-LTO-Network-LTO
Selain itu, dulu ketika fee mendadak melonjak pernah sampai berhari-hari pending transaksi, dan ketika di blockchain sudah mendapat konfirmasi, aset BTC di exchange malah belum masuk dan diminta mengirim detail transaksi.
Itu biasanya masalah di CEX nya. Kalau sampe berhari-hari, hubungi saja CS CEX nya. Ada kemungkinan problem di internal mereka. Ya, ketika mengalami masalah tersebut (setelah beberapa hari pending di blockchain, dan kemudian mendapat konfirmasi namun ternyata di Indodax masih 0 konfirmasi), saya segera menghubungi kontak support mereka, dan dimintai detail informasi transaksi semisal wallet yang digunakan untuk mengirim, dll. Nah, bayangkan jika yang deposit adalah langsung dari wallet CM, karena user menggunakan address langsung dari exchange. Tentunya lebih repot lagi karena harus menghubungi CM untuk keperluan tersebut.
|
|
|
|
taufik123
Legendary

Activity: 3290
Merit: 2326
Duelbits.com
|
 |
February 20, 2026, 01:19:14 AM |
|
Dalam contoh di atas, bukankah ketika user menerima hasil penjualan BTC, fiat yang dikirim seller tentunya melalui rekening bank mereka? Nah, apakah audit bisa sampai sejauh itu memeriksa rekening seller yang digunakan untuk mentransfer fiat ke rekening user?
Ya seller mengirim langusng lewat rekening pribadi mereka dan apakah audit akan dilakukan pada rekening seller, jawabannya bisa tapi tidak secara langsung akan dilakukan. Pemeriksaan dilakukan jika terindikasi ada penyalahgunaan transaksi atau masuk dalam kategori yang mencurigakan, seperti jumlah dan frekuensi transaksi dan pola keluar masuk dana. Karena seller berhubungan dengan banyak rekening maka bisa saja bakal terdeteksi sebagai rekening yang di pantau karena aktivitas rekening user lain yang mencurigakan. Saya pernah tanyak sama mantan Merchan Official p2p di Binance yaitu @AakZaki dan dia bilang alasan kenapa stop di P2P Binance karena resikonya bisa kedatangan surat cinta dari dirjenpajak dll, Karena PPATK bisa mendeteksi Pola transaksi yang mencurigkan atau aktivitas jual beli crypto yang intens, apalagi Rekening user yang melakukan transaksi terlibat dalam kasus pencucian uang ( TPPU ) dll, dan sebagai seller @AakZaki juga bakal kebagian getahnya ( untung gak seberapa bisa-bisa rekening di bekukan ). Dan apakah pemerintah —Bappebti/OJK— berwenang 'melarang user' yang trading di exchange luar dengan seller tersebut?
Bappeti tidak bisa melarang user untuk transaksi P2P di Exchange luar, tapi bisa melakukan pemblokiran pada platform yang tidak berizin, atau melakukan pengawasan khusus jika terindikasi ada Transaksi yang mencurigkan. Intinya itu, Risiko terbesarnya bukan dari regulator, tapi dari lawan transaksi atau dana yang bermasalah. CMIIW
|
|
|
|
AakZaki
Legendary

Activity: 2632
Merit: 2199
Lightning⚡zkNodes
|
 |
February 20, 2026, 12:21:02 PM |
|
Pada postingan saya yang di-quote diatas disebutkan: 'memeriksa address...' Contoh, penah mengalami perubahan address pada salah satu exchange lokal, Tokocrypto, ketika hendak deposit Bitcoin dan saya periksa address-nya, ternyata berbeda dengan address yang sebelumnya seringkali saya gunakan untuk deposit di exchange tersebut.
-snip-
Apa yang ente katakan itu benar adanya Mas, Bukan hanya Tokocrypto yang ada kaitannya dengan Binance. Karena Binance sendiri juga kadang merubah alamat Bitcoin setelah sekian lama di pakai untuk deposit, beberapa tahun yang lalu saya pernah mengalaminya dan beruntungnya ketika payment Sigcamp belum dibayar saya mengecek dulu alamat deposit itu dan ternyata berubah, pada akhirnya saya minta perubahan pada Managernya saat itu. Saat ini Exchange lokal yang tidak pernah merubah alamat depositnya setahu saya cuma Indodax, apa mungkin karena masih pakai wallet Legacy. Hot Wallet Tokocrypto atau Binance itu seperti yang terjadi di wallet Trezor, Seperti yang saya alami ketika BTC sudah terkumpul di "wallet A" lalu sebagian BTC ingin dipindahkan ke wallet lain maka sisanya tidak lagi ada di wallet A melainkan pindah ke output "wallet B" yang juga terhubung di wallet Trezor itu.
|
|
|
|
Husna QA
Copper Member
Legendary

Activity: 3038
Merit: 3429
|
Pada postingan saya yang di-quote diatas disebutkan: 'memeriksa address...' Contoh, penah mengalami perubahan address pada salah satu exchange lokal, Tokocrypto, ketika hendak deposit Bitcoin dan saya periksa address-nya, ternyata berbeda dengan address yang sebelumnya seringkali saya gunakan untuk deposit di exchange tersebut.
-snip-
Apa yang ente katakan itu benar adanya Mas, Bukan hanya Tokocrypto yang ada kaitannya dengan Binance. Karena Binance sendiri juga kadang merubah alamat Bitcoin setelah sekian lama di pakai untuk deposit, beberapa tahun yang lalu saya pernah mengalaminya dan beruntungnya ketika payment Sigcamp belum dibayar saya mengecek dulu alamat deposit itu dan ternyata berubah, pada akhirnya saya minta perubahan pada Managernya saat itu. Kalau address lama sudah melewati 'masa tenggang' penggunaannya, mungkin bisa lebih rumit proses untuk klaim kalau kita sudah deposit ke address tersebut.
Saat ini Exchange lokal yang tidak pernah merubah alamat depositnya setahu saya cuma Indodax, apa mungkin karena masih pakai wallet Legacy.
Ya, deposit address yang saya dapatkan dari Indodax juga masih menggunakan BTC Address tipe Legacy (awalan 1) dan sampai saat ini masih belum berubah. Seingat saya dulu chikito pernah share, beliau mendapatkan deposit BTC address tipe Segwit dari Indodax, entah apakah pada tipe address tersebut pernah terjadi perubahan atau masih sama.
Hot Wallet Tokocrypto atau Binance itu seperti yang terjadi di wallet Trezor, Seperti yang saya alami ketika BTC sudah terkumpul di "wallet A" lalu sebagian BTC ingin dipindahkan ke wallet lain maka sisanya tidak lagi ada di wallet A melainkan pindah ke output "wallet B" yang juga terhubung di wallet Trezor itu.
Hal tersebut karena change address-nya menggunakan settingan default—pada contoh diatas—dari Trezor. Kalau di Electrum, user bisa menentukan secara manual change addressnya—selain dipilihkan secara otomatis. Jadi, sisa aset yang tidak terkirim semua, bisa diarahkan kembali ke wallet address asal. Anda bisa melakukan tersebut dengan mengatur output untuk semua Bitcoin address secara manual. Sebagai contoh,  Sedikit menambahkan keterangan pada screenshot diatas; Address baris terakhir pada contoh output diatas merupakan address yang sama dengan input; Dan tanda ! menandakan bahwa sisa Bitcoin yang tidak dikirim pada address output lainnya maka akan masuk ke address dengan tanda seru tersebut; Dengan kata lain sisa Bitcoin akan dikembalikan ke address input lagi dan bukan ke change address lain. Atau bisa juga dengan menonaktifkan penggunaan change address; -snip-Meanwhile, if you are uncomfortable using the receiving address, you can disable it in the Preferences of Electrum; uncheck the Use change addresses option on the Transactions tab.  Saya belum lihat lagi apakah di Trezor suite bisa juga menentukan change address secara manual seperti di Electrum atau tidak. @OP maaf reply saya melebar dari tema thread.
|
|
|
|
salad daging
Legendary

Activity: 2422
Merit: 1046
Bitcoin To The Moon 📈📈📈
|
Bursa Bybit.id akan segera hadir di pasar Indonesia, saat ini hanya Pra-Registrasi dengan memasukan email nanti bakal ada pengumuman di sana, plus bakal ada airdrop 20 USDT, saya tidak tahu apakah semua pengguna akan menerima airdrop atau siapa cepat dia dapat. Bybit mengakuisisi bursa NOBI exchange yang telah di beritakan pada tahun 2025 desember - https://en.cryptonomist.ch/2025/12/09/bybit-lands-in-indonesia-strategic-partnership-with-nobi/Pengumuman dari NOBI exchange nya: https://x.com/usenobi/status/2065287285894152673Kemungkinan bursa Bybit,id ini akan di luncurkan pada pertengahan bulan Juli 2026 namun tanggal tidak ada yang pasti, menurut grok tanggal 15 Juli, jadi tinggal nunggu saja.
|
|
|
|
kawetsriyanto
Legendary

Activity: 2996
Merit: 1186
♻️ Automatic Exchange
|
 |
June 18, 2026, 11:49:03 PM |
|
Pada postingan saya yang di-quote diatas disebutkan: 'memeriksa address...' Contoh, penah mengalami perubahan address pada salah satu exchange lokal, Tokocrypto, ketika hendak deposit Bitcoin dan saya periksa address-nya, ternyata berbeda dengan address yang sebelumnya seringkali saya gunakan untuk deposit di exchange tersebut.
Oke. Memang kadang ada pemberitahuan perubahan address. Saya juga sudah mengalami beberapa kali perubahan address ini, khususnya untuk Bitcoin. Sedangkan untuk koin lain seperti USDT, seingat saya belum pernah ada perubahan. Tapi memang akan lebih aman kalau dicek kembali address walletnya sebelum melakukan depo. Ya, bisa saja tidak masuk ke address tujuan kalau dikirim ke address lama. Penggunaan address lawas dari exchange, dari yang pernah saya baca beberapa diantaranya ada yang menerapkan limit waktu penggunaannya. Jadi, misal sudah terlanjur mengirim ke address lawas dan sudah melewati 'masa tenggang' penggunaan address tersebut, bisa jadi aset kripto yang dikirim tidak diakumulasikan ke address yang baru.
BTW, address lama itu pada pada akhirnya akan menjadi invalid (tidak bisa dikirim) atau gimana Om? Atau address lawas tersebut tetap bisa dikirimi koin. Ya, ketika mengalami masalah tersebut (setelah beberapa hari pending di blockchain, dan kemudian mendapat konfirmasi namun ternyata di Indodax masih 0 konfirmasi), saya segera menghubungi kontak support mereka, dan dimintai detail informasi transaksi semisal wallet yang digunakan untuk mengirim, dll.
Nah, bayangkan jika yang deposit adalah langsung dari wallet CM, karena user menggunakan address langsung dari exchange. Tentunya lebih repot lagi karena harus menghubungi CM untuk keperluan tersebut.
Ya, jelas akan report Om. Dan dari CM sendiri belum tentu mau mengurusnya. Karena memang itu sudah bukan tanggung jawabnya. Bahkan di beberapa campaign, memang tidak dianjurkan atau tidak diperkenankan menggunakan address exchange (CEX).
* Saya baru ngeh kalau ada balasan post saya di sini setelah dibump @salad daging barusan. 
|
░░░░▄▄████████████▄ ░▄████████████████▀ ▄████████████████▀▄█▄ ▄███████▀▀░░▄███▀▄████▄ ▄██████▀░░░▄███▀░▀██████▄ ██████▀░░▄████▄░░░▀██████ ██████░░▀▀▀▀░▄▄▄▄░░██████ ██████▄░░░▀████▀░░▄██████ ▀██████▄░▄███▀░░░▄██████▀ ▀████▀▄████░░▄▄███████▀ ▀█▀▄████████████████▀ ▄████████████████▀░ ▀████████████▀▀░░░░ | | CCECASH | | | | |
|
|
|
AakZaki
Legendary

Activity: 2632
Merit: 2199
Lightning⚡zkNodes
|
 |
June 20, 2026, 09:22:00 PM |
|
Menanggapi Platform Bittime (PT Utama Aset Digital Indonesia) yang terdaftar di OJK ini kok kayak gimana gitu ya, masalahnya domainnya terdaftar sejak 19-06-1998 dimana Bitcoin belum lahir saat itu. kemudian Expayed domainnya juga akan berakhir pada 18-06-2027.
Setelah saya cek di daftar coingecko Bittime ini memiliki volume yang cukup besar sekitar $23.072.193 dan Ketika saya cek di coinmarketcap Bittime ini tidak terdaftar di jajaran exchange.
Menurut Data disini:
coingecko: Bittime - Vol $23.072.193 Indodax - Vol $5.342.894 TokoCrypto - Vol $3.812.696
coinmarketcap: Bittime - Tidak Terdaftar Indodax - Vol $7,396,778. TokoCrypto - Vol $4.033.348
Ini yang salah Coingecko atau Coinmarketcap? Atau disini sudah ada yang menggunakan Bittime, bagikan pengalamannya.
|
|
|
|
masulum
Legendary

Activity: 2772
Merit: 1909
|
Menanggapi Platform Bittime (PT Utama Aset Digital Indonesia) yang terdaftar di OJK ini kok kayak gimana gitu ya, masalahnya domainnya terdaftar sejak 19-06-1998 dimana Bitcoin belum lahir saat itu. kemudian Expayed domainnya juga akan berakhir pada 18-06-2027.
Setelah saya cek di daftar coingecko Bittime ini memiliki volume yang cukup besar sekitar $23.072.193 dan Ketika saya cek di coinmarketcap Bittime ini tidak terdaftar di jajaran exchange.
saya tidak menggunakan bittime, tapi saya kan memberi sedikit penjelasan, untuk domain saya tidak kaget kalau sudah di buat jauh sebelum bitcoin lahir, karena pada dasarnya domain yang sudah mati itu ada yang membeli ulang oleh broker dengan status "parked domain" dan terus dilakukan perpanjangan, hinga domain ini disebut dengan aged domain yang dipercaya bagus untuk SEO, dan biasanya ini juga lebih mahal daripada beli domain yang baru lahir. saya mencoba mencari di wayback machine, menyebutkan bittime.com ini dulu dimiliki oleh perusahaan Argentina BITTIME.COM ARGENTINA S.A.
RPC el 8/8/00, al N° 11.520 del Libro 12 de Sociedades por Acciones, comunica que por Asamblea General Ordinaria de fecha 9/3/2001 BITTIME.COM ARGENTINA S.A. resolvió designar al siguiente Directorio: Presidente: Julio Azcurra y Director Suplente: Pablo G.Traini.
Presidente - Julio Azcurra e. 3/4 N° 9734 v. 3/4/2001 kemungkinan sih bisnisnya bangkrut dan tidak memperpanjang domainnya, sehingga dijaga oleh broker karena dianggap bagus, dan akhirnya ini berhasil. pastinya untuk domain-domain excorporate pasti akan ada saja yang membeli ulang karena dianggap memiliki potensi akan ada bisnis baru di masa depan yang akan menggunakan nama domain tersebut. kalau perbedaan antara ada di coingecko dan cmc itu saya tak bisa bicara banyak, cuma bittime ada di untracked listing di CMC, itu artinya halaman sudah siap namun pihak Bittime mungkin belum memberikan beberapa syarat untuk dilist di cmc. https://coinmarketcap.com/exchanges/bittime/ sama seperti token yang sudah ada di cmc tapi gak ada harga, itu semua adalah aturan dari pihak CMC dan bagaimana pihak Bittime untuk memenuhi syarat untuk list di CMC. kalau soal volume berbeda dari CMC dan Coingecko itu sepertinya dari bagaimana data yang diterima oleh API masing-masing website dan algoritmanya. CMIIW
|
OPEN
|
|
|
Husna QA
Copper Member
Legendary

Activity: 3038
Merit: 3429
|
 |
June 21, 2026, 11:22:18 PM |
|
Penggunaan address lawas dari exchange, dari yang pernah saya baca beberapa diantaranya ada yang menerapkan limit waktu penggunaannya. Jadi, misal sudah terlanjur mengirim ke address lawas dan sudah melewati 'masa tenggang' penggunaan address tersebut, bisa jadi aset kripto yang dikirim tidak diakumulasikan ke address yang baru.
BTW, address lama itu pada pada akhirnya akan menjadi invalid (tidak bisa dikirim) atau gimana Om? Atau address lawas tersebut tetap bisa dikirimi koin. Address bitcoin sebelumnya tersebut tidak lantas menjadi invalid mas, artinya user atau siapapun masih bisa mengirim BTC ke address tersebut*, hanya saja tentunya aset Bitcoin yang dikirim tidak akan diakumulasikan ke wallet user, karena sudah tidak lagi direpresentasikan ke sana. Dengan bahasa lain, BTC yang dikirim ke alamat tersebut akan 'dianggap hilang' dari deposit wallet user. Deposit address user yang didapatkan dari exchange itu tidak benar-benar murni transaksinya dari address tersebut, melainkan melalui address wallet utama exchange yang lain. * selama belum ada perubahan pada protokol Bitcoin, maka address BTC tidak ada masa kedaluwarsanya.
|
|
|
|
kawetsriyanto
Legendary

Activity: 2996
Merit: 1186
♻️ Automatic Exchange
|
 |
Today at 12:07:07 AM |
|
Address bitcoin sebelumnya tersebut tidak lantas menjadi invalid mas, artinya user atau siapapun masih bisa mengirim BTC ke address tersebut*, hanya saja tentunya aset Bitcoin yang dikirim tidak akan diakumulasikan ke wallet user, karena sudah tidak lagi direpresentasikan ke sana. Dengan bahasa lain, BTC yang dikirim ke alamat tersebut akan 'dianggap hilang' dari deposit wallet user.
Baik, artinya address lama sebenarnya masih valid tapi transfernya kemungkinan tidak masuk ke akun user karena sudah berganti address baru. Ya, sayang kalau dianggap hilang hanya karena lupa cek update address. Memang sebaiknya selalu cek dulu address tujuan tiap kali mau transfer. Kalau masih ragu, jangan transfer sekaligus semuanya. Deposit address user yang didapatkan dari exchange itu tidak benar-benar murni transaksinya dari address tersebut, melainkan melalui address wallet utama exchange yang lain. * selama belum ada perubahan pada protokol Bitcoin, maka address BTC tidak ada masa kedaluwarsanya.
Siap. Terima kasih untuk penjelasannya, Om. ++ 
|
░░░░▄▄████████████▄ ░▄████████████████▀ ▄████████████████▀▄█▄ ▄███████▀▀░░▄███▀▄████▄ ▄██████▀░░░▄███▀░▀██████▄ ██████▀░░▄████▄░░░▀██████ ██████░░▀▀▀▀░▄▄▄▄░░██████ ██████▄░░░▀████▀░░▄██████ ▀██████▄░▄███▀░░░▄██████▀ ▀████▀▄████░░▄▄███████▀ ▀█▀▄████████████████▀ ▄████████████████▀░ ▀████████████▀▀░░░░ | | CCECASH | | | | |
|
|
|
|